Pengawas UN Bukittinggi Ikuti Coaching


Jumat, 01 April 2016 - 04:09:55 WIB

BUKITTINGGI, HALUAN — Sebanyak 458 orang guru pengawas ujian tingkat  SMA, MA, SMK se-Kota Bukittinggi mengikuti Coaching pe­nga­was silang UN tahun 2016 , Kamis (31/02) di Aula SMAN 1 Bukittinggi.

Kegiatan Coaching yang dibuka oleh Walikota Bu­kittinggi Ramlan Nurmatias, turut dihadiri oleh Kepala Disdikpora Hj Ellia Makmur, Sekretaris Disdikpora So­siawan Putra, Kabag Humas Yulman, Kepala Bidang Se­kolah Menengah Erdi, Kepala Bidang PM Yernida Agus dan Kordinator Pengawas sekolah Syahrial Wahid.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi Hj. Ellia Makmur mengatakan, Coaching Pengawas UN dilak­sanakan sebagai bentuk pem­bekalan bagi guru pengawas ujian menjelang UN dilak­sanakan pada tanggal 4 April nanti. Dalam kegiatan Coaching juga dilakukan penan­da tanganan fakta In­tegritas.

“UN tahun ini dii­ku­ti seba­nyak 4.124 orang siswa dengan rincian untuk tingkat SMA/MA 2.597 siswa dan SMK sebanyak 1.527 siswa. Melalui kegiatan Koaching ini kita berharap agar guru yang di­per­caya untuk mengawas UN ini agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik selama UN berlangsung,” harap Ellia

Menurutnya, sesuai Per­mendikbud No 7 tahun 2016 tentang pelaksanaan Ujian Nasional dengan dua system yaitu manual dan berbasis computer, maka untuk Bu­kittinggi ada 6 sekolah yang mampu  melaksanakan UN berbasis computer tersebut.  Diantaranya  SMK 1 Tek­nologi,  SMK 2 Bisnis Dan Industri, SMK Gajah Tongga Bisnis dan Industri, SMK Swasta Farmasi dan SMK Swasta Paramitha.

Sementara Walikota Bu­kit­tinggi Ramlan Nurmatias mengatakan, dalam pelak­sanaan UN peran pengawas sangatlah penting dan me­nentukan. Pengawas ujian diminta disipilin, jujur, tegas, bertanggungjawab dan teliti dalam melakukan tugasnya sebagai pengawas. Mereka juga dituntut harus tegas te­tapi tidak memperlihatkan wajah yang kasar kepada siswa dan dapat menciptakan pelak­sanaan UN yang kondusif.

Ramlan mengingatkan pres­tasi UN itu penting,   tetapi yang lebih utama adalah integritas/kejujuran dalam melaksanakan UN. Untuk itu kepada pengawas ujian yang diberi amanah untuk dapat mengawas UN  dengan baik dan penuh tang­gung jawab.

Kepada orang tua siswa yang anaknya yang ikut UN, diharapkan para orang tua dapat memperhatikan, membimbing serta me­mo­tivasi anaknya dirumah  su­paya mereka dapat belajar dan bersemangat mengadapi UN.

“Orang tua siswa juga ber­tangungjawab mengingatkan anaknya agar percaya dengan kemampuan yang dimiliki anaknya. Jangan terpengaruh dengan isu beredarnya kunci jawaban atau bekerjasama dengan teman dalam menjawab soal. Pelajar Kota Bukittinggi harus menjadi pelopor dalam membangun integritas/kejujuran seperti yang telah dibuktikan pelajar SMAN 1 Bukittinggi yang mendapat penghargaan dari Kemendikbud RI,” harap Ram­lan.

Usai kegiatan pembukaan, Walikota menyaksikan penan­datanganan fakta integritas pelaksanaan UN yang diwakili oleh beberapa orang guru dan kepala sekolah. Setelah itu dilanjutkan penyerahan Ser­tifkat UN berintegritas tinggi dari Kemendikbud RI kepada dua orang kepala sekolah yakni Kepala SMAN 1 Unggul Mar­dison,M.Pd dan Kepala SMKS Gajah Tongga Eka Diani­syar, M.Si. Kedua kepala sekolah ini berhasil mencapai indeks integritas tertinggi dalam pelaksanaan UN 2015. (h/tot)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]