Instalasi Listrik Tak Punya SLO

Penyebab Kebakaran Akibat Arus Pendek


Jumat, 01 April 2016 - 04:12:08 WIB

PAYAKUMBUH, HALUAN — Bangunan rumah milik penduduk dan kantor atau gedung swasta, pemerintah, serta sekolah di Kota Payakumbuh, masih banyak yang tidak memiliki SLO (Sertifikat Laik Operasi) dibidang kelistrikan.

Lagipula Instalasi ba­ngunan tersebut  banyak berusia tua yang harus dire­majakan.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi dan eva­luasi Keselamatan Instalasi Listrik di Aula Balaikota Kamis (31/3). Rapat dipim­pin Kabag Perekono­mi­an, julpiter, diha­diri perwakilan PT PPILN (Persirakatan Perlindungan Instalasi Lis­trik Nasional), Andi Syof­yan, PT Konsuil (Komite Nasional Keselamatan un­tuk Instalasi Listrik) Rodi Fitra dan Dina Mariapitri. Rapat dan sosialisasi itu dihadiri utusan SKPD dan stakeholder lainnya.

Berdasarkan penga­ma­tan PPILN dan Konsuil, penyebab kebakaran di In­do­nesia, 70 persen dise­babkan arus pendek, akibat instalasi lis­trik bangunan yang tidak punya SLO. Se­lain pemasa­ngan jaringan listrik yang kurang baik, juga pemakaian material yang tidak SNI.

Di Kota Payakumbuh saja, data yang dikeluarkan PPILN tercatat sebanyak 27 gedung milik pemerintah, seperti sekolah dua dan kantor  pemerintahan, yang sudah punya SLO. Sedang­kan data yang dikeluarkan Konsuil baru 23 bangunan, termasuk musala yang sudah memiliki SLO.

Sementara, bangunan rumah milik pribadi, baik yang tercatat pada Konsuil dan PPILN, lebih kurang 45 persen  yang sudah punya SLO. “Itupun umumnya bangunan berusia tiga atau sampai empat tahun,” ujar­nya.

Walikota Payakunbuh, diwakili Julpiter, mengajak seluruh pemilik bangunan berusia di atas 15 tahun, yang belum punya SLO, dapat memperbaharui instalasi lis­trik, dengan lebih dulu men­g­hubungi Konsuil atau PPILN di Payakumbuh, guna dilaku­kan peme­riksa­an kelayakan.

Biaya atau jasa untuk pemeriksaan instalasi listrik, berdasarkan ketentuan yang dikeluarkan pemerintah,  untuk daya 450 watt hanya Rp60.000, daya 900 watt Rp70.000, daya 1.300 watt Rp85 ribu dan seterusnya berdasarkan kapasitas daya terpasang.

Sesuai rekomendasi ra­pat, pemko akan menge­luarkan edaran, agar seluruh pimpinan SKPD yang usia kantornya di atas 15 tahun, merencanakan anggaran pemeriksaan instalasi dan perbaikan instalasi listrik. “Warga juga diajak untuk memeriksa instalasi listrik bangunan miliknya, minimal sekali lima belas tahun, guna menghindari terjadinya mu­sibah kebakaran akibat kon­sluting,” pungkasnya. (h/zkf)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]