Pembangunan Kabupaten Solok

Muhammadiyah Sudah Memberikan Kontribusi Nyata


Jumat, 01 April 2016 - 04:13:00 WIB

AROSUKA, HALUAN — Keberadaan Mu­hamma­di­yah sebagai salah satu orga­nisasi masyarakat (or­mas) terbesar di Indonesia,  sejati­nya memberikan kon­tribusi besar dalam mewu­judkan kemajuan bangsa. Peran Muhammadiyah se­ba­gai se­buah organisasi perserikatan dipandang pen­­ting, terutama kaitannya  melahirkan kader ulama dan mubalig di negara ini, serta melahirkan kader in­telektual calon pemimpin negeri ini.

Peran strategis Muham­madiyah bahkan dinilai sangat urgens ketika disiner­gikan dengan program peme­rintah Daerah Kab. So­lok yang mengusung empat pilar pembangunan, yang salah satu pilarnya fokus terhadap pembangunan bi­dang pendidikan.

Hal ini disampaikan staf ahli bupati Ny. Erlinda S. Sos dalam kapasitasnya me­wakili Bupati Solok ketika menghadiri pembukaan Mus­­ya­warah terpadu Mu­hammadiyah, Aisyiah, dan Nasyatul Aisyiah Kabu­paten Solok di komplek panti asuhan PKU Mu­ham­ma­diyah bukit kili Koto baru.

Musyawarah yang ber­langsung selama 2 hari hing­ga tanggal 31maret 2016 ini, dihadiri oleh anggota DPD-RI H.Nofi Candra, SE, Dan­dim 0309 Solok dan Kapol­res  Solok AKBP Reh Nge­nana Depari, serta kepala Kantor Kemenag setempat Drs. H. Kardinal, Pimpinan Cabang dan Ranting Mu­hammadiyah daerah itu.

Erlinda menyebutkan, program Muhammadiyah yang sejalan dengan pro­gram empat pilar pemba­ngunan ini, dalam imple­mentasinya diharapkan me­ngembangkan program pen­di­dikan dan pembinaan mo­ral generasi yang berlan­daskan kepada alqur’an dan sunnah. Ketika dihadapkan dengan kondisi hari ini, yang didalamnya menyimpan banyak problema anak mu­da dan penyakit masyarakat (pekat), tanggung jawab pengurus ormas muham­madiyah sangat besar. “ Karena alasan ini, pengurus harus menyediakan waktu untuk mengurus organisasi agar  menjadi besar. Peme­rintah akan memfasilitasi program kegiatan melalui bagian kesra,” paparnya.

Menanggapi hal ini, Pim­pinan Wilayah (PW) Mu­hamm­diyah Sumbar Nur­man Agus menegaskan, pe­lak­sanaan Musda selain me­milih pengurus baru juga melahirkan program kerja. Ia menyebutkan tidak ada arti­nya musda kalau tidak mela­hirkan program kerja. “ Mu­hammadiyah harus men­ja­di garda terdepan dal­am amar makruf nahi mung­kar, term­asuk mengatasi persoalan sosial dan aliran sesat yang kini tengah ber­kembang,” ujarnya.

Pihaknya juga meng­apresiasi  kehadiran senator adal Sumbar Nofi candra. Memanfaatkan masa reses tahun 2016, anggota DPD-RI ini juga menunjukkan  perhatian yang besar kepada perserikatan mu­hamma­diyah di Sumbar. Kalau bukan karena menjadi war­ga Muhammadiyah, kata wakil ketua PW Muhamma­diyah itu, tidak mungkin beliau hadir dalam kegiatan Muswil dan setiap musda yang diselenggarakan di kabupaten dan Kota.

Sebelumnya, Ketua PD Muhammadiyah kab. Solok Afrijal Harun, S.Pd me­nyampaikan pandangannya terhadap perkembangan organisasi Muhammadiyah. Afrijal bersama Kemenag Kabupaten Solok bahkan memastikan Muham­madi­yah memiliki peran besar terhadap perbaikan nilai moral yang terjadi saat ini. “ Kita harapkan  pimpinan muhammadiyah terpilih nanti, mampu membe­sar­kan ormas islam di daerah ini menuju kemaslahatan ummat,” tutur Kardinal.

Sementara itu, Ketua pelaksana Tarliasman da­lam laporannya menyebut­kan peserta Musda Muham­mdiyah dengan thema me­wujudkan Kabupaten Solok yang berkemajuan, diikuti oleh  seluruh cabang dan ranting muhammadiyah se Kab. Solok. (h/ndi)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]