PKL Masih “Membandel”

Simpang Kandang Kembali Ditertibkan


Jumat, 01 April 2016 - 04:22:48 WIB

PADANG, HALUAN — Simpang Kandang kembali sesak oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) “bandel” yang tetap berjualan meskipun sudah dilarang. Akibatnya, Dinas Pasar dibantu petugas kembali menertibkan kawasan tersebut, Kamis (31/3).

Sudah satu pekan ini pihak Dinas Pasar setiap hari menata, menertibkan serta membersihkan  Sim­pang Kandang hingga Sim­pang Mulia dari hiruk pikuk pedagang yang biasanya berjualan.

Lapak mereka dibong­kar, kemudian dipindahkan ke Blok II Pasar Raya. Ini dilakukan untuk meng­hin­dari kemacetan di Pasar Raya. upaya Sebagai upaya Pemko membenahi Pasar Raya agar pasar tidak lagi semrawut.

Sebanyak 48 lapak peda­gang di Simpang Kandang yang dibongkar itu, akan menempati Blok II. Pe­dagang itu ditempatkan di tiap gang yang ada di tiap lantai di Blok II. Blok II Pasar Raya ditempati 815 pedagang.

“PKL murni dan peda­gang yang berjualan di area tersebut sudah tidak boleh berjualan di Simpang Kan­dang. Petugas Dinas Pasar sudah membersihkan tem­pat tersebut dan menata bahwa dilarang ada pe­da­gang yang berjualan,” kata Kepala Dinas Pasar Padang Endrizal .

Dilanjutkannya, jika ma­sih ada pedagang yang ber­jualan di area tersebut maka akan diberikan sangsi tegas. Pada penertiban yang dila­kukan, si pembandel terpak­sa harus merelakan barang dagangannya dibawa petu­gas karena sudah beberapa kali diperingati.

Untuk satu kali kesala­han, petugas akan menyita barang dagangan selama tiga hari, jika masih mem­bandel maka akan ditambah selama tujuh hari dan jika masih saja bandel maka akan dipanggil dan tidak diperbolehkan berjualan lagi.

“Aturan tersebut sudah kita sosialisasikan kepada seluruh pedagang di pasar supaya dipatuhi. Meski tidak ada yang sampai tujuh hari disita barang dagangannya, kami berharap tidak ada lagi pedagang yang melanggar,” harapnya. 

Salah seorang pedagang sayur mayur Inur (45) yang berjualan sedikit berjarak di Simpang Kandang me­nyam­­paikan, hanya berjualan pada sore hari saja. “Karena tidak ada tempat lagi di Inpres II dan saya tidak merupakan pedagang di sana maka sekarang ber­jualan agak bergeser ke bagian tengah,” terangnya.

Dikatakannya, ia ber­harap masih diberikan ke­sem­patan berjualan dise­kitar Simpang Kandang dan akan berjanji mematuhi aturan. “Asal dibolehkan berjualan, saya akan mema­tuhi aturan,” tambahnya.

Saat ini, di sepanjang bahu jalan Simpang Kan­dang hingga Simpang Mulia, terdapat 450 lapak pe­da­gang. Mereka aktif berju­alan setiap hari. Pemin­dahan lapak dilakukan se­cara bertahap hingga 18 bulan ke depan.

Ini kita lakukan menje­lang Blok III Pasar Raya selesai dibangun. Lokasi yang telah dibersihkan tidak akan ditempati lagi oleh pedagang lain alias steril. Jika lokasi tersebut ditem­pati lagi oleh pedagang, pihak Dinas Pasar akan menertibkan. (h/win)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]