Satu Terduga Rampok Tewas Ditembak


Jumat, 01 April 2016 - 04:43:18 WIB
Satu Terduga Rampok Tewas Ditembak

LIMAPULUHKOTA, HA­LUAN — Setelah menangkap enam pelaku rampok, narkoba hing­ga pemerkosaan di Nagari Mang­gilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, pada Rabu (30/3) Polres Limapuluh Ko­­ta kembali berhasil meng­ga­galkan pelarian dua orang pelaku yang ter­gabung  kawanan tersebut.

Masing-masing, yakni Rafi (32) dan Anggil (30) sesama warga Nagari Manggilang. “Satu di antara mereka tewas saat penangkapan,”terang AKBP Bagus Kapolres Lima­puluh Kota saat melakukan jumpa pers pada Kamis (31/3) kemarin.

Kedua pelaku, ditang­kap di tempat dan wak­tu yang berbeda. Se­telah Anggil ditang­kap di kawasan Pa­nam, Pekanbaru pa­da Rabu (30/3) sore, dari pe­ngem­bangan tersebut di­lanjutkan untuk mem­buru kebera­daan Rafi.

Pada Kamis (31/3) dini, akhirnya pe­tugas berhasil mela­cak keberadaan Rafi. Pria yang telah jadi DPO dalam berbagai kasus ter­sebut, digerebek petugas di kediamannya di Desa Tam­bak Langgam, Kabupaten Pela­lawan Riau.

Saat ditangkap, pelaku ma­lah melawan petugas. Bahkan, pelaku juga mengancam petu­gas dengan senjata tajam. Karena dalam keadaan kerancam, akhir­nya petugas melumpuhkan pela­ku. Tiga butir peluru bersarang di tubuhnya. Yakni dua di ba­gian pinggang dan satu di bagian paha.

Setelah berhasil melum­puh­kan pelaku dengan timah panas, petugas juga merusaha untuk mencari perawatan untuk me­ngobati luka tembak di tubuh pelaku.  Karena lokasi penang­kapan yang cukup jauh, di kawa­san perkebunan sawit bahkan tidak  adanya klinik kesehatan hingga akhirnya nyawa pelaku tidak terselamatkan.

Sebelum dilepaskan tem­bakan, petugas juga telah ber­usaha untuk membujuk pelaku untuk menyerahkan diri. Tetapi, pelaku malah melawan dan meng­hadang petugas. “Petugas telah berupaya membujuk pelaku da­lam penangkapan, tetapi mala[­han petugas dalam perlawa­nan,” ucapnya lagi.

Setelah dinyatakan tewas, jasad Rafi dilarikan ke RSU Bhayangkara Pekanbaru. Se­lanjutnya dibawa ke kediaman keluarga di Nagari Manggilang. Rafi juga tercatat sebagai pelaku pembunuhan hingga beberapa kasus kriminal lainnya terutama di Nagari Manggilang. Pria ini,  juga telah memiliki 3 orang anak yang masih kecil. Sedangkan pelaku Anggil juga tercatat resi­divis  dalam perkelahiannya di Nagari Manggilang.

Sementara Kapolsek Pang­kalan, Iptu Kalbert Jonaidi me­ngungkapkan, pasca ditangkap­nya dua pelaku, situasi Nagari Manggilang  masih kondusif. Meski demikian, beberapa petu­gas kepolisian masih tetap ber­jaga-jaga untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

“Kondisi saat ini masih aman dan kondusif. Kita juga telah meminta masyarakat untuk tetap mendukung kepolisian dalam menuntaskan aksi kejahatan ini,”terangnya.

Secara terpisah, Pjs Walina­gari Manggilang, Rabaini menje­laskan, perangkat nagari dan keluarga Rafi sudah melakukan musya­warah terkait tewasnya bapak tiga anak tersebut dalam penangkapan. Menurut rencana, jasad korban dimakamkan di di Jorong Mudiak Pasa, Nagari Manggilang.

“Kita sudah rapat dengan seluruh pihak keluarga. Istri Rafi, sanak famili, niniak makak dan pemangku adat lainnya. Keluarga ikhlas dengan ini se­mua. Rencana, nanti malam sekitar pukul 20.00 WIB, jasad korban tiba di rumah du­ka,” terangnya.

Sebelumnya, pada 3 Maret lalu petugas dari Polda Sumbar dan Polres Limapuluh Kota melakukan penggeledahan di Nagari Manggilang untuk mela­cak keberadaan komlpotan keja­hatan. Setidaknya, dalam pe­ng­geledahan yang melibatkan 200 personil kepolisian tersebut berhasil menangkap 6 orang pelaku. Masing-masing Aldi (17) diduga pelaku rampok, Rendi (25), In (35), Naldi (25), Idil (15) dan Doni (20).  Sedangkan Rafi dan Anggil melarikan diri saat digerebek hingga akhirnya ditang­kap di Riau.  (h/ddg)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]