Angka Pelanggaran Lalin Berkurang di Siak


Sabtu, 02 April 2016 - 03:37:00 WIB

SIAK, HALUAN—Selama me­lakukan Operasi Simpatik 2016 angka pelanggaran yang dilakukan oleh para ma­sya­rakat Kabupaten Siak berku­rang. Hal ini dilihat dari ope­rasi Simpatik 2016 yang dila­kukan oleh Satuan Polisi La­lulintas (Satlantas) Polres Siak.

“Selama kita menggelar operasi Simpatik, tidak begitu banyak pelanggaran yang dila­kukan oleh pengguna jalan. Mereka sudah mulai sadar akan pentingnya perleng­kapan yang digunakan saat berlalu lintas,” ungkap Ka­polres Siak AKBP Ino Ha­rianto melalui Kasatlantas Polres Siak, AKP Galih Apria kepada wartawan, kemarin.

Lanjut Galih mengatakan, saat ini angka tilang yang biasanya ratusan pengendara, namun saat ini angkanya jauh menurun yaitu jumlah tilang 85 teguran 447.

Selain itu, ada beberapa pola yang diterapkan ketika melak­sanakan Operasi Sim­patik,  meski mengedepankan tindakan preemtif, namun tidak berarti semua pelanggar lalu lintas tidak diberi tin­dakan tilang.

“Polanya 40 persen pre­mitif berupa teguran simpatik serta 40 persen preventif pencegahan, dan 20 persen tindakan represif berupa tin­dakan penilangan, Bagi pe­ngen­dara yang secara kasat mata melakukan pelanggaran maka akan diberikan tindakan represif berupa penilangan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Galih meng­im­bau, kepada masyarakat yang menggunakan sepeda motor atau pun roda empat, agar melengkapi surat-surat kendaraan ketika melakukan perjalanan jauh.

“Saya harapkan masya­rakat ketika bepergian agar melengkapi surat-surat, Se­perti Surat Izin Mengemudi (SIM), STNK, Spion, bagi pengguna sepeda motor ten­tunya mengenakan helm Stan­dar Nasional Indonesia (SNI) kemudian pengemudi mobil roda empat, wajib memakai sabuk keamanan demi kese­lamatan bersama,” pungkas­nya.(gin)

SIAK, HALUAN—Selama me­lakukan Operasi Simpatik 2016 angka pelanggaran yang dilakukan oleh para ma­sya­rakat Kabupaten Siak berku­rang. Hal ini dilihat dari ope­rasi Simpatik 2016 yang dila­kukan oleh Satuan Polisi La­lulintas (Satlantas) Polres Siak.

“Selama kita menggelar operasi Simpatik, tidak begitu banyak pelanggaran yang dila­kukan oleh pengguna jalan. Mereka sudah mulai sadar akan pentingnya perleng­kapan yang digunakan saat berlalu lintas,” ungkap Ka­polres Siak AKBP Ino Ha­rianto melalui Kasatlantas Polres Siak, AKP Galih Apria kepada wartawan, kemarin.

Lanjut Galih mengatakan, saat ini angka tilang yang biasanya ratusan pengendara, namun saat ini angkanya jauh menurun yaitu jumlah tilang 85 teguran 447.

Selain itu, ada beberapa pola yang diterapkan ketika melak­sanakan Operasi Sim­patik,  meski mengedepankan tindakan preemtif, namun tidak berarti semua pelanggar lalu lintas tidak diberi tin­dakan tilang.

“Polanya 40 persen pre­mitif berupa teguran simpatik serta 40 persen preventif pencegahan, dan 20 persen tindakan represif berupa tin­dakan penilangan, Bagi pe­ngen­dara yang secara kasat mata melakukan pelanggaran maka akan diberikan tindakan represif berupa penilangan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Galih meng­im­bau, kepada masyarakat yang menggunakan sepeda motor atau pun roda empat, agar melengkapi surat-surat kendaraan ketika melakukan perjalanan jauh.

“Saya harapkan masya­rakat ketika bepergian agar melengkapi surat-surat, Se­perti Surat Izin Mengemudi (SIM), STNK, Spion, bagi pengguna sepeda motor ten­tunya mengenakan helm Stan­dar Nasional Indonesia (SNI) kemudian pengemudi mobil roda empat, wajib memakai sabuk keamanan demi kese­lamatan bersama,” pungkas­nya.(gin)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]