Gunukan Pupuk Organik Bantuan Semen Padang

Panen Padi Warga Meningkat 50 Persen


Sabtu, 02 April 2016 - 03:54:54 WIB
Panen Padi Warga Meningkat 50 Persen WARGA Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang berfoto bersama Kepala Bidang Pemberdayaan Dikkessos Lingkungan Hidup CSR Semen Padang saat panen padi di kelurahan tersebut, Jumat (1/4).

Padang, Haluan — War­ga Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang sumringah dengan hasil panen padi mereka ta­hun ini. Pada panen sebelum­nya, hasil panen warga hanya 4,1 ton padi dari lahan 3.000 meter persegi. Setelah meng­gunakan pupuk organik P2O, hasil panen warga mencapai 6,5 ton, atau naik 50 persen.

Syaiful, petani dari Ke­lom­pok Tani Gurun Kudu, Koto Lalang mengatakan, selain hasil panen yang me­ningkat, menggunakan pupuk organik P2O, waktu panen lebih cepat, dan kualitas padi juga lebih baik.

“Setelah memakai pupuk organik, saya bisa memanen padi lebih cepat yakni dari biasanya 110 hari menjadi tiga bulan. Hasilnya juga me­ning­kat,” kata Syaiful, saat panen di sawahnya, Jumat (1/4).

Menurut Syaiful, penggu­naan pupuk organik dapat meningkatkan kandungan unsur hara yang dibutuhkan tanaman, meningkatkan pro­duk­tivitas tanaman,  merang­sang pertumbuhan akar, ba­tang dan daun, serta meng­gem­burkan, dan me­nyu­bur­kan tanah.

Setelah memakai pupuk organik, Syaiful mengakui peningkatan hasil panennya, dari 4,1 ton menjadi 4,5 ton. “Memang peningkatannya belum terlihat signifikan, namun hasilnya bisa dirasakan pada panen-panen selan­jut­nya karena pupuk organik akan menyuburkan kembali tanah,” tutur Syaiful.

Ia berani melakukan uji coba karena meyakini hasil­nya akan baik. Padahal, peta­ni-petani lain di daerahnya belum ada yang berani me­ne­rapkan penggunaan pupuk organik yang merupakan ban­tuan dari CSR Semen Padang itu.

“Saya belajar pertanian ini bukan hanya di Indonesia, tapi sampai ke Thailand dan India. Di negara-negara itu, sumber daya air sangat kurang. Se­men­tara di negara kita semua­nya berlimpah,” jelas Syaiful.

Syaiful sebelumnya mera­sa prihatin melihat kondisi tanah di daerah persawahan di Koto Lalang yang kurang subur. Binatang-binatang di sawah seperti belut, ikan puyu, dan lainnya tidak terlihat. Hal itu diindikasikan akibat rusak­nya ekosistem di sawah akibat penggunaan pupuk kimia. Oleh karena itu, ia menyam­but baik program Forum Na­gari yang bekerja sama de­ngan Biro CSR Semen Padang untuk menggunakan pupuk organik.

“Kami dibantu pupuk or­ga­­nik oleh Semen Padang. Jangankan dibantu gratis, membeli pun sebenarnya ka­mi mau,” sebutnya.

Kepala Biro CSR Semen Pa­dang melalui Kepala Bi­dang Pemberdayaan Dikkes­sos Ling­­kungan Hidup, Kas­ma­wati mengatakan, peng­gu­naan pupuk organik meru­pa­kan suatu proyek percon­tohan yang digagas oleh Fo­rum Na­gari Kelurahan Koto La­lang. Hal itu dilakukan agar pe­re­konomian masyarakat se­makin meningkat dan warga le­bih ramah terhadap lingku­ngan.

“Program penggunaan pu­puk organik ini merupakan langkah nyata dari program yang dilakukan Forum Nagari untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat dan ke­pe­dulian terhadap kelestarian lingkungan,” ujarnya di­dam­pingi staffnya Alfred.

Selain di daerah Koto Lalang, kata Kasmawati, pro­gram serupa juga dilakukan di daerah Tarantang dan Batu Gadang. Nantinya, program penggunaan pupuk organik ini akan dipakai untuk semua para petani yang tergabung dalam Forum Nagari binaan CSR Semen Padang.

“Untuk tahap awal kami lakukan di tiga lokasi, nanti setelah warga melihat hasilnya baru akan diterapkan dise­luruh sawah-sawah warga,” tambahnya. (h/rel/dib)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 21 Maret 2020 - 19:58:24 WIB

    BRI Simpang Empat Undi Panen Hadiah Simpedes

    BRI Simpang Empat Undi Panen Hadiah Simpedes PASAMAN BARAT, HARIANHALUAN.COM -- Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) laksanakan pengundian Simpedes periode ke 2 tahun 2019 dengan panen hadiah yang bertempat di ruangan Bankin.
  • Jumat, 13 Maret 2020 - 15:44:33 WIB

    Meski Hanya 5 Batang, Alfrimen Bisa Panen Duku hingga 1 Ton

    Meski Hanya 5 Batang, Alfrimen Bisa Panen Duku hingga 1 Ton SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM -- Tak hanya di wilayah perkebunan seperti Sijunjung dan Dharmasraya, masyarakat Sawahlunto ternyata juga mendapat berkah dari panennya buah duku. Siapa sangka duku ternyata juga banyak ditanam ol.
  • Selasa, 10 Maret 2020 - 20:07:26 WIB

    Pakai Pupuk Organik, Keltan Bungo Tanjung Panen 7,8 Ton GKP per Hektare

    Pakai Pupuk Organik, Keltan Bungo Tanjung Panen 7,8 Ton GKP per Hektare SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM - Hasil uji coba penggunaan pupuk organik Bios 44 di lahan persawahan Kelompok Tani (Keltan) Bungo Tanjung Nagari Pamuatan Kabupaten Sijunjung menuai hasil yang menggembirakan..
  • Kamis, 13 Februari 2020 - 18:03:36 WIB

    20 Hektare Kebun Kopi Arabica Keltan Citra Mekar Siap Panen

    20 Hektare Kebun Kopi Arabica Keltan Citra Mekar Siap Panen PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Kelompok masyarakat adat Air Dingin, Nagari Simpang Tonang, Pasaman, yang tergabung dalam Kelompok Tani (Keltan) Citra Mekar, merintis pengembangan budidaya kopi jenis Arabica..
  • Ahad, 05 Januari 2020 - 17:57:14 WIB

    Panen Belum Merata, Harga Jesigo Fluktuatif

    Panen Belum Merata, Harga Jesigo Fluktuatif LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM - Harga Jesigo (Jeruk Siam Gunung Omeh di Nagari Koto Tnggi, Limapuluh Kota fluktuasi disebakan panen jetuk belum merata. Produksi jeruk ukuran super di nagari penghasil jeruk tersebut sulit m.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]