Kantin SD Benteng Bebas Bahan Pengawet


Sabtu, 02 April 2016 - 04:06:23 WIB

BUKITTINGGI, HALUAN—Kantin SD 01 Benteng Pasar Atas Bukittinggi  mendapat piagam penghargaan dari BPOM Provinsi Sumbar tahun 2015,  karena menjual makanan dan minuman bebas dari bahan pengawet.

Kepala SD 01 Benteng Pasar Atas Bukittinggi Mulyadi, S.Pd mengatakan, semua makanan dan minuman yang dijual di kantin sekolah sudah diperiksa oleh BPOM Provinsi Sumbar pada tahun 2015. Dan dinyatakan makanan dan minuman yang dijual di kantin sekolah bebas dari zat berbahaya.  

“Pemasok makanan ke kantin sekolah, semuanya kita panggil terlebih dulu. Kita minta kepada mereka agar makanan yang dijual harus bebas dari bahan pengawet dan minyak jelantah,” ujar Mulyadi.

Selain itu katanya, cara memasak makanan haruslah dengan benar dan bahan yang dimasak harus aman untuk di­kon­sumsi, Sebelum dijual supaya aman ma­kanan itu harus dikemas dalam kemasan.

Ia mengakui, masih ada siswa-siswa yang membeli makanan di luar sekolah.  Untuk mengantisipasi hal tersebut pihak sekolah memberikan sanksi atau teguran kepada siswa yang ketahuan belanja di luar sekolah.

“Kita juga sudah membuat surat kepada Kepala Sat Pol PP dan Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi, agar melarang orang berjualan di luar pagar sekolah karena selain memacetkan lalu lintas. Makanan dan minuman yang dijual juga diragukan ke­higenisannya,” ungkap Mulyadi.

Sementara itu, Kepala Diskoperindag Bukittinggi, M Idris mengatakan, untuk pengawasan barang beredar di Bukittinggi, Diskoperindag melakukan pengawasan dua kali seminggu melalui Bidang Perdagangan. Pengawasan barang dan produk beredar itu dilakukan di sejumlah pasar tradisional dan pusat-pusat perbelanjaan.

Dari hasil pengawasan yang dilakukan, jika ditemukan barang ataupun produk yang tidak aman dikosumsi dan digunakan,  maka Diskoperindag membentuk tim khusus untuk melakukan razia terhadap barang yang dijual oleh para pedagang tersebut.

Menurut Idris, dari hasil pengawasan yang dilakukan 6 bulan yang lalu, memang ada sebagian kecil produk makanan yang ditemukan tidak aman dikosumsi, diantaranya kerupuk nasi, bubur delima yang mengandung zat pewarna dan garam yang tidak beryodium. Barang barang tersebut langsung disita oleh tim pengawasan.

“Dari hasil pengawasan di lapangan yang dilakukan baru baru ini, belum ada produk dan barang yang kita temukan itu tidak aman dikonsumsi. Jika pun ada ditemukan barang tersebut akan kita sita,” ujar M.Idris. (h/ril/tot)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 23 Mei 2019 - 16:24:01 WIB

    Pemko Bukittinggi Gelar Bazar di Lapangan Kantin

    Pemko Bukittinggi Gelar Bazar di Lapangan Kantin BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM -- Guna membantu masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok dan sembako dengan harga yang terjangkau, Pemko melalui TP-PKK Kota Bukittinggi menggelar bazar ramadan di Lapangan Wirabarja Bukittin.
  • Sabtu, 10 September 2016 - 03:23:27 WIB

    Salat Idul Adha Dipusatkan di Lapangan Kantin

    BUKITTINGGI, HALUAN — Pemko Bukittinggi akan memusatkan pelaksanaan Salat Idhul Adha 1437 Hijriah dilapangan kantin Bukittinggi, Senin (12/9). Bertindak selaku Khatib H. Makmur Syarif, mantan Rektor IAIN IB Padang dan Ima.
  • Kamis, 31 Desember 2015 - 04:33:43 WIB

    Pekerja Kantin Akui Membuang Bayinya

    Pekerja Kantin Akui Membuang Bayinya SOLOK, HALUAN — Sem­pat mengelabui petugas dengan berbagai trik, mulai dari berpakaian layaknya seorang ABG hingga me­ngarahkan petugas untuk mencurigai pekerja kantin, akhirnya “Y” (17) kepada petugas di Mapolres So.
  • Jumat, 30 Oktober 2015 - 19:42:24 WIB

    Ribuan Warga Salat Istisqa di Lapangan Kantin

    BUKITTINGGI, HALUAN — Sekitar 3.000 warga  yang terdiri dari masyarakat umum, pelajar, guru dan PNS memadati Lapangan Kantin Bukittinggi untuk mengikuti salat sunat minta hujan (Istisqa), Kamis (29/10).

    Pelaksan.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]