Kunjungan Komisi VII DPR RI

Tambang Emas Limapuluh Kota Jadi Pembicaraan


Sabtu, 02 April 2016 - 04:18:26 WIB
Tambang Emas Limapuluh Kota Jadi Pembicaraan Anggota Komisi VII DPR RI yang dipimpin Mulyadi saat berkunjung ke Limapuluh Kota, Jumat (1/4). Rombongan disuguhi siriah dicarano tanda ucapat selamat datang. (ZUL)

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Provinsi Sumatera Barat tidak memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang besar seperti Provinsi Riau, yang punya cadangan minyak. Kendati berbanding ter­balik dengan provinsi te­tang­ga itu, namun Sumbar mem­punyai potensi panas bumi sebesar 1.800 megawatt.

“Panas bumi itu di daerah Sumbar ini, bahkan sudah ada yang dieksplorasi dengan investasi mencapai Rp2 tri­liun,” ungkap Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Mulyadi, selaku pimpinan rombongan kunjungan Komisi VII DPR RI ke Kabupaten Limapuluh Kota, di Aula Kantor Bupati Bukik Limau Sarilamak, Jum­at (1/4).

Dikatakan, potensi terse­but, jelas akan meningkatkan pendapatan asli daerah Sum­bar yang bisa digunakan buat percepatan pembangunan di daerah ini. Selain itu, Sumbar juga memiliki sejumlah poten­si tambang yang salahsatunya di Kecamatan Gunuang Omeh,  Kabupaten Lima­puluh Kota.

“Kita ingin potensi tam­bang emas ada di Gunuang Omeh itu bisa memberikan manfaat untuk kepentingan daerah ini dan Sumbar pada umumnya..Selain itu, Lima­puluh Kota juga mempunyai wisata alam yang mem­peso­na,” ujar Mulyadi.

Bukan hanya itu, sebut Mulyadi, Limapuluh Kota juga memiliki Kelok Sambilan dan Lembah Harau yang su­dah terkenal keindahannya hingga ke manca Negara, daerah ini juga mempunyai BPTU-HPT Padang Menga­teh yang menyuguhkan pano­rama alam memikat yang kini dikenal sebagai Newzealand-nya Indonesia.

Dalam kesempatan itu wakil rakyat ini juga me­mastikan datang ke Kabu­paten Limapuluh Kota mem­bawa berkah. Kelok Sambilan, akan dijadikan daerah wisata sains. Begitu juga masalah lampu jalan di Kelok Sem­bilan yang tak kunjung me­nyala hingga sekarang, kalau tidak memungkinkan me­makai listrik PLN, solusinya bisa menggunakan PLTS.

“Kalau Bila akan me­ma­kai PLTS, kita akan menyi­apkannya sebanyak 250 unit. Karena tiangnya sudah ada, berarti tinggal panel dan bate­rainya saja. Program PLTS ini ada dipusat dan bisa dialo­kasikan untuk Kelok Sam­bilan,” ujar Mulyadi yakin.

Menjawab harapan ma­syarakat berbagai nagari se­perti Gelugur dan Koto Lamo Kecamatan Kapur IX yang belum juga teraliri listrik, Mulyadi langsung meng­kon­firmasikannya kepada kepala regional PLN dan me­mas­tikan aspirasi itu akan ditin­daklanjuti PLN.

Sebelumnya Bupati Lima­puluh Kota Irfendi Arbi, juga memaparkan jumlah pen­duduk di daerah ini yang menikmati listrik baru 72%. Angka ini jauh di bawah rasio elektrifikasi Sumbar yang mencapai 83%. Sejumlah jo­rong atau nagari yang belum tersentuh listrik itu antara lain terdapat di Kecamatan Kapur IX dan Bukik Barisan serta di kecamatan lainnya

Karena itu lanjutnya, diha­rapkan agar kondisi yang ada menjadi perhatian Komisi VII DPR RI beserta Deputi dan Dirjen yang hadir. Lagipula Kabupaten Limapuluh Kota memiliki potensi  tambang emas. Bahkan departemen pertambangan menyebut di daerah ini masih memiliki cadangan bahan galian logam mulia sekitar 1,25 ton bijih emas dan perak dengan kadar rata-rata 6 gram/ton dan 100 gram/ton perak. “Kami sangat berharap bantuan dari Komisi VII DPRD RI dan rom­bo­ngan,” ulangnya.

Dalam sesi tanya jawab, pertemuan yang ikut dihadiri Wakil Bupati Ferizal Ridwan dan Muspida tersebut, lebih banyak membicarakan perso­alan tambang emas di Keca­matan Gunuang Omeh. Me­nyikapi lokasi tambang yang ada di hutan, menurut Dirjen Pemberdayaan Aliran Sungai dan Hutan Lindung, DR Hil­man Nugroho bisa saja dike­lola dengan terlebih dahulu menempuh langkah-langkah.

Lokasi tambang di hutan produksi bisa mendapatkan izin pinjam pakai, kalau di hutan lindung bisa dilakukan tambang di bawah tanah dan jika di hutan konservasi tidak boleh sama sekali. “Dalam menyikapi hal ini kita perlu menurunkan fungsi hutannya supaya bisa bertatus pinjam pakai. Jadi bukan berarti buntu,” sebut Hilman. (h/zkf)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]