Ali Mukhni Ingatkan SKPD

Penggunaan Dana APBD Harus Transparan


Sabtu, 02 April 2016 - 04:21:20 WIB

PADANG PARIAMAN, HALU­AN — Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni sampaikan tujuh arahan terkait program dan kegiatan tahun 2016 kepada segenap pejabat pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pe­merint­ah Daerah se-Padang Paria­man. Rakor yang diikuti oleh seluruh Kepala SKPD, Camat dan Wali Nagari bertema me­wujud­kan tata pemerintahan yang efektif, bersinergi, akun­tabel dan aspi­ratif sesuai Un­dang-undang Nomor 23 Tahun 2014 juga menghadirkan  nara­sumber dari Auditor BPKP dan Kejaksaan Negeri Pariaman.

“Pertama, saya sampaikan agar SKPD mengesampingkan ego sektoral. Ini tidak baik untuk koordinasi lintas sek­toral. Contohnya Dinas PU tidak bisa bekerja apabila lahan belum dibebaskan oleh Bagian Pertanahan dan Amdalnya dibuat oleh kantor Lingkungan Hidup” kata Bupati Ali Mukhni di Aula IKK, Rabu (30/3).

    Kedua, Penggunaan dana APBD harus transparan dan sesuai dengan ketentuan Pe­run­dang-undangan. Jika ter­dapat keraguan, segera konsul­tasikan dengan DPPKA dan Inspektorat. Lakukan per­cepa­tan  penyerapan anggaran se­hing­ga memudahkan evaluasi pada akhir tahun.

Ketiga, terkait dengan Alo­kasi Dana Desa, diminta Wali Nagari beserta perangkat ber­hati-hati dalam melakukan peren­canaan dan pengelolaan dana nagari. Dana nagari ter­sebut untuk memenuhi ke­bu­tuhan masyarakat dan harus dipakai untuk padat karya se­hing­ga membuka lapangan kerjabagi masyarakat itu sendiri.

Keempat, Ali Mukhni me­minta dinas terkait fokus ter­hadap kelancaran pem­bangu­nan mega proyek seperti BP2IP Tiram. Asrama haji, MAN Insan Cendikia, Jalan By Pass, Jalur rel KA Duku BIM dan Stadion Utama.

Kelima, segera dibuat Ma­ster­plan Pariwisata bekerja sama dengan konsultan yang telah berpengalaman di luar negeri. “Prinsipnya kita tidak meniru apa yang telah dibuat daerah lain. Jika dikelola dengan profesional, pariwisata punya prospek yang men­janji­kan” katanya.

Keenam, Sosialisasikan siaga bencana 1x24 jam kepada masyarakat setiap saat karena Padang Pariaman rawan ben­cana baik itu Gempa, banjir, puting beliung, longsor, keba­karan dan lainnya.

Ketujuh, lakukan peng­hijauan disekitar kawasan Ibu­kota Kabupaten mengingat kondisi tanah yang labil dan mudah longsor sehingga perlu ditanami tanaman yang me­miliki akar yang kuat.

“kita programkan tahun ini Penanaman Seribu Pohon di Kawasan IKK. Hal ini juga mendukung program pe­nana­man sejuta pohon oleh Bapak Presiden Jokowi” kata Alumni Harvard kennedi School di Amerika Serikat itu.

Sementara Kepala Bap­peda Hendri Satria menga­takan dana untuk nagari pada tahun 2016 sebesar 116.229.617.862 yang bersumber dari APBN sebesar 42 Milyar dan 72 Milyar dari Alokasi Dana Desa pada APBD.

 “Alokasi tertinggi nagari Lubuk Alung sebesar 2,5 Mil­yar. Jadi saat ini sudah ada Nagari yang mengelola dana 2 milyar untuk program pem­bangu­nan” ungkap Hendri.  (h/ded).   

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]