Tewaskan Seorang Gadis

Tersangka APB Resmi Ditahan


Senin, 04 April 2016 - 03:50:04 WIB
Tersangka APB Resmi Ditahan TERSANGKA “APB” ketika didalam rutan Makopolres Solsel, (3/4).

SOLSEL,HALUAN—Ke­polisian Resor (Polres) Solok Selatan (Solsel) telah melakukan pena­hanan terhadap tersangka berinisial “APB” seorang sopir yang melakukan pe­langgaran lalu lintas, dan mengakibatkan mening­galnya seorang gadis ber­nama Yulia Fitri Yakson pada,Sabtu,(5/3) lalu.

“Tidak benar isu yang mengatakan, saat ini ter­sangka berada di luar. Semenjak kejadian naas itu menimpa korban, saya langsung mengeluarkan surat penangkapan ter­hadap tersangka. Berhu­bung, kejadian di luar jam kerja (Sabtu-Minggu) ma­ka penahanan dilakukan pada Senin, (7/3) beserta barang bukti,”dikatakan Kasat Lantas Polres Sol­sel, AKP Indra kepada Haluan, (3/4).

Ia mengatakan setelah melakukan koordinasi de­ngan Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang Aro, pi­hak kepolisian langsung melakukan penahanan tersangka “APB” di Ru­mah Tahanan (rutan) Ma­ko­polres Solsel. “Pena­hanan tersangka diper­panjang kembali selama 20 hari hingga 14 April 2016. Saat ini kami tengah melengkapi berkas agar bisa dinyatakan (P21) oleh Kajari sehingga setelah P21 baru, bisa diproses sesuai peraturan perun­dang-undangan,”katanya.

Ia menambahkan, pe­lang­garan lalu lintas yang menyebabkan mening­gal­nya seseorang tetap akan diproses secara hukum.

Sebelumnya, orangtua korban, Edi Jakson men­ga­takan jika hatinya yang sudah tercabik-cabik atas insiden yang menimpa putri sewata wayang te­r­sebut.

Kejadian naas itu, di­sak­sikan ibu kandung al­mar­hum (Fitrawati) de­ngan tubuh terseret dan kepalanya terlindas roda depan truk membuat kon­disi kepala anaknya tidak berbentuk lagi.

Namun, pihak kelu­arga menyayangkan sikap kelu­arga ataupun ter­sang­ka. “Saat kejadian itu, tidak ada rasa kepe­dulian dan tanggungjawab ter­sang­ka atau kelu­arga­nya. Saat proses pem­aka­man hingga tahlilan tak satu­pun ke­luarga tersang­ka yang men­jengguk. Iro­nisnya lagi, disaat kami akan men­d­oa tujuh hari datang bantuan dari mere­ka itu­pun dititip saja, setelah itu tidak ada lagi hingga se­karang,” keluh­nya.

Ia menyebutkan, kasus tersebut memang sudah sampai di Polres Solsel,  bahkan sejumlah saksi sudah diperiksa namun, dari hasil pemeriksaan kasus tersebut pihak kami selalu dipersulit. Bahkan, kasus ini seolah diputar-balikkan. “Sehingga hasil pemeriksaan pihak kami yang salah. Dimana letak salah anak kami (Alm Yulia),”katanya.

Menurutnya, Berita Acara  Pemeriksaan (BA­P) penyidik tidak benar, karena alm Yulia tidak sedang berjalan ditabrak truk. Tapi, di saat asik asik bercanda datang mobil truk menyeruduk ke arah istri saya. “Istri saya lang­sung terpental kemudian baru  alm Yulia digilas hingga kepalanya. Iro­nisnya lagi sopir tidak ditahan dan berkeliaran di luar,”terang Jakson.

 Ia berharap kasus yang menimpa anaknya diproses secara adil. “Ka­mi minta kasus ini diproses secara adil dan transparan sesuai hukum yang berlaku jangan dinilai nyawa anak saya dengan uang Rp15 juta,”tutupnya. (h/jef)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 13 Februari 2020 - 18:38:31 WIB

    Tersangka Kasus Korupsi Proyek Transmigrasi Bertambah

    Tersangka Kasus Korupsi Proyek Transmigrasi Bertambah LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM -- Tersangka kasus dugaan korupsi proyek Transmiggrasi yang berlokasi di Nagari Galugua Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, tahun anggaran 2012-2013 yang merugikan negara sekitar 900.
  • Ahad, 02 Februari 2020 - 16:37:48 WIB

    Lagi, Satres Narkoba Polres Pasaman Amankan Tersangka Sabu

    Lagi, Satres Narkoba Polres Pasaman Amankan Tersangka Sabu PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Dedi Rija Aprianes (35), warga Jorong Tiga Pertanian, Nagari Padang Mentinggi, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, dibuat tak berkutik saat dicokok oleh Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polre.
  • Rabu, 29 Januari 2020 - 19:29:12 WIB
    Terlibat Dugaan Korupsi Proyek Tranmigrasi

    Dua Oknum ASN Pemkab Limapuluh Kota Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Dua Oknum ASN Pemkab Limapuluh Kota Ditetapkan Sebagai Tersangka LIMAPULUH KOTA,HARIANHALUAN.COM -- Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan yang sangat panjang, akhirnya unit tindak pidana korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Limapuluh Kota, menetapkan dua orang oknum Aparatur Sipil Negar.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]