Sepekan, Tiga Warga Bunuh Diri


Senin, 04 April 2016 - 04:45:46 WIB
Sepekan, Tiga Warga Bunuh Diri

LIMAPULUHKOTA, HA­LU­AN — Aksi bunuh diri kembali marak di Kabupaten Lima­puluh Kota. Buktinya, dalam waktu sepekan terakhir ini, setidaknya sudah 3 warga yang  tewas disebabkan bunuh diri. Dua diantaranya gantung diri dan satu orang tewas setelah meneguk racun.

Ketiga warga tersebut, yak­ni Masnidar (55) warga Jorong Lubuak Tingkok, Nagari Lu­buak Tingkok, Kecamatan Harau. Ibu tiga anak ini, di­te­mu­kan tewas gantung diri di belakang rumahnya pada Ming­gu (3/4) di belakang rumahnya sekitar pukul 05.50 WIB.

 ”Korban tewas ditemukan oleh keluarga usai su­buh,” terang Yetti Azwar Pjs Wali­nagari Lubuak Tingkok pada Minggu (3/4) siang.

Setahun silam, ucapnya, kor­ban juga pernah berupaya bu­nuh diri dengan meminum ra­cun. Tetapi upaya korban ma­lah diketahui pihak ke­luar­ga. “Korban sempat dirawat se­telah minum racun. Semen­jak itu, kepribadian korban mulai berubah. Bahkan seta­hun tera­khir ini, korban sering diam dan menutup diri. Dahu­lu­nya korban sangat aktif ber­ga­ul dengan masya­rakat,” ucap Pjs Walinagari Lubuak Bating­kok.

Tewasnya korban dengan gantung diri, membuat gempar warga Nagari Lubuak Bating­kok, bahkan hampir menghe­bohkan masyarakat Kecama­tan Harau. Apalagi, 2013 lalu juga ada warga yang tewas dengan gantung diri, sekitar 30 meter dari rumah Masnidar.

Sampai saat ini, apa motif ne­katnya Masnidar gantung di­ri, belum diketahui. “Kalau ki­ta lihat dari segi ekonomi, ke­luarga korban memiliki eko­nomi yang cukup,”ucap Pjs Wa­linagari lagi. Sebelum Mas­ni­dar, gan­tung diri dilakukan oleh Murni (48) warga Jorong Lakuak Tanah, Nagari Sikabu-Kabu Tanjung Aro Padang Pan­jangnpada pekan lalu. Kor­ban dite­mu­kan tewas gan­tung diri oleh pihak keluar­ga­nya pada Sabtu (26/3) pagi.

Korban ditemukan tewas gan­tung diri sekitar pukul 10.00 Wib di dalam rumahnya. “Diduga korban nekat gantung di­­ri akibat memikirkan perma­sa­lahan ekonomi keluarga. Te­tapi, sebelumnya korban dike­tahui sakit,”ucap Yosrizal Dt Parmato Alam, anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota.

 Sehari sebelumnya, Jumat (25/3) masih di nagari yang sama, Nagari Sikabu-Kabu Tan­jung Aro Padang Panjang dikejutkanya dengan ditemu­kan­nya salah seorang warga se­tempat yang nyaris tewas. Kor­ban yang diketahui berna­ma Vina (30) sekaligus janda bera­nak satu tersebut, diduga beru­paya bunuh diri setelah mene­guk racun.

Warga akhirnya melarikan korban ke rumah sakit terde­kat untuk perawatan. Meski sempat dirawat, tetapi nyawa korban tidak bisa diselamat­kan. Keesokan harinya, Sabtu (26/3) pagi, korban Vina meng­hembuskan nafas tera­khir di rumah sakit. (h/ddg)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 13 November 2015 - 19:38:36 WIB

    Dalam Sepekan, LP Bukittinggi Dua Kali Dibobol

    BUKITTINGGI, HALUAN – Kurang dari sepekan, Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II-A Bukittinggi dibobol “penghuninya” hingga dua kali. Terakhir, Kamis (12/11) sore, sekitar pukul 18.15 WIB, tahanan kas.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]