Ki Sapu Jagad Gelar Pameran Benda Pusaka


Selasa, 05 April 2016 - 02:53:56 WIB
Ki Sapu Jagad Gelar  Pameran Benda Pusaka Walikota Ali Yusuf meninjau benda pusaka dalam Pameran Benda Pusaka. (RIKI)

SAWAHLUNTO, HALUAN — Paguyuban Seni dan Budaya Ki Sapu Jagad Kota Sawahlunto, menggelar Pemeran benda pusaka yang dirangkum dalam Fes­tival Kota Tua.

Festival Kota Tua itu sendiri dirangkai dengan kegiatan lainnya seperti, kesenian tradisonal, festival rock band dan kontes mo­tor antik yang secara resmi dibuka oleh Walikota Sa­wahlunto Ali Yusuf di Ge­dung Pusat Kebudayaan (GPK), Minggu (3/4).

Walikota Ali Yusuf sa­ngat mengapresiasi kegia­tan yang dilakukan oleh paguyuban Ki Sapu Jagad tersebut, yang terus ber­partisipasi meramaikan khsanah seni dan budaya di Sawahlunto, sebagai ben­tuk wujud nyata dari ke­berlangsung dan kearifan lokal yang dimiliki kota ini, sebagai salah satu kota pusaka Indonesia dan juga warisan dunia.

“Inovasi dan kreasi yang ditampilkan oleh pagu­yuban ini, sangat kita ap­resiasi terlebih dalam meng­gelar kegiatan ini, Ki Sapu Jagat mampu mandiri tanpa bantuan dana dari pemerintah kota, akan te­tapi Pemerintrah daerah tentu berkewajiban untuk ikut berpartisipasi dan mem­binanya,

Sehingga keberlanjutan ivent yang telah dilakukan ter­sebut akan menjadi ka­len­der baik ditingkat kota, pro­vinsi maupun kalender nusan­tara,” ungkap Ali Yu­suf.

Iwan Darmawan Pim­pinan Paguyuban Ki Sapu Jagad menyebutkan, selain memiliki warisan budaya, sebagai kota tua warisan Kolonial Belanda, Sawah­lunto memiliki banyak seja­rah serta berbagai warisan benda benda kuno antik yang bisa juga disebut se­bagai benda pusaka.

Hal inilah yang meng­inspirasi paguyuban Ki Sa­pu Jagat untuk menggelar pameran benda pusaka yang dirangkum dengan berbagai kegiatan di fes­tival kota tua itu.

“Adapun tujuan pame­ran ini untuk menjaga dan meles­tarikan pusaka wari­san para leluhur, sekaligus diharapkan sebagai wadah bagi para kolektor dan pecinta benda pusaka,” kata Iwan.

Dalam pameran itu di­tam­pilkan berbagai jenis benda kuno atau pusaka diantaranya berbagai ma­cam keris, mesin jahit kuno, mangkok keramik, Al Qur’an kecil kuno atau yang biasa disebut Stambul, dipan besi kuno dan benda benda antik lainnya.

Barang kuno atau pusa­ka yang telah diinventarisir dari pemilik yang ada di Kota Sawahlunto dan dae­rah lain di Sumatra Barat antara lain berupa Gong, Gamelan kuno, keris, pi­ring-piring serta beberapa kelengkapan rumahtangga. Sejauh ini sedikitnya sudah 1.026 benda pusaka yang berasal dari kota Sa­wahlunto sendiri.

“Respon dari daerah lain terhadap pameran benda pusaka ini sangat antusias dengan diikutinya benda benda pusaka yang dipa­merkan seperti Keris Anom Sugali Gianyar Bali, Tongkat Komando, Piring Naga Haus dari Bangka Belitung, Kujang dari Jawa Barat, Kampak Pajajaran serta kain kuno seperti songket Pandai Sikek 1805 dan  kain Jawa,” katanya.(h/mg-rki)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]