Harga Pinang Naik di Sawahlunto


Selasa, 05 April 2016 - 03:13:48 WIB
Harga Pinang Naik di Sawahlunto Seorang pengepul pinang di Kampung Teleng, menjemur pinang yang dibeli dari petani di Sawahlunto, Senin (4/4). Harga pinang di Sawahlunto saat ini Rp10.000 per kg, naik 25 persen dari harga sebelumnya Rp8.000 per kg. (RIKI YUHERMAN)

SAWAHLUNTO, HALUAN — Harga jual pinang di tingkat pengepul di Sawahlunto, sempat turun menjadi Rp8.000 per kg. Kini harga tersebut berada pada kisaran Rp10.000 per kg, atau naik naik 25 persen.

Kenaikan harga pinang itu disambut baik oleh para pe­tani pinang di Sawahlunto. Arjufrizal (63), petani pi­nang, mengatakan, mulai stabilnya harga pinang me­micu se­mangatnya dan petani lainnya untuk memanen pi­nang. Se­belumnya, petani agark malas memanen dan menjual pinang karena harga jualnya berkisar Rp3.000 hingga Rp3.500 per kg.

“Proses memanen pinang cukup sulit. Mulai dari me­ngambil dari batang yang tinggi, lalu membelah, dan menjemurnya. Proses itu me­ma­kan waktu cukup lama. Sementara harganya kurang ideal. Maka, banyak petani yang malas memanen pinang. Semenjak harga mulai ber­saing, semangat petani timbul lagi untuk memanen,” ujar Arjufrizal, Senin (4/4).

Asril (60), petani pinang, juga bersyukur dengan naik­nya harga pinang kendati masih turun naik. Harga jual yang lumayan menambah semangat untuk lebih me­meilihara pinang untuk me­nambah pendapatan.

Ramaas (55), pengepul pinang menyebutkan, turun naiknya harga pinang sangat ter­gantung peme­-sa­nan serta kualitas dari pinang. Harga pinang kering sangat ter­gantung dari pemesanan im­portir dari India. Faktor itu juga untuk kualitas butiran pinang setelah diolah. Jika kualitasnya baik dan super, nilai jualnya juga naik.

Menurutnya, naik tu­run­nya harga jual buah pinang kering ini tak bisa diprediksi, karena pengepul juga ter­gantung kepada pe­mesan atau permintaan pasar. Jika per­mintaan pasar ba­nyak, harga pinang bisa di­pastikan me­ngikuti kenaikan harga pe­sanan pasar. Selain itu, pe­ngaruh hari libur dan hari besar lainnya juga bisa me­mengaruhi harga pasar.

Di Sawahlunto, kenai­kan harga komoditas hanya ter­jadi pada pinang. Har­­­ga komo­ditas lain se­pe­rit ka­kao (coke­lat) dan ka­ret, malah turun. Harga kakao yang pekan lalu Rp­28.000 per kg, kini men­jadi Rp­27.000 kg. Sementara harga karet yang pada pekan lalu Rp6.000 per kg, kini men­jadi Rp5.000 per kg.

Sementara harga kulit manis bertahan pada kisaran Rp18.000 per kg. Demikian juga pada harga kemiri yang bertahan pada harga Rp4.000 per kg. (h/mg-rki)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 11 Juli 2020 - 08:59:20 WIB

    Investor Kembali Main Saham Gegara Harga Emas Melemah

    Investor Kembali Main Saham Gegara Harga Emas Melemah HARIANHALUAN.COM - Harga emas jatuh pada hari perdagangan Jumat (11/7/2020) waktu setempat. Hal ini karena kenaikan dalam ekuitas AS memangkas jalur kenaikan emas..
  • Jumat, 10 Juli 2020 - 20:45:57 WIB

    Mengintip Kisaran Harga Sapi Kurban, Paling Murah Rp16 Juta

    Mengintip Kisaran Harga Sapi Kurban, Paling Murah Rp16 Juta HARIANHALUAN.COM - Pedagang sapi mulai semarak di sejumlah wilayah di Jakarta menjelang Hari Raya Idul Adha pada 31 Juli ini. Harga sapi untuk kurban beragam, paling murah Rp 16 juta..
  • Kamis, 09 Juli 2020 - 10:33:07 WIB

    Harga Pertalite di 50 SPBU Turun Jadi Rp 6.450

    Harga Pertalite di 50 SPBU Turun Jadi Rp 6.450 HARIANHALUAN.COM - PT Pertamina (Persero) menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dengan harga Rp 6.450/liter. Biasanya Pertalite dijual dengan harga Rp 7.650/liter, namun kini harganya dijual mirip dengan jenis Prem.
  • Rabu, 08 Juli 2020 - 09:46:25 WIB

    Daftar Harga Sepeda Lipat Pacific Termurah, Cuma Rp3 Jutaan

    Daftar Harga Sepeda Lipat Pacific Termurah, Cuma Rp3 Jutaan HARIANHALUAN.COM - Sepeda lipat Pacific tidak selalu dibanderol dengan harga selangit. Ada pula sepeda lipat Pacific yang dijual dengan harga murah meriah. .
  • Rabu, 08 Juli 2020 - 07:15:19 WIB

    Kabar Baik, Pertalite Turun Harga Jadi Rp6.450 per Liter

    Kabar Baik, Pertalite Turun Harga Jadi Rp6.450 per Liter HARIANHALUAN.COM – Kabar gembira datang dari PT Pertamina yang menurunkan harga bahan bakar untuk jenis Pertalite menjadi Rp6.450 per liter. Harga tersebut baru sudah mulai efektif sejak 5 Juli hingga 31 Agustus 2020..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]