UN di Pariaman dan Tanah Datar Lancar

27 Siswa di Pasaman Tak Hadir


Selasa, 05 April 2016 - 03:39:16 WIB
27 Siswa di Pasaman Tak Hadir Sejumlah siswa mengikuti Ujian Nasional (UN) yang menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Padang, Senin (4/4). Sistem tersebut baru pertama kali diadakan di tingkat SMA di Padang. (RIVO SEPTI ANDRIES)

PASAMAN, HALUAN — Sebanyak 27 orang siswa tidak hadir pada pelaksanaan hari per­tama Ujian Nasional (UN) tahun 2016 di Kabupaten Pasaman. Jumlah ini terdiri dari pelajar SMA dan kejuruan 18 orang Drop Out (DO), 1 orang meninggal, 2 orang tanpa keterangan, dan tiga orang sakit, sementara 3 orang siswa madrasah aliyah juga tidak ikut UN.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Khairil Anwar melalui Kabid Pen­didi­kan Menengah Kamarullah me­nyebutkan, secara teknis pelak­sanaan UN berjalan lancar. Kekurangan soal bisa diatasi dengan cadangan lainnya. Se­dang­­kan mengenai pelaksanaan ujian nasional berbasis kom­puter, dilaksanakan di dua se­kolah yaitu SMKN 1 Lubuk Sikaping yang diikuti oleh 372 peserta dan SMKN 1 Rao Selatan yang diikuti 213 peserta UN.

Menurut laporan pihak pe­lak­sana UN berbasis komputer, di SMKN 1 Lubuk Sikaping menggunakan aliran listrik PLN sedangkan di SMKN 1 Rao Se­latan menggunakan genset se­bagai antisipasi pemadaman arus PLN saat ujian berlangsung.

“Kita sebenarnya sudah mem­buat surat kepada pihak PLN Lubuk Sikaping agar pada saat un, aliran listrik pln jangan dimatikan,” sebut Kamarullah.

Pelaksanaan ujian pada hari pertama, dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Kimia (IPA) dan Geografi (IPS).

Sementara itu, tiga orang siswa Madrasah Aliyah (MA) di bawah naungan Kementerian Agama di Kabupaten Pasaman tidak mengikuti UN, yaitu dua orang siswa Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) Son­tang Kecamatan Padang Gelugur mengundurkan dari sekolahnya dan satu orang lagi atas nama Yunifa siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Rao Selatan tidak hadir karena sakit yang dibuk­tikan dengan surat keterangan dokter. 

Kepala Kantor Kementrian Agama Pasaman, Abdel Haq menyebutkan, pelaksanaan UN pada MAN/S berjalan lancar pada hari pertama. Dia pun meminta kepada peserta UN untuk tetap fokus dan teliti dalam menjawab soal.

Sementara itu, UN hari pert­ama di Kota Pariaman berjalan aman dan lancar. Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Kota Pariaman, Admiral kepada Haluan me­ngatakan, pelaksanaan UN hari pertama di sekolahnya berjalan aman dan lancar.

Pengambilan bahan ujian yang disimpan di Polres Paria­man, pada pukul enam pagi dibawa ke sekolah dibantu penga­wasannya 2 petugas, sampai soal itu dibuka dan dibagikan kepada siswa peserta ujian dalam kondisi aman.

Soal-dan lembaran jawaban tidak ada yang rusak atau kurang, begitupun dengan lembaran soal yang kabur atau kurang juga tidak ditemui. Semua aman.

Admiral mengataka bahwa siswa peserta UN tahun 2016 dari sekolahnya  sebanyak  141 siswa. Terici 64 peserta IPA dan 77 IPS dan semua peserta ujian ikut semua. peserta hadir.

Menjelang ujian, berbagai peresiapan dilakukan terhadap siswa, secara sekolah dilakukan belajar sore sampai kepada TO dan evaluasi, termasuk mengi­ngatkan orang tua siswa dengan pemanggilan rapat di sekolah untuk membantu memper­hati­kan anak belajar di rumah. Kita percaya, siswa yang UN sudah siap mengikutinya.

Sementara di SMA Negeri 1 Pariaman, peserta UN berjumlah 270 siswa terdiri 171 IPA dan 99 IPS, kata Kepala Sekolah Jasnidar. Jumlah peserta UN tahun 2016 ini bila dibanding tahun lalu, terjadi penurunan peserta. Tahun 2015 sebanyak 288 peserta UN tahun sekarang sebanyak 270 peserta atau siswa.

Menurut Jasnidar, penurunan ini terjadi karena penyesuaian standar jumlah lokal. Standar lokal 32 siswa sementara di SMA Negeri 1 9 lokal, maka 9 kali 30 maka jumlah itulah yang ikut UN sekarang ini untuk kelas XII.

Kalau persiapan UN untuk siswa, jauh-jauh hari sebelum waktu UN sudah disiapkan anak-anak ini, setiap belajar atau setiap upacara kita ingatkan untuk selalu rajin belajar dan ber­sungguh-sungguh dalam belajar, karena dengan cara demikian kita akan siap dengan berbagai ujian sekolah, termasuk UN.

Sementara persiapan khusus untuk UN, yang dilakukan de­ngan penambahan jam belajar bagi siswa dengan belajar sore dan TO. Kegiatan tersebut selalu di evaluasi dan dievaluasi, dan kitapun secara bersama-sama tgerus memperbaikinya demi sebiuah prestasi bagi anak-anak.

UN di Tanah Datar

Di Tanah Datar Bupati Irdi­nansyah Tarmizi didampingi Kepala Dinas Pendidikan Indra Kesuma meninjau pelaksanaan UN ke SMA 1 Batusangkar.

Bupati Irdinansyah berharap semua siswa yang mengikuti UN tahun ini dapat lulus dengan hasil yang baik karena menurut bupati, nilai kelulusan yang baik tersebut akan menentukan perguruan tinggi mana yang bisa dituju siswa.

Sementara Kepala Sekolah SMA 1 Batusangkar, Mardalius mengatakan bahwa sekolah yang dipimpinnya akan direhab se­hingga lingkungan sekolah men­jadi semakin nyaman dan fasilitas pendukung lainnya untuk kegia­tan sekolah akan lebih lengkap. “Di sekolah ini, sudah dilakukan perehapan beberapa gedung kelas dan pembangunan ruang belajar baru, ke depan SMA 1 Batusangkar akan kita bedah dan rehab secara bertahap,” sebutnya. (h/col/tri/fma)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]