Investasi Diselaraskan dengan RTRW Kota


Rabu, 06 April 2016 - 03:09:18 WIB

PARIAMAN, HALUAN — Investasi yang berkembang di Kota Pariaman tetap dise­laraskan dengan Rencana Tana Ruang dan Wilayah (RT-RW) Kota. Sehingga fungsi peruntukan lahan yang sudah dipetakan di kota ini berdaya maksimal mengisi pem­ba­ngunan.

“Sebelum izin untuk in­vestasi dikeluarkan, pihak pemerintah akan lakukan survey lokasi dan kajian men­dalam terhadap kemudian melenggok ke RT RW. Ini salah satu proses yang perlu di lakukan agar pembangunan dan investasi yang ber­kem­bang aman nyaman,” kata Kepala KP2TPM, Kota Pari­aman, Alfian kepada Haluan, Senin (4/4).

Investasi oleh investor, mulai bermunculan satu-per­satu di Pariaman, termasuk di bidang pabrikan, perhotelan dan perumahan.

“Kita tetap welcome,” kata Alfian. Karena pembangunan sebuah kota tidak hanya ber­dasarkan dari dana negara saja, tetapi juga harus mem­berdayakan pihak-pihak swas­ta. KP2 TPM, terus gelin­dingkan promosi investasi untuk pihak ke tiga.

Tahun lalu, capaian in­vestasi di kota ini sekitar Rp70 miliar. Kini ditargetkan lebih dari itu minimal Rp100 Mil­yar. Langkah untuk men­capainya promosi dan terus jaring investor tidak hanya lokal tetapi juga luar daerah atau nasional dan in­ter­na­sional.

Selain itu untuk mem­perjelas keberadaan potensi, pemetaan terhadap potensi juga dilakukan dengan sebaik-baiknya sehingga potensi itu tidak hanya berkisar pada teori atau sekedar catatan, tetapi benar-benar potensi itu bisa diberdayakan dan diman­faatkan. “Kita sedang lakukan pemetaan potensi tersebut,” kata Alfian.

Kota Pariaman yang ma­kin tumbuh dewasa, seiring perjalanan usia kota, tentu harus makin “cantik”   di lihat orang dan menarik untuk investasi. Agar sampai ke titik yang demikian perlu peta potensi investasi.

Selain menjangkau inves­tasi dari luar daerah atau nasional dan bisa saja inter­nasional, pemberdayaan in­vestor lokal tetap menjadi perhatian utama.

Di Kota Tabuik tersebut, investasi property, seperti komplek perumahan, ruko, masih tampak tumbuh subur dan laris manis, namun in­vestyasi di bidang pertanian atau perikanan, oleh pihak swasta, masih sedikit sedikit kelabu dan inves ini menjadi perhatian ke langkah be­rikut­nya.

Alfian menjelaskan, soal investor lokal yang banyak bergerak di bidang properti, dalam beberapa tahun bela­kangan ini telah menum­buh­kan komplek-komplek ­pe­ru­bahan yang ratusan jum­lahnya, dan tahun 2015, paling sedikit 500 unit telah tumbuh perumahan-perumahan yang diinves oleh pengembang.

Sinergisitas dengan pengu­saha untuk meningkatkan investasi membangun kota Pariaman ke depan, terus dilakukan, termasuk promosi investasi dengan ikut pameran dan menjalin komunikasi de­ngan perantau.

Seperti juga di katakan salah seorang investor yang bergerak dibidang properti di Kota Pariaman, Darwismas, inves disini cukup menarik dan masih menggiurkan, wa­lau akhir-akhir ini terjadi sedikit susah, tapi dia percaya ke depan bakal cerah.

Darwisman yang lebih dikenal dengan panggilan akrab Uncu Wit itu, mem­bangun komplek perumahan dengan plang nama Rawang Green City di Rawang Kota tersebut, dengan berbagai type, termasuk dengan design minimalis bernuansa alam segar dan nyaman.

Dia mencontohkan, dian­tara rumah yang dibangun investor tersebut adalah type Angrek 70/145 dengan spe­sififkasi, diantaranya podasi batu kali+beton bertulang , dinding pasangan bata di plaster aci di cat KW1. Tinggi lantai dari tanah dasar 50 Cm dengan pasang granit 60x60, kuda-kuda rangka baja ringan, beratab genteng metal, pla­fond Sunda  plafond Listrik 1.300 watt Pln, dilengkapi juga dengan spring bed, AC.

Selama investasi di Kota Pariaman, tidak ada masalah, semua lancar-lancar saja, pengurusan izin di kantor KP2TPM, tidak sulit, pe­merintah disini mendukung kita untuk berinvestasi, kata­nya.(h/tri)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]