Padang Pariaman Lahirkan 43 Nagari Baru

Pemekaran Nagari Kebutuhan Mendesak


Rabu, 06 April 2016 - 03:39:09 WIB

PADANG PARIAMAN, HALUAN — Pemekaran ratusan Nagari di Sumatra Barat , merupakan kebutuhan vital yang mendesak dilaksanakan. Banyaknya penduduk dan luasnya wilayah setiap nagari, menjadi kendala serius bagi percepatan pemerataan pembangunan.

Karena itulah, sebanyak 43 nagari hasil pemekaran dari belasan Nagari induk di Pa­dang Pariaman, kini siap untuk dijadikan Nagari De­fenitif. “Semua persyaratan un­tuk pembentukan nagari baru tersebut telah sampai pa­da Pemprov Sumbar,” kata Ka­bag Pemerintah Nagari Pa­dang Pariaman, Wilson saat di­hubungi Haluan, Selasa (5/4)

Saat ini Padang Pariaman yang memiliki penduduk lk.450 ribu jiwa berdomisili di 17 kecamatan, hanya me­miliki 60 Nagari.  Padahal du­lu sebelum kembali pe­me­rintah Nagari, Kabupaten ini memiliki 201 Desa sebagai pemerintahan terendah.” In­sya Allah, Kamis besok kami akan membahas hal ini de­ngan Biro Pemerintah Pro­vinsi,” ujar Wilson serius.

Menurut Wilson, penting pemekaran untuk me­ning­katkan layanan terhadap ma­syarakat. Karena saat ini masih ada nagari di Padang Pa­riaman yang memiliki pen­duduk di atas 20 ribu jiwa.

“Coba bayangkan, ba­gai­mana bentuk pelayanan pe­merintah nagari yang me­layanan masyarakat lebih dari 20 ribu jiwa itu,” ujar Wilson.

Nagari yang memiliki pen­duduk dan wilayah yang cukup luas tersebut, seperti nagari Lubuk Alung Ke­cama­tan Lubuk Alung dan nagari Sikucur serta nagari Campago Ke­camatan V Koto Kam­pung Dalam.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Pra­yitno telah meminta kabu­paten dan kota segera mela­kukan pemekaran Nagari/Desa karena jumlah ma­sya­rakat saat ini, tidak sebanding lagi dengan pe­layanan yang dapat diberikan.

Gubernur memastikan, dari Pusat tidak pernah ada waca moratorium pemekaran. “Saya sudah konsultasi de­ngan Menteri Keuangan, Bam­­bang Brodjonegoro dan Menteri Dalam Negeri Tjah­yo Kumolo. Kami bisa me­karkan nagari pada 2016,” katanya.

Menurutnya, satu nagari di Sumbar saat ini terdiri dari puluhan ribu jiwa. Pelayanan tidak mungkin bisa diberikan maksimal oleh satu nagari saja. Apalagi, untuk mem­berikan pelayanan terhadap masyarakat dibutuhkan ang­garan, sementara anggaran dari Pemprov Sumbar dan kabu­paten/kota sangat ter­batas.

Sedangkan alokasi Ang­garan Dana Desa oleh pusat meningkat tajam tiap tahun. Tapi karena jumlah Nagari/Desa di Sumbar sedikit, ma­ka yang diterima juga sedikit. Sumbar dengan jumlah pen­duduk 5,3 juta jiwa dengan 880 nagari hanya men­da­patkan dana desa Rp600 miliar/tahun.  Bandingkan dengan Aceh hanya dengan penduduk empat juta jiwa, tapi memiliki desa 6.000 bisa mem­peroleh dana desa men­capai Rp5 triliun/tahun. (h/ded/dn)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 13 November 2019 - 19:30:10 WIB

    Jangan Papua Saja..! DPRD Agam ke Komisi II DPR RI Minta Dukung Pemekaran Kabupaten Agam

    Jangan Papua  Saja..! DPRD Agam ke  Komisi II DPR RI  Minta Dukung Pemekaran Kabupaten Agam JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-- Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mendukung pemekaran Papua dalam kunjungannya beberapa hari lalu,  juga telah memicu daerah lain menuntut pemekaran atau pembentukan Daerah Otonomi Baru.
  • Rabu, 16 Oktober 2019 - 00:24:29 WIB

    Pemekaran 19 Nagari di Pasaman Barat Bukan Isapan Jempol

    Pemekaran 19 Nagari di Pasaman Barat Bukan Isapan Jempol PASBAR,HARIANHALUAN.COM-Program utama Kepala Daerah tentang Pemekaran Nagari di Kabupaten Pasaman Barat nampaknya akan segera terwujud. Hal ini ditandai dengan kedatangan Tim Verifikasi Penataan Nagari dari Provinsi Sumatera .
  • Kamis, 11 April 2019 - 16:13:17 WIB

    Kota Solok Butuh Pemekaran Wilayah

    SOLOK, HARIANHALUAN.COM – Pemerintah Kota Solok sudah saatnya memikirkan kembali pemekaran daerahnya yang sudah tertunda puluhan tahun karena saat ini sudah ada peluang dilakukan pemekaran daerah dalam upaya pengembangan Ko.
  • Senin, 15 Oktober 2018 - 08:18:15 WIB

    Ribuan Warga Terdampak, Banjir di Pasbar  Terparah Sejak Pemekaran

    Ribuan Warga Terdampak, Banjir di Pasbar  Terparah Sejak Pemekaran PASBAR, HARIANHALUAN.COM – Banjir bandang yang menghantam Pasaman Barat tercatat sebagai banjir terparah sejak kabupaten tersebut dimekarkan dan berpisah dengan Pasaman sebagai kabupaten induk pada tahun 2003. Setidaknya, 1.
  • Selasa, 22 November 2016 - 00:40:27 WIB

    Agus Susanto Dukung Pemekaran Nagari

    Agus Susanto Dukung Pemekaran Nagari UJUNG GADING, HALUAN — Penataan Pemerintahan Nagari di Pasaman Barat, provinsi Sumbar sudah sangat tepat dilakukan dalam kondisi sekarang. Pelayanan bagi rakyat itu harus dilakukan dengan cepat dan murah..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]