Rekonstruksi Berjalan Lancar

Dua Anggota Brimob Tewas Digilas


Rabu, 06 April 2016 - 03:41:43 WIB
Dua Anggota Brimob Tewas Digilas Anggota polisi Polres Dharmasraya dan para tersangka saat lakukan reka ulang pembunuhan anggota Brimob Polda Sumbar di Mapolres setempat, Selasa (5/4). (BADRI ALAINA)

DHARMASRAYA, HALUAN — Jajaran Satreskrim Polres Dharmasraya lakukan rekontruksi (reka ulang) pembunuhan terhadap dua orang anggota Brimob Polda Sumbar,  Selasa (5/4).

Pantauan Haluan di la­pang­an rekontruksi berjalan lancar.Pihak kepolisian Pol­res Dharmasraya bersama ke­jak­saan Negeri Pulau Pun­jung melakukan reka ulang   di halaman Mapolres setempat.

Baca Juga : Razia Prokes di Malam Takbiran, Polres Pesisir Selatan Tak Temukan Kerumunan

Ada 39 adegan, dimana awalnya tersangka Nanda dan Bagus, Aril, Jumardi dan Rudi bertemu di dekat tempat or­gen tunggal di SP 1 Jorong Lagan Jaya, Na­ga­ri Sipungkur Kecamatan Tiumang. Saat pertemuan mereka sudah me­ren­canakan untuk melakukan pencurian buah kelapa sawit.

Pada adegan kedua, ter­sangka Aril pulang ke rumah dan Aril bersedia ikut mela­kukan pencurian tersebut. Aril menunggu di rumahnya, sementara tersangka lainnya meninggalkan acara organ tunggal. Pada adegan ketiga, para tersangka kembali me­ren­canakan pencurian sawit bahkan dalam pembicaraan mereka tersebut mem­bicara­kan jika dalam aksi yang di­laku­kan ada yang menghalang langsung ditabrak. “Kalau ada yang menghadang, kita tabrak saja,”ungkap Nanda seperti yang ada dalam adegan ketiga.

Baca Juga : Sudah Pulang ke Rumah, Korban Serangan Beruang di Sijunjung Berangsur Membaik

Adegan keempat hingga adegan ke 26,  proses pen­curian yang dilakukan oleh para tersangka. Sedangkan pada adegan ke 27 para ter­sang­ka mendapat telpon dari Deni Saputra yang mem­be­rita­hukan bahwa ada orang perusahaan yang datang se­men­tara kawanan tersangka lainnya diminta untuk cepat keluar.

Adegan ke 28 hingga ke 30, proses para tersangka lari dari lokasi sedangkan pada proses adegan ke 31 para tersangka melihat korban yang dibunuh yakni Brigadir Asril dan Nanang bersama dua personil perusahaan Gu­nadi dan Kasman, tiba di jalan kebun kelapa sawit PT SAK (TKP Korban ditemukan me­ninggal) dengan meng­gunakan satu unit mobil Ta­yota Hilux warna hitam meng­hadang mo­bil truk yang diper­guna­kan para tersangka da­lam mela­kukan pencurian sawit.

Pada adegan ke 32, mobil truk merk mitsubishi canter warna kuning yang dikendarai tersanka Anda Tambi men­dekati tempat penghadang yang dilakukan oleh korban Brigadir Anasrin dan korban Brigadir Nang yang berjarak lebih kurang lima meter sam­bil berjalan pelan, sementara mobil truk merk isuzu warna putih masih di belakang ber­jarak kurang lebih 30 meter.

Di adegan ke 33 korban brigadir Anasrin dan Nanang turun dari mobil toyota ke­mu­dian beriringan didepan mo­bil truk mitsubishi warna kuning yang dikendarai ioleh tersangka Ananda Tambi sa­m­bil korban brigadir Nasril memberikan tembakan peringatan.

Pada adegan ke 34 korban Brigadir Nanang berlari ke­arah belakang mobil truk mitsubishi canter, sementara mobil truk merk Isuzu warna putih yang dikenderai oleh tersangka Pit masih melaju dengan ke­cepa­tan cukup kencang.

Diadegan ke 35, Ananda Tambi memindahkan por­sneling ke gigi 1, sementara tersangka Rudi Hartono, Bagus dan Aril diam saja.

Di adegan ke 36. Mobil truk Isuzu yang dikendarai Pit menabrak mobil truk Mit­subishi yang dikendarai oleh tersangka Ananda Tambi ya­ng mana saat itu posisi korban Brigadir Nanang berada dibe­lakang truk Ananda sehingga korban Nanang juga ikut tertabrak.

Tersangka Ananda pada adegan ke 37 melajukan mo­bil­­nya sehingga korban Bri­gadir Nasril yang berdiri di depan mobil truk tertabrak dan digilas. Pada adegan ke 38 Ananda selaku so­pir Mit­su­bishi tersangka Pit me­laju mobilnya masing untuk me­lari­kan diri ditempat kejadian.

Pada adegan terakhir, kor­ban Anasril dan Nanang ter­kapar setelah ditabrak oleh mobil truk para tersangka pencurian buah kelapa sa­wit. Melihat kedua anggota brimob itu tewas atau ter­kapar di Tempat Kejadian Perkara sehingga sopir mobil PT atau Manager ditempat kejadian langsung melapor ke pihak kepolisian Polres Dharmasraya.

Kapolres Dharmasraya AK­­BP Lalu Muhammad Iw­an Ma­hardan didampingi Kasat Res­krim AKP Lazuardi ketika di konfirmasi Haluan dila­pangan membenarkan adanya 39 adegan rekon­truksi pem­bunu­han bri­mob oleh ter­sang­ka. “Kita mela­kukan rekon­truk­si ini untuk men­cocokkan peristiwa yang ter­jadi di lapang­an, dan me­leng­kapi berkas ke pengadilan,” pungkas Lazuardi. (h/mg-bdr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]