Tahun 2015 Hanya 84,4 persen

Serapan Belanja Daerah Rendah


Kamis, 07 April 2016 - 02:44:35 WIB
Serapan Belanja Daerah Rendah

BUKITTINGGI, HALUAN — Walikota Bu­kittinggi Ramlan Nurmatias dalam rapat paripurna DPRD Kota Bukittinggi me­nyam­paikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Bukittinggi Tahun Anggaran 2015 di ruangan Rapat Paripurna DPRD Kota Bukittinggi, Rabu (6/4)

Berdasarkan rata-rata realisasi anggaran belanja Kota Bukittinggi tahun 2015 terang Ramlan, tingkat sera­pan anggaran sebagian be­sar masih dibawah 90 persen yakni sebesar 84,44 persen. Tahun 2015 dianggarkan belanja Rp686 miliar, na­mun yang terealisasi hanya Rp579 miliar. Dengan de­mikian yahun 2015 terjadi Silpa yang cukup besar yakni sebesar Rp107 miliar.

Dalam rapat yang dipim­pin oleh ketua DPRD Beny Yusrial didampingi Wakil Ketua Trismon dan Yon­trimansyah yang dihadiri oleh seluruh anggota DPRD tersebut, Walikota Ramlan menyampaikan realisasi pendapatan tahun 2015 se­besar Rp593 miliar atau 97 persen dari target yang di­rencanakan Rp611 miliar, sementara realisasi PAD tahun 2015 sebesar 66 miliar atau 104 persen.

“Untuk PAD tahun 2015 memang sudah melebihi dari target yang ditetapkan, namun untuk tahun-tahun kedepan kita harus tingka­tkan karena masih banyak potensi-potensi sumber PAD yang harus kita tingkat­kan dan benahi,” ujar Ram­lan dihadapan peserta dan undangan rapat yang juga dihadiri Wakil Walikota Irwandi, unsur Muspida, Sekretaris daerah dan ke­pala SKPD dalam lingku­ngan Pemko Bukittinggi.

Untuk belanja kata Ram­lan, memang terjadi realisasi atau serapan yang masih rendah yakni dibawah 90 persen dari target sebesar Rp686 miliar, namun rea­lisasi baru Rp579 atau 84,4. Kendala ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain, adanya aturan atau petunjuk teknis yang terlambat serta kurangnya pemahaman dan disiplin aparat perencana.

“Khusus untuk belanja daerah 2015 memang masih kurang memuaskan, namun kedepan semua kendala-kendala yang mem­perlam­bat serapan anggaran ini akan kita benahi,” kata Ram­lan Nurmatias.

Ketua DPRD Beny Yus­rial dalam pidatonya mengharapkan agar Pemko menjadikan beberapa kele­mahan kinerja anggaran tahun 2015 sebagai bahan koreksi dan evaluasi, semen­tara terhadap kinerja ang­garan yang sudah bagus kami memberikan apresiasi, agar ditingkat. Sesuai aturan DPRD nanti akan mem­berikan rekomendasi atas LKPJ ini.

“Kami berharap kiranya Pemko dapat menjadikan LKPJ ini sebagai bahan evaluasi, terutama me­nyang­kut realisasi belanja. Terhadap kinerja pen­dapatan yang kami anggap sudah bagus untuk diting­katkan pada masa yang akan datang,” ujar Beny Yusrial dalam penutupan rapat pari­purna.

Sementara itu, salah seo­rang anggota Banggar DPRD M. Nur Idris me­ngatakan realisasi belanja daerah tahun 2015 sangat rendah, karena beberapa faktor utama SDM peren­canaan anggaran dimasing-masing SKPD masih lemah dan lamban. Ini yang menyebabkan sisa anggaran tahun 2015 menjadi besar.

“Kalau perkiraan saya sisa anggaran atau Silpa tahun 2015 akan mencapai 107 miliar lebih. Namun untuk pastinya nanti akan disampaikan dalam rekomendasi DPRD atas LKPJ Walikota tahun 2015 ini, “ ujar Idris singkat. (h/ril)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]