Dinkes Kabupaten Solok Diminta Bergerak Cepat

Wabup Tinjau Warga Korban DBD


Kamis, 07 April 2016 - 03:56:43 WIB
Wabup Tinjau Warga Korban DBD WABUP Solok Yulfadri Nurdin SH menyemangati pasien korban DBD yang dirawat di RSUD Solok saat mengunjungi para korban, Rabu (6/4) (YUTIS WANDI)

AROSUKA, HALUAN — Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin SH menjenguk penderita DBD (Demam Berdarah Dengue) asal asal jorong Kapuah Nagari Sumani Kec. X Koto di RSUD Solok, Rabu (6/4). Menyikapi hal ini, pemerintah setempat bergerak cepat untuk melakukan langkah taktis penanganannya.

Yulfadri sendiri mengunjungi satu keluarga korban DBD itu selepas membuka pelaksanaan H2SN tingkat Kab. Solok di Gor Batu Berulang Koto Baru. Ia terlihat bergegas meninggalkan lokasi acara tanpa banyak bicara. Raut mukanya terlihat gusar menuju mobil dinasnya. Ketika dikonfirmasi, barulah diketahui bahwa mantan ketua DPW PPP Sumbar ini ingin melihat langsung kondisi korban DBD di RSUD Solok. Rasa kepeduliannya sebagai pemim­pin, telah mengetuk nalurinya untuk melihat kondisi warganya yang tengah tergolek lemah di tempat tidur bangsal rumah sakit, tanpa begitu menghiraukan ba­nyaknya agenda lain yang masih menunggu.

“ Saya kaget, setelah melihat berita tadi pagi (kemaren) ada satu keluarga dengan 9 orang anggota keluarganya terserang DBD, bahkan ada yang meninggal dunia hari Minggu kemaren. Makanya kita ingin segera meli­hat langsung kondisi korban di Rumah Sakit,” kata Wabup kepa­da Haluan di sela kunjungannya.

Sebagaimana diberitakan Ha­luan, Rabu (6/4) kemaren, 9 orang pasien positif DBD yang merupakan 1 keluarga dari Na­gari Sumani. 9 orang itu atas nama Ilfareza Septiana (17), Hanif Ibnu Majid (5), Hamdi (14), Putri (15), Diah (7), Ezil (5), Reno (32), Sri Hartati (34) dan Nayya (9). Se­mentara 1 orang anggota keluarga lainnya atas nama Erna Wati (62) telah meninggal dunia pada hari Ming­gu(3/4) setelah sempat di­rawat terlebih dahulu di RS Tentara Solok.

Sembari menyemangati war­ga yang tengah tergolek lemah itu, wabup meminta pihak keluar­ga korban untuk tetap bersabar dengan cobaan penyakit yang diderita. Saat ini, pihak medis RSUD kata dia,  telah bekerja dengan baik. Hal ini terlihat dengan adanya perkembangan kesehatan pasien yang telah menunjukkan kemajuan. “ Al­ham­dulillah, telah ada kemajuan. Kita apresiasi pihak RSUD yang telah bekerja maksimal,” kata Wabup.

Sementara terkait salah satu pasien atas nama Ilfareza Sep­tiana (17) yang merupakan salah seorang siswa SMAN 1 Sing­karak, yang gagal ikut Ujian Nasional (UN), wabup menegas­kan pihaknya akan mengupaya­kan yang terbaik agar Ilfareza bisa mengikuti UN susulan.

“Yang penting bagaimana ananda Ilfa bisa sembuh dulu. Masalah ikut UN susulan, biar nanti Dinas pendidikan dan pihak sekolah yang mengurus­nya,” tegas Wabup sembari me­ngu­sap kepala Ilfareza yang tengah tergolek lemah di pem­baringan.

Usai melihat kondisi warga korban DBD yang dirawat di empat ruangan terpisah di RSUD itu, Wabup Yulfadri Nurdin langsung menuju ke jorong Ka­puah Sumani untuk melihat langsung kondisi rumah korban DBD ini. Dari hasil pantauannya bersama Kadis Kesehatan dr. Mirsal, Direktur RSUD Arosuka dr. I Nyoman Ardhana Putra dan kepala Puskesmas Singkarak di rumah keluarga Korban itu, pihaknya menyimpulkan me­mang masih banyak genangan air yang diduga tempat berkem­bangnya nyamuk aides aegypty penyebab penularan DBD di rumah tersebut.

“Tanpa kita sadari, nyamuk itu sebetulnya telah berkembang biak selama ini di sekitar kita. Makanya pemahaman ini harus kita sosialisasikan kepada masya­rakat,” katanya.

Bahkan kata dia, dari infor­masi yang diterimanya dari warga sekitar, sebelumnya juga sudah ada warga lain di daerah itu yang terserang DBD. Terhadap itu, pihaknya memastikan akan se­gera bergerak cepat untuk mela­kukan langkah penanganan. “ Saya minta nanti sore, Dinas kesehatan dan pihak RSUD Aro­suka untuk musyawarahkan hal ini guna mengambil langkah terbaik,” tegasnya.

Selain itu kata Wabup, pihak­nya juga meminta dinas kese­hatan untuk segera melakukan fogging (pengasapan) di lokasi-lokasi yang dianggap rawan pe­nye­baran nyamuk mematikan ini. Sementara kepada warga, Wa­bup menghimbau untuk tetap mem­perhatikan kebersihan di lingku­ngan masing-masing, seperti membersihkan barang-barang yang tidak terpakai yang diduga menjadi tempat perkembang biakan jentik nyamuk. “ Jangan menunggu-nunggu lagi, kita ha­rus bergerak cepat terutama kepada dinas kesehatan dan puskesmas. Kita tak ingin ada lagi korban DBD lainnya di daerah ini,” tegasnya. (h/ndi)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]