Investor Diingatkan untuk Tidak Jadi Broker


Jumat, 08 April 2016 - 04:00:28 WIB
Investor Diingatkan untuk Tidak Jadi Broker

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Setiap SKPD diminta untuk mempedomani visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati dalam membuat rencana kerja (Renja). Jika tidak, sama artinya tidak mengakui Irfendi Arbi sebagai Bupati dan Ferizal Ridwan sebagai Wakil Bupati Limapuluh Kota.

Permintaan itu disam­pai­kan Wakil Bupati Lima­puluh Kota, Ferizal Ridwan pada rapat koordinasi Ke­camatan Lareh Sago Ha­laban, di Aula Kantor Ca­mat setempat, Ra­bu (7/4). Dengan harapan, visi dan misi itu benar-benar men­jadi pedoman dan semangat membangun daerah lima ta­hun mendatang.

“Bila tidak mem­pedo­mani visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati, berarti SKPD ber­sang­kutan tidak mengakui Irfendi Arbi se­ba­gai bupati dan Ferizal Ridwan sebagai wakil bu­pati,” tegas Ferizal Ridwan.

Dikatakan, untuk ter­wu­judnya visi dan misi ter­se­but, ia mengajak si­ner­gitas dan pemahaman bagi semua pe­mangku kepen­tingan. Sedang­kan untuk efektifitas dan efisiensi anggaran, ia meminta SK­PD untuk melakukan rasi­o­nalisasi dan diharapkan tidak ada lagi program yang tidak menguntungkan pada masya­rakat.

Pada bagian lain Ferizal Ridwan juga mengingatkan, pihaknya akan bertegas-tegas terhadap para in­vestor yang masuk ke da­erah ini. “Bagi pemodal yang sudah lewat setahun mengantongi izin tapi tidak kunjung mela­kukan aksi di lapangan, maka izinnya akan dicabut,” tegas­nya.

Selain itu, Ferizal juga menyebut tidak mau izin yang sudah dikeluarkan di pegang oleh investor pa­kang. “Bila sudah lewat setahun tidak ada kegiatan apapun di lapangan, maka kita akan mencabut kem­bali izin tersebut,” tegas putera Lareh Sago Halaban itu.

Menurut dia, sekaitan de­ngan pelaksanaan pe­milihan walinagari (Pilwa­nag) secara serentak paling lambat bulan Mei men­datang. Sebab, ia tidak ingin 52 nagari yang kini hanya dipimpin para penjabat atau Plt walinagari yang di­anggap melanggar hukum dalam penggunaan angga­ran nagari.

“Para camat perlu me­nyediakan anggaran buat pe­laksanaan Pilwanag se­rentak. Bila belum tersedia, ang­garkan pada APBD pe­ru­bahan tahun ini,” tu­turnya dalam rapat yang dihadiri sejumlah anggota DPRD, kepala SKPD dan berbagai unsur di keca­matan dan na­gari di Lareh Sago Halaban.

Ferizal juga memas­tikan akan merealisir pem­bayaran honor guru TPA/TPSA dan garin masjid tahun 2016 ini. Ia juga me­ngajak berbagai ele­men masyarakat di kecamatan ini untuk mendukung dan mendorong pengembangan Politeknik Pertanian Pa­ya­kum­buh di Lareh Sago Hala­ban. Sebab, kehadiran pergu­ruan tinggi itu tentu akan membawa dampak positif bagi daerah dan masyarakat.

Sementara itu anggota DP­RD Kabupaten Lima­puluh Kota, Firmadona dalam papa­rannya meng­ajak masyarakat mendu­kung pe­me­karan nagari. Tujuannya untuk mengejar keterting­galan pemba­ngu­nan daerah. Pemekaran nagari ini, lan­jutnya, juga sudah dian­jurkan Gubernur Sumbar, seja­uh tidak me­nimbulkan per­peca­han di tengah masyarakat. Se­ba­lik­nya, untuk mengejar ke­ter­tinggalan pem­bangunan dan buat peningkatan kese­jah­teraan serta pelayanan terha­dap masyarakat. (h/zkf)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]