Walikota Laksanakan Raker di Desa

Kepala Desa Wajib Ketahui Masalah Warga


Jumat, 08 April 2016 - 10:17:01 WIB

SAWAHLUNTO — Pemerintah Sawahlunto menggelar rapat kerja dengan pemerintah desa dan kepala dusun (Kadus), dalam upaya per­cepatan pembangunan desa serta peningkatan kinerja setiap aparatur desa dan dusun.

 

Rapat kerja yang dila­ku­kan di setiap desa itu, men­tar­get­kan permasalahan pem­bangunan di tingkat desa dan dusun dapat diatasi dengan cepat dan tepat, baik men­g­gunakan dana desa, maupun melalui anggaran APBD Kota Sawahlunto.

Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf, menekankan sebagai pemerintah paling depan, kepala dusun harus men­ge­tahui setiap permasalahan yang terjadi di setiap war­ga­nya. Kepala dusun, tidak hanya sebagai pengantar surat. “Ke­pala dusun adalah garda ter­depan, walikota di dusunnya masing-masing. Jadi tidak ada alasan untuk tidak me­nge­tahui permasalahan setiap warga yang ada dusun masing-ma­sing,” tegas Ali Yusuf, ketika menghadiri rapat kerja di Desa Taratak Bancah, Rabu (6/4).

Bagi Ali Yusuf, kepala dusun harus tahu dengan se­tiap warga secara mendetail. Baik dari segi jumlah pen­duduk, permasalahan, hingga potensi yang dimiliki setiap warga. Sehingga, pengem­bangan potensi dan penanga­nan permasalahan warga da­pat dilaksanakan dengan baik.

Dalam rapat kerja yang melibatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SK­PD), Pemeritah Sawahlunto membentuk tiga tim, yang melakukan pembahasan se­tiap permasalahan yang di­hadapi dusun dan desa. “Kaji dan pilah setiap per­masa­lahan yang dihadapi warga, mana yang bisa diselesaikan dengan dana APBDes, maka gunakan dana APBDes. Se­dang­kan yang tidak bisa lagi diakomodir dengan APBDes, maka diusulkan untuk di­tindaklanjuti dengan dana kota,” ungkapnya.

Dalam rapat kerja, Wa­li­kota Ali Yusuf juga men­ye­rahan surat edaran Walikota Sawahlunto, terkait per­ce­patan pembangunan desa me­lalui peningkatan kinerja apa­ratur,, baik desa maupun dusun.

Dalam edaran itu, Wali­kota mengharapkan setiap kepala dusun menjadi pe­lo­por gerakan magrib mengaji, menjaga kebersihan ling­kung­an pekaranagn rumah, serta membuat laporan per­kem­bangan partisipasi masya­rakat dalam menjalankan program.

Selain dari itu, kepala dusun juga diharuskan me­miliki data dasar profil dusun, sehingga mengetahui potensi sumber daya alam, maupun sumber daya manusia yang ada di dusun masing-masing.

Ketua LPM Desa Taratak Bancah, Djamidin me­ngung­kapkan, rapat kerja yang dila­kukan pemerintah kota deng­an aparatur desa, tegolong program yang baru dilak­sana­kan peme­rintah kota.  “Dari empat wali­kota yang saya ke­tahui, baru ini pim­pinan daerah yang meng­gelar rapat kerja langsung di desa. Bahkan juga ikut men­do­rong pelaksanaan gotong ro­yong di kantor desa,” ungkap Djamidin.

Djamidin yang pernah me­mimpin desa yang berada di selatan Kota Sawahlunto itu, sangat mengapresiasi langkah rapat kerja yang dila­kukan pemerintah kota. Se­bab, de­ngan terjun langsung ke desa, walikota akan me­nge­tahui langsung kondisi yang ada di tengah masyarakat. “Program rapat kerja ini harus dilakukan secara terus me­nerus. Se­hingga, pelaksanaan dana desa, akan semakin mu­dah diawasi,” pungkasnya. (h/dil)

 

 

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]