Kontes dan Pameran Batu Akik

Diharapkan Muncul Pebisnis Aksesoris Batu Akik


Sabtu, 09 April 2016 - 04:30:08 WIB
Diharapkan Muncul Pebisnis Aksesoris Batu Akik WALIKOTA Padang, Mahyeldi, Danlanud Padang, Kolonel Pnb I Putu Gede Suastika berfoto bersama anggota Komunitas Batu Akik Mulia Sumatera Barat, usai membuka kontes dan pameran batu akik di Gedung Serba Guna Lanud, Tabing, Jumat (8/4). (HOLY ADIB)

PADANG, HALUAN — Walikota Padang, Mahyeldi membuka secara resmi kontes dan pameran batu akik yang digelar oleh Komunitas Batu Akik Mulia (KBAM) Sumatera Barat di Gedung Serba Guna Lanud, Tabing, Padang, Jumat (8/4).

Salah satu tujuan KBAM menggelar kegiatan itu un­tuk memperkenalkan akse­soris wanita yang terbuat dari batu akik mulia. Mah­yeldi berharap kegiatan tersebut melahirkan pengu­saha aksesoris dari olahan batu akik.

Mahyeldi mengatakan, ba­tu akik bisa diolah men­ja­di berbagai macam akse­so­ris, seperti gelang, kalung, dan cincin. Bisa juga dija­di­kan aksosoris jam tangan, as­bak rokok, patung, dan se­bagainya. Menurutnya, krea­­tivitas seperti itu adalah pe­luang bisnis bagi pengo­lah batu akik karena banyak masyarakat yang meminati batu akik. Dalam kesem­pa­tan itu, Mahyeldi juga me­nyam­­paikan, pameran batu akik kali ini bisa meman­cing animo masyarakat un­tuk memopulerkan kem­ba­li batu akik yang telah redup sejak beberapa waktu belaka­­ngan.

“Pemerintah Kota Pa­dang menyambut baik pa­me­ran kali ini. Semoga saja dengan adanya gelaran ini, animo masyarakat mengo­leksi dan berbisnis batu akik kembali lagi,” katanya.

Ia melihat, saat demam batu akik dulu, pelaksanaan pameran batu akik terlalu rapat dan tidak terjadwal dengan baik. Oleh karena itu, Dalam waktu dekat ini Pemko Padang bersama komunitas pecinta batu akik akan mengatur kembali gelaran pameran batu akik secara lebih baik.

“Menjadi pengalaman juga bagi kami pada tahun lalu, gelaran pameran batu akik tidak teragenda dengan baik. Sering antara acara satu dan yang lainnya digelar pada waktu yang sama. Jadi untuk sekarang kami akan mengaatur pelaksanaannya bersama reka-rekan ko­munitas agar bisa mem­pertahankan animo masya­rakat ini,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KBAM Sumbar, Attila Ma­jidi menuturkan, kontes dan pameran tersebut akan ber­akhir pada hingga 9 April.

Terkait olahan batu akik un­tuk aksesoris wanita, pria yang akrab disapa Al Datuak Si­bungsu ini mengatakan, se­lama ini batu akik hanya di­kenal sebagai aksesoris la­ki-laki. Padahal, batu akik mu­lia juga bisa diolah men­ja­di ber­bagai aksesoris wa­ni­ta seperti gelang, kalung, an­ting, dan cincin, dengan ber­bagai ben­tuk yang indah, se­perti yang dilakukan peng­ra­jin perak di Koto Gadang, Agam.

Pihaknya akan me­man­faatkan iven internasional Sail Komodo 2016 di Pa­dang dan Mentawai pada 12 hingga 16 April nanti, untuk mempromosikan dan men­jual batu akik kepada para tamu dari berbagai negara. Menurut Mahyeldi, terdapat sekitar 5.000 orang tamu pada iven tersebut.

Kontes dan pameran tersebut juga dihadiri oleh Komandan Lanud Padang, Kolonel Pnb I Putu Gede Suastika. (h/mg-ang/dib)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]