Tiga Pejuang Agam Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional


Sabtu, 09 April 2016 - 04:40:35 WIB
Tiga Pejuang Agam Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Agam menyerahkan berkas usulan pahlawan nasional Kepala Dinas Sosial Agam, M.Khudri, Jumat (8/4).

Agam, Haluan — Tiga orang pejuang dari Agam dalam perang belasting melawan Belanda tahun 1908 yakni Siti Manggopoh, Abdul Manan dan Muhammad Saleh Dt Rajo Pangulu diusulkan menjadi pahlawan nasional.

Berkas usulannya berupa rekomendasi dari Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) telah diserahkan kepada Kepala Dinas Sosial Agam M.Khudri di ruang kerjanya Jumat(8/4) sebagai pertimbangan bupati dalam meneliti dan mengkaji usulan pemberian gelar. TP2GD itu terdiri dari, Syahrial Bakri Syarif, Kasra Scorpi, Edi Rahmana dan Trides.

Menurut Kadinas Sosial Agam M.Khudri, berkas usu­lan itu setelah disetujui dan di­tandatangani bupati akan di­bawa ke pusat pada bulan Ap­ril 2016 ini. Sebelum pe­nga­ju­­kan usul juga telah dila­ku­kan pengkajian-peng­kajian dan seminar menghadirkan pa­kar sejarah membahas ke­to­­ko­han dan perjuangan pe­juang terse­but. “Pengajuan usul tokoh da­erah menjadi pah­lawan na­sional sebagai mo­tivasi dan pem­bangkit se­ma­ngat bagi ge­nerasi muda,” ka­ta M. Khu­dri.

Abdul Manan tokoh pe­nen­tang kebijakan belasting lahir tahun 1835 di Kampung Tangah, Pakan Sinayan, Ba­bukik Kamang. Siti Mang­gopoh yang juga disebut Man­deh Siti lahir bulan Mei 1880 di Manggopoh berjuang di Agam wilayah barat melawan pasukan Belanda.

Sementara Muhammad Saleh Dt Rajo Pangulu juga berjuang di Kamang, dia lahir 1873 di Dusun Gurun Kam­puang Jaho Kamang Hilia. (h/ks)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]