12 Penambang Ilegal Dilepas


Sabtu, 09 April 2016 - 04:49:44 WIB

PASAMAN, HALUAN — Se­ba­nyak 12 orang warga Garut Jawa Barat yang bekerja sebagai pe­nam­bang emas ilegal, dilepas oleh Satreskrim Polres Pasaman, Jumat (8/4).

Menurut Kasatreskrim AKP Syaiful Zubir, tidak cukup bukti bagi para penambang itu untuk dilanjutkan kasusnya ke ranah hukum.

Para penambang tersebut di­tangkap pada Kamis, di Sundatar Kecamatan Lubuksikaping, ka­rena menambang emas tanpa izin di lokasi tersebut. “Mereka me­nam­bang secara tradisional, dengan cara membuat lubang tambang, telah 1 bulan mereka bekerja dan telah ada satu lubang tambang yang terbuat sedalam 30 meter,” katanya.

Dalam catatan Haluan, ter­dapat empat titik lokasi pe­nam­bangan emas di Kabupaten Pa­saman. Yaitu, Ganggohilir Ke­camatan Bonjol, Ba­tangkundur Kecamatan Duokoto, Bukit Si­ma­liuang Nagari Sundatar Ke­camatan Lubuksikaping, dan daerah batas Pasaman dengan Kabupaten Mandailing Natal.

Di daerah batas dan Bat­ang­kundur, potensi emas yang d­i­tambang warga berada di sekitar ali­ran sungai, sementara di Ke­ca­matan Bonjol dan Lu­buk­sikaping, potensi emas yang ditambang berada di perbukitan.

Khusus di Batangkundur, pernah beroperasi ekskavator yang menggarap emas itu secara ilegal. Bahkan terakhir, Polres Pasaman sempat me­ngul­ti­ma­tum pemakai ekskavator un­tuk mengeluarkan alat beratnya dari lokasi tambang emas tersebut. (h/col)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]