Naikkan 2 Persen PAD

DPRD Dukung Pelaksanaan Parkir Meter


Sabtu, 09 April 2016 - 04:56:22 WIB

PADANG, HALUAN — Gu­na mendorong pe­ning­katan PAD dari bidang per­pa­kiran, DPRD Padang men­dukung Dinas Perhubungan Infor­masi dan Komunikasi (Dis­hubkominfo) me­lak­sanakan sistem parkir me­ter.

Pada tahun 2016 seka­rang sekitar Rp3,5 miliar anggaran dikucurkan untuk mendukung sistem parkir meter ini.

“Dari kajian yang kita lakukan, sistem parkir meter diperkirakan bisa me­ning­katkan PAD 1,5-2 persen dalam setahun. Bahkan dua kali lipat dari angka ter­sebut,” tutur Ketua Komisi III DPRD Padang, Helmi Moe­sim pada Haluan kemarin.

Dikatakan Helmi, dalam penerapan sistem parkir meter dinas terkait akan beker­jasama dengan pihak ketiga.

Saat ini proses tender tengah dilakukan. Sebagai tahap awal, sebanyak tiga ruas jalan di Kota Padang direncanakan akan m­e­ne­rapkan sistem parkir meter.

“Tiga ruas jalan tersebut diantaranya Jalan Pe­r­min­do, Jalan Pondok dan Jalan Niaga,” katanya.

Seiring pelaksanaan yang akan dimulai tahun sekarang, pemerintah Kota Pa­dang bersama DPRD ju­ga akan terus melakukan ka­jian. Jika menguntungkan, direncanakan tahun depan sebanyak lima ruas jalan lagi akan didorong menerapkan sistem yang sama.

Terkait ini, Helmi juga tak menampik ada k­e­kua­tiran dari sebahagian pihak tentang sistem parkir yang akan dite­rapkan. Salah sa­tunya, sistem ini ditakutkan akan membuat juru parkir sebelumnya akan jadi pe­ngangguran.

Terkait hal tersebut, ia menegaskan masyarakat, khu­susnya juru parkir yang ada sekarang agar tak perlu takut.

Akan ada solusi yang diupayakan untuk nasib mereka ke depan.

Salah satunya, juru par­kir yang lama akan di­ber­dayakan menjadi tenaga pengawas pada sistem parkir baru yang diterapkan nanti.

Helmi menambahkan, sejumlah manfaat akan di­dapat dengan penerapan sistem parkir meter.

Seperti yang disebutkan di­awal, sistem ini bisa me­ning­katkan PAD. Selan­jut­nya pelaksanaan parkir di Kota Padang bisa lebih ter­atur, tegas dan disiplin.

Bisa menghindari ke­bo­coran pendapatan yang ber­sumber dari parkir, serta mem­buat pemilik ken­da­raan akan berfikir ulang memakir kendaraan mereka di satu tempat dalam waktu yang lama. Ini karena, jika terlalu lama membiarkan ken­da­raan di tempat yang sama, yang dirugikan adalah pe­ngen­dara sendiri. Sebab pem­bayaran parkir pada sistem meter akan di­se­suai­kan dengan lama waktu pe­ngen­dara memakir ken­da­raan.

“Untuk suksesnya pro­gram ini ke depan, sebelum dilaksanakan kita akan do­rong dinas terkait untuk menggiatkan sosialisasi,” pungkas politisi dari Fraksi Golkar tersebut. (h/len)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]