Setelah Krisis Listrik

Warga Nias Dilanda Krisis Air


Senin, 11 April 2016 - 04:14:25 WIB

GUNUNG SITOLI, HALUAN — Pe­ma­daman listrik yang disebabkan oleh pemutusan hubungan kontrak sepihak sejak Jumat (1/4), berujung pada krisis air di Pulau Nias. Menyikapi hal ini, PT PLN menambah dua tangki air untuk menyuplai kebutuhan air bersih masyarakat Nias. “Dua tangki ini akan ditaruh di Pasar Yaahowu dan Jalan Patimura agar kegiatan masyarakat dapat terbantu,” kata Senior Manager Public Relations PLN Agung Murdifi, Minggu (10/4).

Agung menjelaskan, pasca tidak beroperasinya dua unit PLTD Sewa di Nias akibat pemutusan kontrak sepihak tersebut, kebutuhan dasar masyarakat seperti mandi, mencuci, dan masak menjadi terganggu karena tidak ada air bersih. Dengan adanya tangki air darurat ini, lanjutnya, diharap kebutuhan masyarakat terhadap air bersih dapat terbantu.

Selain itu, Agung mengatakan, dalam menghadapi krisis air ini, PLN bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nias juga menyediakan mobil tangki air yang terus bergerak memasok air bersih ke berbagai titik. Mobil ini memasok tangki-tangki air yang disediakan PLN, sekolah, perkantoran, Polres, dan tempat-tempat pelayanan umum lainnya.

Selain di Pasar Yaahowu dan Jalan Patimura, Agung menyebut, PLN sebe­lumnya juga telah menyediakan tangki air di Komando Distrik Militer 0213 untuk digunakan masyarakat sekitar. Tak hanya penyediaan tangki dan mobilisasi pasokan air ke sejumlah titik, PLN juga me­nem­patkan genset di Perusahaan Daerah Air Min­um (PDAM).

Hingga saat ini, PLN telah me­nem­patkan genset di tiga lokasi PDAM, yakni PDAM Idanoi (1x120 kVA), PDAM Tirta KBN (1x120 kVA) dan PDAM Binaka (1x100 kVA). ”Dengan banyaknya genset di PDAM, diharapkan masyarakat bisa langsung mendapatkan air bersih,” ujar Agung. (h/rol)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]