Mantan Dirut Bank Nagari Dilaporkan


Senin, 11 April 2016 - 04:47:29 WIB

PADANG, HALUAN – Mantan Direktur Utama (Dirut) Bank Nagari, Suryadi Asmi (60) dilaporkan ke Polda Sumbar. Ia diduga terkait dugaan penggelapan alat mesin pertanian (Alsintan) sekitar 247 unit. Akibat peristiwa tersebut, sekitar 37 warga Pesisir Selatan mengalami kerugian mi­liaran rupiah.

Merasa tidak senang, mereka (korban, red) membuat laporan, Selasa (5/4) dengan nomor LP/117/IV/2016 SPKT Sbr atas nama Arlis Can, yang mewakili dari 37 korban itu. Kini kasus tersebut ditangani oleh Penyidik Dit Reskrimum Polda Sumbar untuk ditindaklanjuti.

Dikatakan Arlis Can, alat pertanian yang dibiayai dari kredit investasi tersebut digudangkan atau disita oleh pihak Bank Nagari Cabang Painan dengan alasan yang tidak jelas, sehingga mengalami kerugian. Padahal pembelian alsintan tersebut dengan jaminan fidusial dan diasuransikan di ACA.

“Penggudangan alsintan itu dilakukan Bank Nagari pada bulan November 2004. Seharusnya, hingga sekarang kami telah melunasi kredit, bahkan mendapatkan keun­tungan. Namun, dengan adanya peng­gudangan tersebut kami jadi rugi,” jelasnya didampingi Mardoni dan Desmariza kepada wartawan.

Dalam persoalan ini para debitur tidak pernah mempunyai masalah. Yang diketa­huinya, kata Arlis Can, saat beberapa bulan pada tahun 2004 alat pertanian ini tengah berjalan, ada keributan di Bank Nagari dan tiba-tiba saja alat tersebut langsung digu­dangkan melalui surat dari Suryadi untuk memerintahkan alsintan digudangkan.

Dijelaskannya, kredit alsintan tersebut nilainya sekitar Rp250 juta dengan 65 persen dari Bank Nagari Cabang Painan dan 35 persen lagi dari masyarakat. Artinya, 37 orang mitra usaha itu bukan 100 persen murni dananya berasa dari Bank Nagari.

Ditambahkan Mardoni, setelah lebih 10 tahun alsintan itu digudangkan, pada tahun 2015 muncul lagi tagihan utang dari Bank Nagari Cabang Painan kepada mitra alsin­tan. “Dengan apa kami bayar. Padahal seluruh alsintan tersebut tidak bisa beroperasi. Agar tidak terjadi hal-hal yang tak diharapkan, kami terpaksa menempuh jalur hukum dengan mengadukannya ke polisi,” ungkapnya.  (h/nas)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]