Payakumbuh Serius Lakukan Perubahan RB


Senin, 11 April 2016 - 13:15:28 WIB
Payakumbuh Serius Lakukan Perubahan RB WALIKOTA Riza falepi menyerahkan plakat Kota Payakumbuh kepada Deputi Bidang Reformasi Birokrasi M. Yusuf Atas, disaaksikan Sekdako H. Benni Warlis, ketika walikota dan stafnya berkunjung ke Kementerian. (ZUL)

PAYAKUMBUH, HALUAN — Masih banyak daerah da­lam menyusun perencanaan yang tidak sesuai dengan rencana Pembangunan Jang­ka Menengah Daerah (RPJ­MD) dan RPJMP. Renja SK­PD tak bersentuhan dengan Renstra, sehingga dalam me­nyampaikan Lakip, tak ada titik temu dengan realisasi program. Dokumen program anggaran tak sesuai dengan RPJMD.

Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Apa­ratur, dan Pengawasan, Ke­menpan RB, M. Yusuf Ateh, menilai, Pemko Paya­kumbuh termasuk daerah yang  serius untuk berbenah dalam menjalankan Refor­masi Birokrasi (RB). “Tak banyak walikota dan bupati serta gubernur, yang bersedia datang belajar tata kelola pemerintahan ke Kemenpan RB,” ungkap Walikota me­nirukan M.Yusuf Ateh, di Payakumbuh, kemarin..

Walikota Riza membawa Sekdako H. Benni Warlis, Asis­ten III H. Iqbal Bermawi, Ke­pala Bappeda H. Rida Ananda, Kepala Inspektorat H. Syahrial dan Kabag Ortala Setdako Yasrizal, menghadap Deputi Bidang Reformasi Birokrasi  M. Yusuf Ateh, di Jakarta, Kamis (7/4). Kun­jungan walikota bersama un­sur pimpinan pemko itu,  dalam rangka menggali pera­turan tentang tata kelola pemerintahan yang baik, yang dibuktikan dengan nilai Lakip (laporan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah) setiap tahun.

Di depan Deputi dan peja­bat eselonII Kementerian PANRB itu, Walikota Riza Falepi mengatakan, ia punya obsesi  meningkatkan nilai Lakip 2016 ini menjadi B atau A. Komitmen walikota untuk berubah itu, disambut hangat oleh Deputi. Untuk itu,  De­puti berjanji akan mem­beri­kan pendampingan, bagaima­na menyusun Lakip yang baik, yang diawali dengan penyu­sunan perencanaan program yang sistematis dan pro­po­sional.

Me­nurutnya, nilai Lakip yang dikelurkan Kementerian PANRB, setiap tahun, bukan­lah sebuah  tujuan. Namun, bagaimana tata kelola peme­rintahan itu benar-benar ber­ja­lan baik, diawali dengan perencanaan yang kom­pre­hensif, penganggaran yang akuntabel atau dapat diper­tanggungjawabkan. Selain memberikan pelayanan publik yang memuaskan harapan semua masyarakat.

Dalam pertemuan itu, ung­kap walikota,  Deputi yang sumando urang awak ini, menjelaskan, baru Surabaya, satu-satunya kota yang punya nilai A. Kemudian, yang pu­nya nilai B tercatat 30 daerah, termasuk Pemprov Sumbar. Sedangkan, punya nilai B+ (BB) hanya 7 daerah. Se­mentara, Payakumbuh 2015 lalu, beroleh nilai CC bersama 80-an  daerah lainnya dise­jum­lah provinsi.

Di depan Deputi dan peja­bat eselon II Kementerian PANRB itu, Walikota Riza Falepi mengatakan, ia punya obsesi  meningkatkan nilai Lakip 2016 ini menjadi B atau A. Komitmen walikota untuk berubah itu, disambut hangat oleh Deputi. Untuk itu,  De­puti berjanji akan mem­beri­kan pendampingan, bagai­mana menyusun Lakip yang baik, yang diawali dengan penyusunan perencanaan prog­ram yang sistematis dan proposional. (h/zkf)

 

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]