Tahun 2016

Pemkab Akan Bangun Embung dan Irigasi


Senin, 11 April 2016 - 13:23:14 WIB

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Tahun ang­garan 2016 ini, Pemkab Limapuluh Kota, melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan, (Distanhortbun) setempat membangun sebanyak 8 unit embung, pe­ngem­bangan jaringan irigasi seluas 2.440 hektare dan pengembangan irigasi perpipaan sebanyak 4 unit yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Kepala Distanhortbun Limapuluh Kota, Afrizul Nazar yang dihubungi Ha­luan, Jumat (8/4) di Sa­rilamak, menginformasikan, pembangunan embung yang dilaksanakan tahun ini yang tersebar di beberapa keca­matan, termasuk membuat saluran air masuk serta pem­buangannya dengan dana yang akan dikucurkan se­besar Rp800 juta.

Selain itu, lanjutnya, untuk pengembangan jari­ngan irigasi melalui perpi­paan akan dilakukan penga­daan mesin pompa air, pipa hisap/buang serta bak pe­nampung air. Kegiatan ini didanai sebesar Rp320 juta. Mesin pompa air di mayo­ritaskan pada kawasan yang kekurangan sumber mata air. Masih ada sawah yang kekeringan yang dilewati batang Sinamar, karena sawah berada diatas aliran air yang memerlukan pom­pa.

Sedangkan pemba­ngu­nan jaringan irigasi dengan ke­giatan rehabilitasi jari­ngan tersier seperti saluran pem­bawa dan saluran pem­buang air, boks bagi, talang, bangu­nan terjun, gorong gorong dan lainnya, lanjut Afrizul Nazar, ada juga pembangunan ben­dungan sederhana dan bangu­nan perlengkapannya. Pem­ba­ngunan pengembangan jari­ngan irigasi itu akan mene­lan dana sebesar Rp3,9 mi­liar lebih.           

“Kita juga telah mem­bangun puluhan embung serta dam parit tahun ang­garan 2015 lalu, untuk me­ng­antisipasi datangnya ke­marau panjang. Proyek pem­bangunan embung dan dam parit itu dimaksudkan untuk menampung air dan menyalurkannya ke sawah sawah penduduk, “tuturnya.

Dikatakan, mayoritas embung dan dam parit itu sekarang telah berfungsi dengan baik. “Diperkirakan sangat membantu bagi peta­ni yang tergabung dalam kelompok tani itu, dalam penyedian air, sehingga setiap musim tanam tidak terkendala seperti yang ter­jadi selama ini,” ulasnya.

Proyek pembangunan pertanian tahun ini diha­rapkan bisa selesai tepat waktu, sehingga dapat di­man­faatkan masyarakat ta­ni. Para petani diyakini akan sangat terbantu dalam per­olehan pasokan air ke sawah sawah mereka, yang selama ini masih keku­rangan air. “Akhirnya petani akan mam­pu turun kesawah mi­nimal 2 kali dalam seta­hunnya,” pungkas Afrizul Nazar. (h/zkf)

 

 

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]