BBC Sawahlunto Wadahi Atlet Bridge


Selasa, 12 April 2016 - 02:52:17 WIB

SAWAHLUNTO, HALUAN — Belum genap berusia dua tahun, Berhak Bridge Club (BBC) Kota Sawahlunto telah melahirkan atlet bridge berbakat. Tidak hanya bermain di tingkat lokal, atlet BBC Sawahlunto justru merangsek masuk ke level nasional.

BBC yang berdiri 1 Juni 2014 itu, bertujuan untuk mewadahi potensi olahraga bridget di Kota Sawahlunto. Saat ini, 25 atlet binaan BBC yang didominasi pelajar itu, terus berlatih menggali kemampuan.

“Pendirian BBC ini sebagai upaya untuk mewadahi potensi atlet bridge di Sawah­lunto,” ujar Presiden BBC Sawahlunto, Novendra Hidayat kepada Haluan, di sekretariat BBC, Jalan Khatib Sulaiman 88 Santur Sawahlunto, Minggu (10/4).

Dayat didampingi Sekretaris BBC, Seprian Yusril yang juga merangkap pelatih kepala itu, mengungkapkan, Sawahlunto pernah menjadi tuan rumah kejuaraan nasional bridge di kalangan mahasiswa dan pelajar.

Lajang yang kini Ketua Program Studi Ilmu Politik di Universitas Bangka Belitung itu, berharap keberadaan BBC yang dikelola bersama rekan-rekannya tersebut, akan mampu mendorong kemajuan bagi Sa­wahlunto.

Selama ini, ungkap Dayat, ketika orang menyebut bridge, mereka akan langsung mengingat Manado. Sebab, bridge sudah memasyarakat di Manado. “Kami juga ingin, ke depan, jika ada yang mem­bicarakan bridge, orang akan ingat Sa­wahlunto,” ujarnya.

Baik Dayat maupun Seprian menga­takan, olahraga bridge merupakan olahraga kecerdasan, yang membutuhkan perhi­tungan yang tinggi, serta tingkat ketelitian yang tinggi pula.

BBC Sawahlunto telah terdaftar dan memiliki badan hukum, dengan akta pen­dirian melalui notaris Hafizah Riska, SH, M.Kn, tertanggal 22 Mei 2014. Saat ini, dua atlet bridge yang berlatih di bawah BBC, berhasil mengharumkan nama Sawahlunto di tingkat nasional.

Keduanya yakni M. Alhanif dan Dimas Fikriaza, yang masih duduk di kelas VIII bangku MTsN Sawahlunto. Baik Hanif maupun Dimas, sama-sama baru menekuni olahraga bridge semenjak satu tahun terakhir.

Hanif sendiri sebelumnya menjuarai Pekan Olahraga Kota Sawahlunto 2015, dengan merebut medali emas. Sedangkan Dimas, pada iven yang sama memperoleh medali perunggu.

“Menghitung, menganalisa dan memainkan logika, yang menjadi inti dari permainan olahraga bridge ini,” ungkap Seprian.(h/dil)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]