Berdampak Terhadap Perekonomian Rakyat

Tren Batu Akik Harus Didorong Pemda


Selasa, 12 April 2016 - 03:07:43 WIB

PADANG, HALUAN — Ko­mu­nitas Batu Akik Mulia (KBAM) Sumatera Barat mendorong Pemda di Suma­tera Barat untuk kembali meledakkan kepopuleran (booming) batu akik, karena berdampak pada pere­kono­mian rakyat, dari masyarakat tingkat akar rumput sampai ke tingkat menengah ke atas.

Menurut Ketua KBAM Sumbar, Attila Majidi, mele­dakanya kepopuleran batu akik di tengah masyarakat pada 2013 hingga 2015, ber­dam­pak pada perekonomian rakyat. Ia melihat, kepo­pule­ran batu akik menyentuh semua kalangan, mulai dari penambang batu akik, penga­sah dan penjual batu akik, pedagang aksesoris seperti gagang (pengikat) cincin, liontin, hingga pembuat akse­soris dari perak.

Pria yang akrab disapa Al Datuak Sibungsu itu menu­turkan, pada 2016, tren me­makai cincin batu akik redup. Tren batu akik pada tahun ini hanya di kalangan kolektor dan pecinta batu akik. Re­dup­nya tren ini, berdampak pada matinya sejumlah usaha masyarakat, seperti hilangnya pengasah batu akik yang dulu bertebaran di setiap sudut kota, untuk kawasan Padang, misalnya. Kemudian, sepinya pembeli gagang cincin pe­dagang aksesoris, termasuk berkurangnya pesanan yang diterima oleh pembuat akse­soris dari perak.

Dalam redupnya tren batu akik ini, kata pria asal Solok Selatan ini, KBAM Sumbar berupaya mengidupkan kem­bali tren itu. Pada tahun ini, pihaknya mengadakan kontes dan pameran batu akik di Gedung Serba Guna Lanud, Tabing. Menurutnya, upaya menghidupkan kembali tren itu tak bisa dilakukan oleh komunitas batu akik saja, tetapi juga dilakukan oleh pihak yang terkait.

“Sebenarnya Pemerintah Daerah memiliki peran dan kepentingan besar dalam hal ini karena kalau batu akik jadi tren lagi, ekonomi masyarakat membaik, pemerintah ikut senang. Pemda, misalnya, Pemko Padang, sudah mem­berikan dukungan kepada kami untuk menghidupkan kembali tren batu akik. Akan tetapi, dukungan saja tidak cukup. Pemko Padang dan Pemda lainnya hendaknya juga membuat kontes dan pameran batu akik. Kalau kami yang mengadakan, kami banyak memiliki keterba­tasan. Kalau Pemda kan pu­nya tempat, sponsor, dana, dan dukungan lainnya untuk menyelenggarakannya,” ujar Al kepada Haluan di Padang, Senin (11/4).

Al berharap Pemda di Sumbar memiliki agenda rutin setiap tahun untuk me­nga­dakan kontes dan pame­ran batu akik, untuk meng­hi­dupkan kembali tren tersebut, sehingga ekonomi masya­rakat yang berkaitan dengan batu akik mentereng kembali.

Pada kontes dan pame­ran batu akik di Lanud pada 8 hingga 10 April lalu, KB­AM Sumbar mem­per­tan­dingkan 33 kelas. Karena peserta kontes tidak cukup, hanya 22 kelas yang diper­tandingkan. Dalam kontes itu, Syaiful Bahri menjadi juara umum.

“Pak Syaiful menjadi juara umum karena meraih 5 Juara I pada lima kelas, 7 Juara II, dan 4 Juara III,” kata Al.

Sementara itu, Syaful yang me­rupakan PNS di Dinas PU Pa­dang ini mengatakan, ia mu­lai mengoleksi batu akik un­tuk kelas kontes mulai 2014, meski ia sudah mengo­lek­­si batu akik sejak tahun 1983.

“Saya mengerti batu akik untuk kelas kontes setelah kalah saat kali pertama ikut kontes batu akik pada 2014. Saya kemudian berburu batu akik dengan membelinya ke sejumlah pemilik batu akik dengan harga cukup mahal,” ungkap Syaiful yang kini memiliki investasi Rp200 juta dari 200 biji batu akik yang dimilikinya. Dari 200 biji itu, hanya 25 biji batu akik kelas kontes. (h/dib)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 16 Maret 2020 - 18:58:53 WIB

    Audy Joinaldy Bantu 3.000 Telur untuk Pesantren di NTB

    Audy Joinaldy Bantu 3.000 Telur untuk Pesantren di NTB PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Seorang pengusaha muda asal Minang yang namanya mulai diperhitungkan di Pilkada Sumbar, Audy Joinaldi terus memberikan manfaat bagi masyarakat. .
  • Rabu, 18 Desember 2019 - 20:02:28 WIB

    Trending Tagar #TenggelamkanEdhyPrabowo, Ada Apa?

    Trending Tagar #TenggelamkanEdhyPrabowo, Ada Apa? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Rencana Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo melegalkan ekspor benih lobster menuai pro dan kontra. Edhy mengaku memiliki alasan kuat membuka kemungkinan keran ekspor bibit lobster. Padahal .
  • Jumat, 16 Agustus 2019 - 11:19:42 WIB

    Smartren Keluarkan Kartu Perdana Super 4G Kuota 5GB Hanya Rp. 12.500

    Smartren Keluarkan Kartu Perdana Super 4G Kuota 5GB Hanya Rp. 12.500 PADANG, HARIANHALUAN.COM-- Melihat tingginya kebutuhan komunikasi dari generasi millennials, Smartfren kembali menghadirkan produk terbarunya. Kali ini dengan mengeluarkan kartu perdana Smartfren 5GB..
  • Selasa, 23 Februari 2016 - 02:41:43 WIB
    Bergerak Positif Sepanjang Hari

    Rupiah Tunjukkan Tren Penguatan

    JAKARTA, HALUAN — Ni­lai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sepanjang Senin (22/2) me­nun­jukkan tren penguatan. Dalam perge­rakan intraday-nya, Rupiah tercatat berge­rak di bawah level Rp­13.­500 per U.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]