Banyak Koperasi Tak Laksanakan RAT

Diskoperindag Solok Rekrut Petugas Pendamping Koperasi


Selasa, 12 April 2016 - 03:09:16 WIB

SOLOK, HALUAN — Jumlah koperasi yang aktif di Kabupaten Solok hanya 78 unit atau kurang dari separuh dari total koperasi di kabupaten itu. Dari 158 koperasi yang tercatat, yang melaksanakan Rapat Anggota Tahunan  (RAT) pada 2015 hanya 59 koperasi.

Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Solok, Harwendi mengatakan, banyaknya ko­perasi yang tidak aktif dise­babkan berbagai hal. Namun begitu, pihaknya terus beru­paya membenahi yang telah diprogramkan tahun ini, anta­ra lain mengaktifkan sejum­lah koperasi secara bertahap.

Program tersebut, kata Harwendi, selain menilai kesehatan koperasi, mem­bina, mengawasi koperasi, dan memberikan penghar­gaan kepada koperasi berpres­tasi, juga memfasilitasi kope­rasi untuk mendapatkan per­mo­dalan dan peralatan.

Menyadari tenaga teknis di Dinas Koperindag sangat terbatas, yakni hanya lima orang yang terdiri dari kepala dinas, satu orang kepala bi­dang, dan tiga orang kepala seksi, pihaknya mengambil kebijakan untuk merekrut 16 orang tenaga pendamping koperasi.

“Kami merekrut tenaga setempat. Dari 28 orang pen­daftar, kami terima 16 orang yang semuanya sarjana,” kata Harwendi kepada Haluan di kantornya, belum lama ini.

Pihaknya menempatkan satu petugas pendamping untuk 1 kecamatan, untuk 14 kecamatan di kabupaten itu. Petugas yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Solok, ditargetkan setidaknya meng­ak­tifkan satu koperasi dalam masa kerja satu tahun. Dengan program itu, pihaknya menar­getkan 75 persen koperasi yang melaksanakan RAT pada 2016. Sementara koperasi berprestasi diberi hadiah.

Mengenai sebagian kope­rasi di kabupaten itu tidak melaksanakan RAT, menurut Harwendi, penyebabnya ada­lah karena pengurus tidak bisa membuat laporan keuangan. Sementara di Dinas Kope­rindag tenaga sangat terbatas.

Solusinya, kata Harwendi, mengikutsertakan pengurus koperasi untuk mengikuti pelatihan neraca koperasi. Pada tahun lalu sebanyak 40 orang dan tahun ini sebanyak 55 orang pengurus koperasi mengikuti yang dilaksanakan di Bukittinggi, bekerja sama dengan Balai Diklat Koperasi Provinsi Sumbar, dan dibia­yai oleh APBD Kabupaten Solok. “Target kami, tahun ini tak ada lagi koperasi tidak RAT karena pengurus tidak bisa membuat neraca kope­rasi,” katanya.

Sedangkan pembinaan usaha mikro, kecil dan mene­ngah (UMKM), pihaknya menitikberatkan pada pe­ning­katan daya saing. Karena itu, setiap UMKM harus ada izin usaha, kemasan diting­katkan, pemasaran dikengem­bangkan, dan diberikan pela­ti­han. Selain itu, pihaknya juga juga mengaktifkan temu usaha dengan melibatkan pihak perbankan, BUMN dan pihak terkait lainnya.

“Dua orang telah kami berangkatkan ke Yogyakarta untuk mengikuti pelatihan pembuatan gula semut,” tam­bah­nya. (h/rb)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]