Pemerintah Pusat Bantu Petani di Kabupaten Agam


Selasa, 12 April 2016 - 03:20:38 WIB
Pemerintah Pusat Bantu  Petani di Kabupaten Agam Petani di Kabupaten Agam mendapat bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI) untuk pengembangan tiga komoditas holtikultura jenis cabe, jeruk dan bawang pada 2016. Terlihat, pegawai dari Dispertahornak saat meninjau salah satu lahan milik warga.

Agam, Haluan — Ke­me­n­terian Pertanian Republik Indo­nesia (RI) membantu kelompok tani dan petani di Kabupaten Agam, untuk mengembangan tiga komoditas holtikultura jenis cabe, jeruk dan bawang pada 2016.

“Tanaman ini akan dikem­bangkan di Kecamatan Matur, Kamang Magek, Tilatang Ka­mang, Candung, Baso, IV Ang­kek  dan Palupuh,” kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pa­ngan Holtikultura dan Peter­nakan (Dispertahornak) Kabu­paten Agam, Afdhal, di dampingi Kepala Bidang Holtikultura Zulmarni, Senin (11/4).

Ia menjelaskan, kegiatan ini berasal dari Anggaran Pen­da­patan Belanja Negara (APBN) bantuan dari Kementrian Per­tanian Republik Indonesia pada 2016. Bantuan ini berupa bibit, pupuk, pestisida, plastik dan lainya.

“Pengembangan tanaman ini merupakan usulan dari ke­lompok tani yang dimasukan di Musrembang tahun lalu,” ka­tanya.

Pengembangan bagi kelom­pok tani ini diperuntukan bagi tanaman cabe seluas 45 hektar dengan anggaran Rp1,26 miliar, tanaman jeruk seluas 75 hektare lahan dengan anggaran Rp1,57 miliar dan tanaman bawang seluas 30 hektare dengan ang­garan Rp1,12 miliar.

“Kegiatan ini akan dilak­sanakan oleh pihak ketiga, saat ini, masih dalam proses penga­daan di LPSE Kabupaten Agam, jika telah selesai penga­daan akan dilakukan kontrak pelaksanaan dengan pihak ketiga tersebut,” katanya.

Sebelumnya pada 2015, pi­haknya telah melaksanakan pengembangan tanaman jeruk siam gunung ameh seluas 75 hektare lahan, tanaman cabe varites lado seluas 30 hektare, tanaman bawang dengan luas 20 hektare dan tanaman hias.

“Kegiatan ini dalam rangka mendorong berkembangnya ag­ri­bisnis hortikurtura yang mam­pu menghasilkan produk buah-buahan yang berdaya saing,” katanya.

Selain itu, pengembangan ini mampu menyerap tenaga kerja, karena pihaknya berharap pro­duktivitas tanaman hortikultura meningkat. Selain itu pe­ngem­bangan tanaman itu guna men­dorong peningkatan pendapatan petani. 

“Kita juga mengimbau ke­pada kelompok tani dan petani agar menanam bibit holtikultura yang berlabel agar hasilnya lebih maksimal,” katanya.

Saat ini Pemkab Agam terus mendorong petani mengem­bangkan budi daya tanaman hortikultura karena permintaan pasar cenderung meningkat dan cukup menjanjikan pendapatan ekonomi keluarga.

“Saya yakin budi daya ta­naman hortikultura dapat men­dongkrak ekonomi petani,” katanya. (h/amc)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]