Saatnya Sumbar Bergerak Serius

Penderita AIDS Meningkat 30 Persen


Selasa, 12 April 2016 - 03:25:55 WIB
Penderita AIDS Meningkat 30 Persen

PADANG, HALUAN — Dalam beberapa tahun terakhir, kegiatan mengenai pencegahan dan penanggulangan Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) di Sumatera Barat, belum ter­koor­dinasi dengan baik.

Pada hal untuk empat tahun terakhir, penderita penyakit menular dan mematikan ini di Sumbar meningkat 30 persen.

Wakil Gubernur Su­ma­tera Barat Nasrul Abit dalam rapat Koordinasi Komisi Pe­nang­gulanagan AIDS (KPA) Su­matera Barat di Istana Gu­ber­nuran Senin, (11/4), me­nga­takan menurut data penderita Aids di Kota Padang masih tertingi tahun 2015. ”Per­ma­salahan saat ini mengenai Ko­misi Penanggulanagan AIDS Sumbar belum adanya pem­biayaan operasional Ko­misi Penanggulangan AIDS (KPA), belum semua Kab/Kota yang memiliki Komisi Pe­nang­gulanagan AIDS (KPA), dan prioritas yang masih rendah dalam pe­nan­g­gulangan HIV/AIDS,”tuturnya.

Sumbar mesti serius dalam pencegahan HIV/AIDS di­yak­ni Dengan mem­bentuk Ko­misi Penanggulangan AIDS (KPA) di setiap Kabupaten/Kota. Nasarul Abit meminta Kabupaten/Kota untuk me­ng­anggarkan setiap kegiatan KPA di masing masing daerah. Melakukan evaluasi kegiatan sosialisasi oleh Biro Binsos, dan perlu melakukan ko­ns­eling oleh orang yang ber­sertifikasi di bidangnya kepada para penderita HIV/AIDS.

Kapala Dinas Kesehatan Sumbar Rosnini Savitri me­laporkan bahwa selama ini untuk pembiayaan sosialisasi pencegahan HIV/AIDS di­bantu oleh Kementerian Ke­sehatan sebesar Rp16 Juta, dan dari APBD sebesar Rp 15 juta. Dengan anggaran yang terbatas tentunya semua pihak mesti bekerja dengan se­mak­simal mungkin.

Selain itu, Rosnini Savitri berharap kedepannya setiap kegiatan sosialisasi SKPD yang terkait penanggulangan HIV/AIDS agar dapat me­libatkan dinas kesehatan, untuk itu perlu koordinasi lebih i”Meskipun tidak ada honornya, kami tetap ber­sedia membantu dalam ke­giatan pencegahan HIV/AIDS, yang terpenting ajaklah ka­mi”, ucap Rosnini Savitri.

Sekretaris Komisi Pe­nanggulangan AIDS (KPA) Sumatera Barat Efrida Aziz mengatakan, KPA Sumbar dibentuk dalam rangka upaya pen­cegahan dan pe­nang­gu­langan AIDS daerah yang intensif, menyeluruh, terpadu, dan terkoordinasi yang diatur dalam Perpres Nomor 75 tahun 2006, Permendagri Nomor 20 Tahun 2007, dan Per­da Provinsi Sumbar No­mor 5 Tahun 2012.

Namun saat ini, belum semua Kab/Kota yang mem­bentuk KPA di daerah. KPA yang ada hanya di Tingkat Provinsi Sumbar Kota Pa­dang, Kota Bukittinggi, Kota Solok, Kota Payakumbuh, dan Kabupaten Dharmasraya.

Dalam laporean KPA, Efrida Aziz menyebutkan, Sumatera Barat masuk ke­dalam 10 Provinsi yang me­laporkan jumlah Aids Ter­banyak bulan Oktober - De­sember 2015 dengan 97 la­poran. Situasi HIV/AIDS Sum­­bar 4 tahun terakhir me­ng­a­lami kenaikan sebesar 30% dari tahun 2011-2014. Terdapat pemetaan populasi beresiko di Sumbar, Kota Padang dengan Laki Seks laki (LSL): 861 orang, Waria: 133 orang, Wanita Pekerja Seks (WPS): 389 orang, tersebar di 203 Hotspos, Kota Bukittinggi LSL: 432 di 51 hotspot, Kota Solok LSL: 522 di 19 hotspot. (h/ows)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 19 Mei 2020 - 14:39:26 WIB

    Pemkab Padang Pariaman Biayai Pengobatan Seorang Warga Penderita Kanker

    Pemkab Padang Pariaman Biayai Pengobatan Seorang Warga Penderita Kanker HARIANHALUAN.COM - Mendengar informasi dari masyarakat terkait Juni Arita (35), penderita tumor ganas dari Korong Pauah Manih, Nagari Koto Dalam Selatan Kecamatan Padang Sago yang sempat viral di media sosial minggu ini, Ali .
  • Jumat, 10 April 2020 - 21:38:36 WIB

    Dikunjungi Gubernur Sumbar dan Bupati Pessel, Ini Testimoni Wely Penderita Covid-19 yang Sembuh

    Dikunjungi Gubernur Sumbar dan Bupati Pessel, Ini Testimoni Wely Penderita Covid-19 yang Sembuh PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengunjungi Wely, panggilan  akrab Aswiliarti (45th), pasien sembuh Covid 19 di Nagari Jinang Kampung Pansur Kecamatan K.
  • Kamis, 01 Agustus 2019 - 17:13:25 WIB

    Sering Mengamuk, Penderita Gangguan Jiwa Diamankan Polisi

    Sering Mengamuk, Penderita Gangguan Jiwa Diamankan Polisi SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM — Polsek Sijunjung melalui anggota Bhabinkamtibmas Brigadir Polisi Andri Syam mengamankan salah seorang warga yang diduga mengalami gangguan jiwa yakni Nasrul alias NAI (65) yang telah meresahkan.
  • Sabtu, 01 Oktober 2016 - 03:26:42 WIB

    Penderita HIV/AIDS di Payakumbuh Meningkat

    PAYAKUMBUH, HALUAN — Masyarakat Kota Payakumbuh perlu mewaspadai penyakit HIV/AIDS, karena masih menjadi salah satu penyakit penyebab kematian terbesar di dunia..
  • Jumat, 22 Juli 2016 - 03:14:08 WIB

    Bupati bantu Qari Nasional Penderita Tumor

    Bupati bantu Qari Nasional Penderita Tumor DHARMASRAYA, HALU­AN — Sudah beberapa bu­lan, Qari Sumatera Barat yang mewakili Sumbar ke MTQ Nasional di Bengkulu itu mendeita sakit di bagian paha sebelah kiri. Pahanya mem­bengkak dan lama ke­lamaan tidak berfungsi. .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]