Presiden Jangan Terbuai Rekomendasi Panja Gula DPR


Selasa, 12 April 2016 - 03:33:22 WIB

JAKARTA, HALUAN — Presiden Joko Widodo diminta tak terbuai dan langsung mempercayai rekomendasi Panitia Kerja (Panja) Gula DPR melalui pernyataan Ketua Panja Gula Abdul Wachid yang meminta pemerintah untuk mencabut atau menutup 9 dari 11 izin industri gula rafinasi.

Rekomendasi itu diduga memiliki  operasi agenda setting oleh tujuh samurai importir gula putih yang ingin mendapatkan izin impor gula putih kristal meski selama ini selalu merugikan masyarakat dan petani tebu.

“Presiden Jokowi jangan terbuai rekomendasi panja gula DPR. Kami minta Gerindra memanggil Abdul Wachid dan menariknya dari panja Gula DPR karena akan membuat simpatik masyarakat menurun terhadap Gerindra,” kata Direktur Eksekutif In­donesia Development Monitoring, Bin Fir­man Tresnadi kepada wartawan, Senin (11/4)

Dia menyayangkan sikap Abdul Wachid yang kurang mengerti tentang tata niaga gula nasional dan tidak berpihak pada masyarakat dalam menjalankan usaha kecil menengah di sektor makanan dan minuman yang membutuhkan produk Industri Gula rafinasi dimana UKM merupakan cerminan ekonomi kerakyatan.

Bin Firman mengungkapkan,  akhir-akhir ini disinyalir ada operasi senyap yang dilakukan oleh mafia importir gula kristal putih terhadap industri gula rafinasi di Indonesia. Sinyalemen tersebut diketahui dengan cara  mengadu domba antara petani tebu dan pabrik gula putih kristal dengan industri gula rafinasi.

“Caranya dengan  mengunakan usaha makanan dan minuman fiktif untuk membeli gula dari industri rafinasi.  Kemudian gula rafinasi tersebut dijual kembali atau dirembeskan ke pasar pasar dengan harga yang sangat murah bila dibandingkan gula pasir tebu.  Ini terbukti dengan temuan investigasi tim pencari fakta di Cimahi, Purwokerto, Banjarnegara, Gunung Kidul, Surabaya ,Garut, Tasikmalaya, Bogor, Bekasi, Depok, “ ungkap Bin Firman Tresnadi.

Sementara itu hasil investigasi IDM ke pedagang pasar di kota- kota yang terjadi rembesan gula rafinasi,  mayoritas pedagang mengakui membeli gula rafinasi yang dikemas dalam karung tanpa merk dari mobil yang berkeliling.

“Ini tentu sangat merugikan industri gula rafinasi  nasional. Dengan begitu Industri Gula rafinasi nasional akan dituduh menjual gula rafinasi langsung ke pasar dan dijadikan sebagai musuh bersama petani tebu,” tandasnya.

Pria yang juga aktif sebagai pengurus organisasi petani tingkat nasional ini  menyatakan ada langkah operasi kontra intelejen oleh mafia import gula putih dan para peyelundup gula putih Kristal untuk menghancurkan industri gula rafinasi yang masih sangat diperlukan untuk memasok Industri makanan dan minuman

“Ada upaya besar dari para mafia import gula putih yang terkenal dengan sebutan tujuh samurai gula yang sudah dicabut Izinnya saat pemerintahan SBY- Budiono. Akibat ulah tujuh samurai, importir gula putih kristal saat itu, selalu meyebabkan harga gula tinggi  dan terjadi inflasi pangan, “ katanya. (h/sam)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 04 Juli 2020 - 21:18:11 WIB

    Hasil Survei, Ini Dia 10 Menteri yang Bakal Diganti Presiden Jokowi

    Hasil Survei, Ini Dia 10 Menteri yang Bakal Diganti Presiden Jokowi HARIANHALUAN.COM - Indonesia Political Opinion (IPO) melakukan survei terkait menteri dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju yang diharapkan masuk bursa reshuffle (perombakan) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) Hasilnya, nama M.
  • Sabtu, 04 Juli 2020 - 18:48:41 WIB

    Presiden Jokowi Yakin Indonesia Bisa Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi

    Presiden Jokowi Yakin Indonesia Bisa Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo optimistis Indonesia bisa menjadi negara berpenghasilan tinggi. Syaratnya, perguruan tinggi mulai menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan kebutuhan infrastruktur terus dige.
  • Senin, 29 Juni 2020 - 14:19:32 WIB

    Politikus PKS Sebut Presiden Tidak Boleh Mengeluh Apalagi Curhat

    Politikus PKS Sebut Presiden Tidak Boleh Mengeluh Apalagi Curhat HARIANHALUAN.COM - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera meminta Presiden Joko Widodo memastikan perintahnya dilaksanakan oleh para menteri, bukan hanya marah-marah seakan pencitraan. Setelah 10 hari berl.
  • Senin, 29 Juni 2020 - 12:34:34 WIB

    Kinerja Kabinet Jauh dari Harapan, Presiden Marah

    Kinerja Kabinet Jauh dari Harapan, Presiden Marah HARIANHALUAN.COM - Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay menilai, ancaman keras yang disampaikan Presiden Joko Widodo kepada jajaran kabinet, menandakan kinerja para pembantunya memang jauh dari harapa.
  • Ahad, 28 Juni 2020 - 18:51:02 WIB

    Di Hadapan Menteri, Presiden Tegaskan Akan Bubarkan Lembaga-Reshuffle

    Di Hadapan Menteri, Presiden Tegaskan Akan Bubarkan Lembaga-Reshuffle HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajaran kabinet untuk melakukan kerja ekstra dalam menangani pandemi virus Corona. Tak tanggung-tanggung Jokowi juga akan melakukan perombakan kabinet jika dipe.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]