UNBK Pariaman Terkendala Komputer


Rabu, 13 April 2016 - 02:30:18 WIB

PARIAMAN, HALUAN — Un­tuk Ujian Nasional Ber­basis Komputer (UNBK) ta­hun 2017, tiap sekolah harus punya kom­puter paling tidak 30% dari jumlah siswa kelas XII. Smen­tara kondisi sekolah yang punya komputer, masih beragam dan itupun belum mencapai pe­r­sentase yang diharapkan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pariaman, Kanderi, men­jawab Haluan, Senin (11/4) menjelaskan, untuk UNBK tahun 2017, seandainya me­mang diberlakukan semua memakai sistem komputer oleh peserta didik yang ujian nasional, dari sekarang sudah harus diper­siapkan perang­katnya.

Dilema yang dihadapi, pada November tahun 2016, menurut rencananya, seluruh SLTA yang biasa dikelola oleh Kabupaten Kota di Sumbar, kembali dikelola provinsi, jelas bagi pariaman, penga­daanya tidak teranggarkan di APBD, dan tentu sudah harus menjadi tanggungan provinsi.

Tahun ini, aku Kanderi, anaggaran untuk pem­bangu­nan sarpras fisik, tidak ada dalam mata anggaran APBD, contoh pembangunan tam­bahan gedung atau yang ber­sifat fisik, tetapi yang ada itu hanya untuk dana, misalnya penyediaan tambahan buku-buku pelajaran sekolah.

Tambahan belanja untuk beli komputer itu termasuk ke bagian fisik, makanya sekolah harus punya rancangan prog­ram matang, menghadapi kondisi seperti ini agar siswa yang akan ikut UN tahun 2017  berbasis komputer sudah ha­rus mulai bersiap diri dari sekarang, agar peserta didik tidak kewalahan komputer ketika ujian.

UN tahun 2016, di Pa­riaman baru 1 sekolah UN yang berbasis Komputer, yaitu SMK Negeri 3 Pariaman, tapi kalau tahun 2017 seiring ber­lakunya program UNBK un­tuk semua peserta UN, mau tidak mau semua siswa harus disiapkan dan bersiap diri.

Rata-rata sekolah me­mang sudah ada punya kom­puter, tapi jumlahnya masih sangat minim bila dibanding jumlah siswanya.

Oleh sebab itu dari se­karang semua pihak terkait, peserta didik, sekolah dan orang tua harus sama-sama mendorong anaknya untuk memahami IT.

Sementara itu Kepala SMA Negeri 5 Kota Paria­man, Admiral terkait akan diberlakukanya oleh pe­me­rintah UNBK secara nasional tahun 2017 mengatakan, men­jelang September 2016 hen­daknya perangkat tersebut sudah harus ada di sekolah.

Di Sekolahnya, sarana belum mendukung, untuk itu kita usulkan ke Provinsi untuk bisa sarpras yang dibutuhkan untuk hal tersebut bisa dire­alisasikan dalam tahun 2016 ini, paling tidak September sudah ada.

Sarpras pendukung ini sangat penting, karena kon­disinya begitu, kalau tidak dipersiapkan lebih awal sara­na dan prasaranaya, hasilnya jelas tidak akan maksimal, dan yang akan jadi korbanya itu adalah anak didik.

Paling tidak kalau di SMA Negeri 5 butuh dua labor IT, dan sampai sekrang kita be­lum ada labor yang khusus untuk IT tersebut. Sementara komputer yang ada baru 20 unit, yang dibutuhkan 100 unit.

Proposal ke Dinas tentang komputer dan gedung serba guna sudah ajukan ke Dinas Pendidikan Kota Pariaman untuk seterusnya ke Dinas Pendidikan Tingkat Provinsi Sumbar. Bagaimana hasilnya kita tunggu.

Sementara Kepala SMA Negeri 1 Pariaman, Jaslidar tentang UNBK tahun 2017, setuju dan sangat baik sebab secara integritas sangat tinggi pada UNBK, karena masing-masing siswa sibuk ujian sendiri. Tak bisa main-main karena dikerjar waktu, selain itu UNBK memacu siswa memahami IT.

Tetapi menjelang pember­lakukan UNBK tersebut, per­so­alan mengemuka, seperti ketersediaan sarprasnya dan persoalan ini sudah kita sam­paikan ke Komisi V DP­RD Sumbar ketika monitoring UN lalu dan mereka janji akan membicarakanya dan me­minta pengajuan proposal melalui dinas .

Menurut Kepala Sekolah tersebut, kita sudah naikan proposal tersebut ke Dinas Pendidikan Kota Pariaman pada hari Jumat lalu (8/4-2016).

Tentang Sarpras yang ada di sekolah, sekolah baru punya 25 unit komputer untuk UN­BK kebutuhan komputer pa­ling tidak 1 berbanding 3 artinya 1 komputer untuk 3 siswa.

Sekarang jumlah siswa kelas XI sekarang lebih ku­rang 254 orang, minimal kom­puter harus ada 90 unit. Kalau kita upayakan secasra mandiri agak susah juga karena selama ini sekolah SMA di Kota Pariaman gratis.

Kalau soal untuk IT, kita tak ragu karena sekolah kita punya WiFi dan anak-anak sudah banyak juga yang belajar pakai laptop, tapi sarpras yang di sekolah ini yang jadi persoalan, karena tidak semua siswa juga yang punya laptop.(h/tri)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 26 Januari 2020 - 22:05:18 WIB

    Payakumbuh Bertekat Naik Peringkat Pada UNBK 2020

    Payakumbuh Bertekat Naik Peringkat Pada UNBK 2020 PAYAKUMBUH, HARIAN HALUAN.COM-- Setelah berhasil meraih nilai tertinggi ke tiga di tingkat provinsi Sumbar untuk SMP/MTs pada pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), maka tahun ini Pemerintah Kota Payakumbuh, men.
  • Jumat, 05 Mei 2017 - 01:52:32 WIB
    SMAN AGAM CENDEKIA

    Raih Nilai Tertinggi UNBK IPS di Sumbar

    Raih Nilai Tertinggi UNBK IPS di Sumbar AGAM,HALUAN -- SMAN Agam Cendikia kembali keluar sebagai peraih nilai rata-rata tertinggi di Sumbar dalam Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2017 untuk tingkat SMA jurusan IPS, dengan angka rata-rata 76,86. Tahun 2016 se.
  • Kamis, 04 Mei 2017 - 01:45:33 WIB
    SMP N 1 HARAU KEKURANGAN KOMPUTER

    Hanya Satu Sekolah Terapkan UNBK

    Hanya Satu Sekolah Terapkan UNBK LIMAPULUH KOTA, HALUAN – SMP Negeri 1 Harau menjadi satu-satunya Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Limapuluh Kota yang menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Walau cuma satu sekolah, nyatanya tetap sa.
  • Kamis, 04 Mei 2017 - 01:41:34 WIB

    Komisi II Tinjau Pelaksanaan UNBK

    Komisi II Tinjau Pelaksanaan UNBK BUKITTINGGI, HALUAN – Di hari kedua pelaksanaan Ujian Nasioanal Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SLTP di Bukittinggi, Komisi II DPRD kembali meninjau pelaksanaan UNBK tersebut ke sejumlah sekolah, Rabu (3/2)..
  • Selasa, 31 Mei 2016 - 03:24:10 WIB
    Target Ali Yusuf

    2018, 50 Persen SMP/SMA Gelar UNBK

    2018, 50 Persen SMP/SMA Gelar UNBK SAWAHLUNTO, HALUAN—Sebagai satu-satunya SMP di Sawahlunto yang menggelar Ujian Nasio­nal Berbasis Komputer (UNBK), SMPN 2 Sawah­lun­to meminta kepada peme­rintah daerah untuk me­lengkapi sarana dan prasarana penunjangn.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]