Sindo Weekly Government Award 2016

Sawahlunto Kota Terbaik Ekonomi Kreatif


Rabu, 13 April 2016 - 03:23:45 WIB
Sawahlunto Kota Terbaik Ekonomi Kreatif WALIKOTA Sawahlunto menerima penghargaan sebagai Kota Terbaik Ekonomi Kreatif 2016. (HUMAS)

JAKARTA, HALUAN — Kem­­­bangkan program Kam­pung Produktif, Sa­wahlunto didaulat menjadi Kota Ter­baik bidang Eko­nomi Krea­tif, dalam ma­lam apresiasi Sindo Weekly Go­ver­nment Award 2016, yang digelar, di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, Selasa (12/4).

Dalam anugerah peng­hargaan yang diserahkan langsung Menteri Bappenas RI Syofyan Djalil itu, Sa­wahlunto dinilai berhasil men­cetak rumah-rumah produktif di tiga kampung produktif yang dikembang­kan semenjak tiga tahun terakhir.

Melalui program Kampung Produktif, yang dilaksanakan semenjak 2014 lalu, Sawahlunto dilihat berhasil mengubah wajah kawasan yang semula kantong-kantong kemiskinan menjadi daerah produktif dan mandiri.

Setelah berhasil mem­bangkit­kan kota bekas tambang batu bara terbaik di Indonesia itu, Peme­rintah Sawahlunto kini men­dorong kebangkitan ekono­mi rakyatnya, dengan mencipta­kan kampung-kampung pro­duktif.

Program yang dimulai tiga tahun lalu itu, menjadikan ru­mah-rumah di Kampung Pro­duk­tif tidak hanya sebagai tempat tinggal. Melainkan juga berfungsi sebagai tempat untuk ber­pro­duksi, sehingga setiap rumah tangga dalam satu kawasan men­jadi produktif.

Semenjak dicanangkan, kini telah ada tiga kawasan yang berhasil ditingkatkan marwahnya menjadi kampung produktif. Kampung Luak Badai menjadi kampung pertama yang didorong menjadi kampung produktif.

Hanya dalam hitungan bulan, program Kampung Produktif dilanjutkan ke kampung Kayu Gadang serta Sikalang. Kampung produktif Luak Badai merupa­kan kawasan yang dibangun ta­hun 2011, melalui kerja sama dengan Kementerian Sosial RI.

Luak Badai awalnya ditem­pati 60 kepala keluarga yang bisa dikategorikan kurang mampu, dengan rumah sederhana seluas 24 meter persegi. Di sanalah, 60 keluarga kurang mampu memu­lai menata hidup mereka.

Melalui program kampung produktif, Pemerintah Sawa­h­l­un­to membangun kawasan Luak Badai. Dengan melengkapi sara­na prasarana, ekonomi produktif, dan kehidupan sosial keagamaan.

Pembangunan sarana prasa­rana meliputi jalan, riol, fasilitas pendidikan, hingga rumah iba­dah. Sedangkan untuk perekono­mian, setiap rumah tangga diberi­kan pelatihan keterampilan.

Mulai dari keterampilan kera­ji­nan tenun songket Silungkang dan keterampilan yang terkait hobi serta kemauan warga se­tempat. Kini kawasan Luak Badai yang semula warga kurang mam­pu, berkurang hingga tinggal belasan keluarga saja, yang bera­da di garis kurang mampu.

Warga diketiga kampung produktif itu, mengembangkan kerajinan tenun songket Silung­kang, ýkerajinan sepatu, keraji­nan kerupuk, tahu, tempe, beng­kel, sepatu, pembuatan batako, pertanian dan peternakan, hingga konveksi yang melibatkan banyak rumah tangga.

“Pemerintah akan terus men­dorong setiap rumah tangga menjadi produktif. Setiap ke­luarga harus tampil meman­faatkan, mengelola berbagai potensi yang dimiliki. Mulai dari pekarangan rumah, hingga hobi, serta pelatihan yang diberikan pemerintah,” ujar Walikota Sa­wah­lunto, Ali Yusuf, usai me­nerima penghargaan Sindo Weekly 2016.

Bagi Ali Yusuf yang hampir setiap saat berupaya mencari potensi dan peluang pengem­bangan ekonomi masyarakat itu, melihat setiap anggota keluarga bisa berupaya membantu meme­nuhi kebutuhan rumah tangga, termasuk maupun biaya pen­didikan.

Syafril Nasution Direktur MNC Group, mengungkapkan penilaian Sindo Weekly Govern­ment Award 2016, dilakukan sejak September 2015 lalu, de­ngan melakukan kunjungan ke daerah yang dinilai, memadukan penda­pat masyarakat, serta meli­h­at kenyataan yang terjadi di lapangan. 

Sawahlunto masuk dalam 15 kota yang dinilai berhasil dan berprestasi oleh media dengan jaringan terluas di Asia Tenggara itu, dalam membangun ýdaerah seluas 275,9 kilometer persegi tersebut.

”Mudah-mudahan menjadi contoh dan panutan bagi kepala daerah yang lain, dalam me­ngembangkan pembangunan ke depan,” ujar Syafril Nasution, dalam penyerahan anugerah yang turut dihadiri Ketua DPD RI Irman Gusman itu. Bagi Irman Gusman, daerah-daerah yang dinilai memiliki prestasi oleh media, merupakan sebuah ben­tuk optimisme pem­ba­ngunan Indonesia ke depan dari daerah.

Sedangkan Menteri Bappenas Syofyan Djalil mengungkapkan, prestasi yang diukir daerah pe­nerima penghargaan, dapat di­capai dengan kerja keras. Kerja keras yang memberikan hal besar bagi bangsa Indonesia.

“Otonomi daerah kita sema­kin membaik, kinerja pemerin­tah makin terangkat. Semoga ini bentuk contoh dan motivasi bagi seluruh rakyat Indonesia ke depan,” tambah Syofyan Djalil.(h/adv)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]