HUT Harus Dimaknai dengan Ketulusan dan Perbuatan


Kamis, 14 April 2016 - 03:33:21 WIB

LIMAPULUH KOTA — Memperingati hari jadi Kabupaten Limapuluh Kota ke-175 Tahun, yang jatuh pada 13 April 2016, harus dimaknai dengan ketulusan dan per­buatan. Disamping itu, para penyelenggara negara juga dituntut terus bekerja dengan ketulusan serta melakukan yang terbaik bagi kelangsungan hidup masyarakat dan negara. 

Demikian disampaikan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, saat me­lak­sanakan apel pagi di halaman kantor bupati, kawa­san Bukik Limau, Sarilamak, Rabu (13/4) pagi. “Kita harus hargai jasa para pendahulu dan yang su­dah bersusah payah mem­bentuk daerah ini. Dengan cara bekerja mem­beri yang terbaik bagi rak­yat dan ne­gara,” ujarnya.

Tidak hanya dengan me­ngenang jasa para pendiri daerah ini, Buya Feri—sa­paan akrab Wakil Bupati, juga mengajak se­lu­ruh Apa­ratur Sipil Ne­gera (ASN) yang bekerja di ling­kungan birokrasi pe­merintahan daerah Lima­puluh Kota, dapat memak­nai hari jadi daerah de­ngan memba­ngun komunikasi dan sila­tur­rahmi dengan sesa­ma. Para aparatur negara juga harus terus me­ning­katkan ki­nerja di masing-masing instansi perangkat kerja, sesuai dengan tupoksi masing-masing. Selain itu, para aparatur juga dituntut dapat mela­kukan penguatan daerah melalui kinerja dan inofasi. Sebab, jika para apa­ratur tidak bekerja maksimal, maka perjuangan para pen­diri daerah terdahulu ha­nya akan sia-sia. 

Seyogyana banyak pe­ru­bahan harus dilakukan sejak sekarang. Pertama sekali hu­bungan dengan Tuhan, ke­mudian baru pe­laksanaan ke­wajiban ber­bagai tantangan ke depan semakin komplek. “Ini menuntut kita terus ber­peran maksimal, supaya apa yang menjadi cita-cita dan visi-misi daerah ini dapat terwujud,” tuturnya.  (h/zkf)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]