Mantan Walinagari Dituntut 4 Tahun 6 Bulan Penjara


Kamis, 14 April 2016 - 03:35:08 WIB

TANAH DATAR, HALUAN —  Mantan Walinagari Lima Kaum, Kecamatan Lima Kaum, Mer­yaldi dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Batusangkar selama empat tahun enam bulan kurungan penjara.

Tuntutan JPU tersebut atas dakwaan terhadap tersangka karena melakukan penye­le­we­ngan dan dinyatakan melanggar Perbup tentang pengelolaan keuangan negara, sebelum di­tetap­kan jadi tersangka, Kejari Batusangkar melakukan pen­yidikan dan pada penyidikan tersebut ditemukan sejumlah penyelewengan dengan perincian dana bagi hasil PT Inhutani  dari tahun 2011 hingga  2014 sebesar Rp.116 juta ketika terdakwa menjabat sebagai Walinagari Lima Kaum.

“Lalu terdakwa meng­gelap­kan dana reward pada  lomba nagari tingkat kabupaten sebesar Rp.3 juta dan lomba tingkat provinsi Rp.50 juta, kemudian dana lomba nagari tingkat Nasio­nal sebesar Rp.50 juta, dengan total penyelewengan sebesar Rp.103 juta dipotong pajak,” ungkap Kajari Batusangkar, M Fatria kepada Haluan, Rabu (13/4) menyebutkan.

Dikatakan, setelah melalui proses, tim penyidik men­yim­pul­kan dan menetapkan  Meryaldi menjadi tersangka dugaan pen­ye­lewengan keuangan Negara se­besar Rp.216 juta. “Menurut tim penuntut umum terdakwa Mer­yaldi terbukti bersalah me­la­kukan  tindak pidana korupsi dan penggunaan dana reward Na­sio­nal yang diserahkan melalui rekening BNI, haruslah melalui proposal dan setelah kita kroscek ke Nagarian Lima kaum, di­te­mu­kan banyak tidak sesuai dengan isi proposal yang diajukan oleh Meryaldi seperti pembelian Info­cus, lemari, meja dan sebagainya. Akibat dari itu negara dirugikan sebesar Rp.94.200.000 setelah dipotong pajak,” ungkap M Fa­tria didampingi Kasie Pidsus Mardanos.

Berdasarkan Undang-undang primer pasal 2, ayat 1 subsider pasal 3 junto 18 atau ke 2 pasal 8 junto 18 Undang-undang Tipikor yang diubah ke pasal 3 dan 8 Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan  korupsi, terdakwa Meryaldi di­tun­tut empat tahun enam bulan penjara dikurangi masa pe­na­ha­nan dan ditambah dengan denda sebesar Rp.200 juta subsider dua bulan krungan dan menuntut terdakwa untuk mengganti ke­rugi­an negara sebesar Rp. 181. 187. 300.000. “Jika terdakwa mem­bayar uang pengganti ter­sebut dalam satu bulan sesudah kepu­tusan, Pengadilan mem­peroleh kekuatan hukum tetap untuk mengurangi hukuman terdakwa selama dua bulan atas uang peng­ganti tersebut,” sebut­nya. (h/fma)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 27 Juni 2020 - 22:55:17 WIB

    Jadi Modal Usaha, Mantan Napi Dibantu Kambing Betina

    Jadi Modal Usaha, Mantan Napi Dibantu Kambing Betina HARIANHALUAN.COM - Mantan Nara Nidana (napi) menerima bantuan dari Kapolsek Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, Ipda Evi Hendri Susanto, berupa seekor kambing betina. Kemudian bantuan itu langsung diberikan kepada yang bersa.
  • Selasa, 23 Juni 2020 - 11:52:51 WIB

    Mantan Wawako Padang Panjang dan Istri Positif Covid-19

    Mantan Wawako Padang Panjang dan Istri Positif Covid-19 HARIANHALUAN.COM - Dua warga Padang Panjang yang dilaporkan positif terkonfirmasi virus Corona atau Covid-19 di Padang Panjang ternyata mantan wakil walikota bersama istrinya. Saat ini tracking menyeluruh sedang dilakukan apa.
  • Selasa, 14 April 2020 - 23:57:09 WIB

    Mantan Bupati Pasaman Benny Utama Sambangi Warga Terdampak Banjir di Cubadak

    Mantan Bupati Pasaman Benny Utama Sambangi Warga Terdampak Banjir di Cubadak PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Benny Utama, mengunjungi warga terdampak bencana banjir di Nagari Cubadak, Kecamatan Duakoto, di tengah pandemi virus corona (Covid-19) melanda Kabupaten Pasam.
  • Selasa, 13 Agustus 2019 - 23:20:59 WIB

    Gegara Pungli, Mantan Kepala UPTD Ini Divonis 1,6 Tahun Penjara

    Gegara Pungli, Mantan Kepala UPTD Ini Divonis 1,6 Tahun Penjara PADANG, HARIANHALUAN.COM - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Kelas I A Padang menjatuhkan hukuman pidana kepada mantan kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Laboratoriu.
  • Jumat, 19 Juli 2019 - 14:08:37 WIB

    Latih Mantan Pecandu Narkoba, BLK Padang Terima Penghargaan dari BNN Sumbar

    Latih Mantan Pecandu Narkoba, BLK Padang Terima Penghargaan dari BNN Sumbar PADANG, HARIANHALUAN.COM--Balai Latihan Kerja ( BLK) Padang mendapat Penghargaan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat dalam rangka mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Pered.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]