Kota Tertata

Padang Terima Penghargaan


Kamis, 14 April 2016 - 03:52:57 WIB
Padang Terima Penghargaan WALIKOTA Padang Mahyeldi Ansharullah menerima piala Sindo Weekly dari Menteri Bappenas Syofyan Djalil di Jakarta, Selasa (12/4).

JAKARTA, HALUAN — Ber­hasil menata kota dalam waktu terbilang cepat, Kota Padang menerima penghargaan. Kota Padang yang dipimpin pasa­ngan Walikota Padang H. Mah­yeldi Dt Marajo dan Wakil Walikota Emzalmi ini meraih penghargaan Government Award 2016 dari Sindo Weekly.

Walikota Padang men­jem­put langsung penghargaan ters­ebut ke Jakarta, Selasa (12/4).

Bertempat di Ballroom Puri Agung, Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Walikota Pa­dang menerima penghargaan tersebut dari Menteri Peren­canaan dan Pembangunan Nasional, Sofyan Djalil.

Dari sekian banyak kategori penghargaan, hanya Kota Pa­dang yang mendapat penghar­gaan untuk kategori Tata Kota / Tata Wilayah terbaik.

Padang menerima peng­har­gaan ini karena kian hari Kota Padang semakin terbebas dari kesemrawutan. Pantai dan jalan-jalan dibersihkan dari bangunan liar. Hebatnya, usaha merapikan kota itu berlangsung damai dan tanpa keributan.

Walikota Padang, H. Mah­yeldi Dt Marajo usai menerima penghargaan menyebut bahwa penataan Kota Padang sudah bergerak ke arah yang lebih baik. Penataan itu terdapat di sejumlah titik, seperti Pantai Padang, jalur By Pass, Pasar Raya dan lainnya. “Penataan Padang yang kita rencanakan berjalan cepat,” ung­kap Walikota yang saat menerima penghargaan didampingi Kepala Dinas Pasar Kota Padang, Hen­drizal, Kepala Satpol PP, Firdaus Ilyas dan Kabag Humas Proto­kol, Mursalim.

Disampaikan Walikota, ren­cana penataan di sejumlah kawa­san itu awalnya diestimasi me­makan waktu lama. Namun ber­kat komunikasi yang intens, sinergi dengan Forkopimda, diberikannya kepastian kepada warga, termasuk kerja cepat tanpa berlambat-lambat dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), akhirnya hanya memakan waktu terbilang singkat.

“Penertiban berlangsung da­mai dan tanpa keributan. Warga membongkar sendiri bangu­nannya. Karena kita menegaskan bahwa masyarakat bukanlah lawan, akan tetapi saudara kita, dan kita berhak memberikan jaminan masa depan kepada masyarakat,” terang Mahyeldi.

Walikota menyebut diraihnya penghargaan ini merupakan apre­siasi kepada warga Kota Padang dan jajaran kerjanya. Warga telah ikut bahu membahu demi pem­bangunan Kota Padang ke arah lebih baik.

“Penghargaan ini akan me­mo­tivasi kita untuk lebih baik lagi. Terimakasih kepada masya­rakat Kota Padang dan jajaran kerja yang telah bekerja ekstra dalam menata kota,” sebut Mahyeldi.

Dalam penyerahan penghar­gaan pada malam itu, Menteri Bappenas, Sofyan Djalil berha­rap pemberian award tersebut mampu menjadi contoh. “Diha­rap nanti bisa menjadi example ataupun model, sehingga sema­kin banyak bupati atau walikota yang ber­prestasi dan bapak/ibu akan menjadi warga yang terhor­mat di pandangan bangsa kita,” katanya.

Malam itu, sebanyak 17 Ka­bu­paten, 15 Kota, 12 Provinsi dan 5 Kepala Daerah menerima penghargaan. Sofyan Djalil ber­ha­rap, daerah lain yang belum menerima penghargaan bisa bersaing secara sehat agar mema­jukan daerah pimpinannya ma­sing-masing.

Sofyan mengaku sangat baha­gia dalam pemberian penghar­gaan yang dilaksanakan pada malam tersebut. Hal ini menu­rutnya tak pernah terbayangkan. “Kecuali tidak adanya sistem demokratis yang kita adopsi hari ini. Dengan demokrasi terjadi ide bagus dari berbagai daerah bisa tampil yang ditentukan dari Government Award,” ucapnya.

Hemat Sofyan, dengan sistem demokrasi yang dianut Indo­nesia, pemimpin daerah yang menyandang award tersebut pasti bisa dilantik kembali.  “Dari berbagai daerah kalau bagus bisa dipilih kembali apabila berpres­tasi. Segala kesempatan terbuka, ini kesempatan untuk kita ber­saing, membuat kebajikan. Semo­ga bermanfaat dalam rangka membantu bangsa dan rakyat Indonesia untuk menjadi bangsa yang lebih maju dan dibang­gakan,” tandasnya.

Ketua DPD RI, Irman Gus­man menyebut bahwa dengan penghargaan ini akan memacu daerah lain untuk bekerja lebih baik. “Kita harapkan daerah lain akan termotivasi,” sebutnya dalam pidato singkatnya pada malam itu.

Penghargaan ini merupakan pemberian apresiasi kepada dae­rah-daerah yang berhasil men­catat prestasi istimewa dalam menjalankan otonomi di dae­rahnya. Proses penjurian daerah-daerah terbaik ini dilaksanakan sejak September 2015. Penjurian dilaksanakan melalui sejumlah tahapan seperti lewat riset dan dokumentasi, mengunjungi dae­rah-daerah calon penerima peng­har­gaan, melalui pengamatan dan wawancara dengan masya­rakat. Termasuk wawancara de­ngan tokoh masyarakat, akade­misi, serta dengan kepala daerah setempat. (h/adv)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]