Unand Dililit Sengketa Lahan


Kamis, 14 April 2016 - 03:57:21 WIB
Unand Dililit Sengketa Lahan ilustrasi

Nyaris tak ada gesekan terkait persoalan lahan di Unand. Sejak tahun 1980, polemik kepemilikan tanah itu masih berhadapan dengan hukum. Unand terlihat pasrah

PADANG, HALUAN — Seng­keta tanah yang melibatkan Universitas Andalas (Unand) dengan H. Kamar Dt. In­do­langik (82) yang mengaku sebagai pemilik yang sah kini terus berlanjut. Datuak dari suku Chaniago tersebut ber­sama kuasa hukumnya akan mensomasi Unand terkait di­ka­bulkannya upaya banding di Pengadilan Tinggi (PT) Pa­dang.

 

“Kami masih berupaya un­tuk menempuh jalur musya­warah dengan pihak Unand. Tapi jika tidak ada niat baik bagi mereka (Unand) maka kami akan melakukan langkah awal dengan mensomasi. Bah­kan jika tidak ada titik temu maka akan kami tempuh lewat pengadilan,” terang, Penasehat Hukum Syahindra Nurben. 

 

Menurutnya langkah ter­sebut sudah tepat dilakukan, karena H. Kamar Dt. Indo­langik merasa telah dipida­nakan oleh polisi terkait lapo­ran Unand tentang penye­robo­tan tanah. Kasus tersebut pun berlanjut ke meja hijau dan H. Kamar Dt. Indolangik divonis bersalah.

 

Lebih lanjut ia mengatakan, pihak dari H. Kamar Dt. Indo­langik melakukan upaya banding dan PT menerima permintaan banding dari H. Kamar serta membatalkan putusan dari Pe­ngadilan Negeri Padang dengan nomor 91/PID.C/2015/PN.Pdg pada tanggal 15 Desember 2015 serta memulihkan harkat dan martabat H. Kamar Dt. Indo­langik.

 

“Banding yang dikabulkan PT  berpendapat dimana ada perbuatan H.Kamar Dt.Indo­langik  bukan perbuatan pidana. Karena pada tahun 1982 H. Kamar Dt.Indolangik menghi­bah­kan tanah kepihak Unand. Nah ini permasalahannya,” te­rangnya.

 

Sebelumnya, Pengadilan Ne­geri Padang telah mengeluarkan putusan yang berbunyi bahwa H. Kamar Dt. Indolangik terbukti bersalah dan menghukumnya dengan hukuman selama 20 hari dengan masa percobaaan 10 bulan. Dimana, putusan tersebut dibacakan oleh hakim tunggal Siswadmono Radiantoro.

 

Perkara ini berawal saat H. Kamar Dt. Rajo Indolangik, pemilik tanah ulayat kaum yang terletak di Jorong Koto Panjang Nagari Limau Manih, Keca­matan Pauh Kota Padang, dizo­nasi untuk kawasan kampus Unand pada tahun 1980. Tidak ada ganti rugi ketika proses pembebasan tanah Unand tahun 1981-1984 dengan luas 11.014 meter persegi.

 

Ganti rugi terkendala karena tanah tersebut berstatus berper­kara dengan Kerapatan Adat Nagari (KAN) Limau Manis. Maka rektor Unand meminta kesediaan H. Hamar Dt. Rajo Indolangik memberikan tanah untuk jalan seluas 4.057 meter persegi dan H. Hamar Dt. Rajo Indolangik memberikannya.

 

Lalu pihak rektor Unand meminta kesediaanya untuk me­ng­i­zinkan tanah seluas 2.307 meter persegi untuk dibangun perumahan dosen (Perumdos) dengan catatan akan diganti kepa­da yang menang perkara nantinya, lalu H. Kamar Dt. Indolangik pun menyetujui. Namun, perkara ini berlanjut hingga ke Makamah Agung dan telah dinyatakan pu­nya kekuatan hukum.

 

Dengan demikian, sisa tanah 6.957 meter persegi dari luas tanah 11.014 meter persegi  sete­lah dikurangi dan dihibahkan untuk jalan seluas 4.057 meter persegi adalah tanah milik H. Kamar Dt. Rajo Indolangik.

 

Selanjutnya tanpa diberikan kepada H. Kamar Dt. Indo­langik, pihak Unand pun mela­kukan pengukuran tanah dan memproses penerbitan sertifikat hak. Terbitlah sertifikat pakai nomor 1 tahun 1982. Kemudian, diubah menjadi sertifikat Hak Pakai nomor 24 tahun 2009 ke dalam peta sertifikat hak pakai.

 

Dari sertifikat tersebut, dima­sukkanlah tanah milik H. Kamar Dt. Indolangik seluas 2.307 meter persegi dan tanah perum­dos ditambah 909 meter persegi tanah yang dikuasai H. Hamar Dt. Indolangik. Sedangkan, tanah yang luasnya 3.741 meter persegi sudah disertifikatkan oleh H. Hamar Dt. Indolangik.

 

Tapi, ketika H. Kamar Dt. Indolangik mengurus sertifikat tanah dengan luas 909 meter persegi ke BPN ke Kota Padang, pihak Unand malah menyurati BPN agar tidak menerbitkan hak tersebut. Persoalan tersebut juga telah dimediasi oleh kanwil BPN Sumatra Barat dan Ombudsman Pusat supaya Unand menye­rahkan tanah H. Hamar Dt. Indolangik yang sudah masuk ke dalam sertifikat nomor 1 itu, tapi Unand tidak mengindahkan.

 

Sementara itu, Rektor Unand, Prof. Tafdil Husni saat dihubungi wartawan menga­takan, permasalahan tanah terse­but saat ini sudah ditangani oleh pihak yang berwajib dan akan menunggu keputusan tersebut.

 

“Kami tidak bisa berko­men­tar banyak soal itu. Tapi, biarlah urusan ini diselesaikan oleh yang berke­pentingan, kami tidak mau banyak ikut campur,” ujarnya.(h/rvo)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 22 Mei 2020 - 19:41:21 WIB

    BEM KM FKG Unand Gelar Aksi Amal Peduli Sesama

    BEM KM FKG Unand Gelar Aksi Amal Peduli Sesama HARIANHALUAN.COM - Departemen Pengabdian Masyarakat BEM KM FKG UNAND melakukan kegiatan amal yang bertajuk DENTARITY (Dentist Iftar and Charity). Kegiatan ini dilakukan BEM FKG Unand 1 kali setahun pada bulan Ramadhan..
  • Rabu, 13 Mei 2020 - 22:50:52 WIB

    Tim KKN Tematik Kelompok 22 FK Unand Serahkan Bantuan Ratusan APD

    Tim KKN Tematik Kelompok 22 FK Unand Serahkan Bantuan Ratusan APD Tim KKN Tematik dari kelompok 22, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Andalas (Unand) yang terdiri dari program studi pendidikan dokter, psikologi dan kebidanan menyerahkan bantuan berupa ratusan Alat Pelindung Diri (APD) ba.
  • Sabtu, 18 April 2020 - 20:47:24 WIB

    Mantap! BRI Sediakan Penginapan untuk Tenaga Medis RS Unand

    Mantap! BRI Sediakan Penginapan untuk Tenaga Medis RS Unand PADANG, HARIANHALUAN.COM - Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus berkomitmen bersama seluruh stake holder untuk bergerak cepat membantu penanganan wabah corona di Indonesia, termasuk di Sumatera Barat. Salah satu wujud nyata BRI .
  • Senin, 06 April 2020 - 20:11:42 WIB

    Bantu Tim Medis RS Unand, HIPMI Padang Serahkan Bilik UVC

    Bantu Tim Medis RS Unand, HIPMI Padang Serahkan Bilik UVC PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Setelah melakukan pengerjaan tiga hari, bilik ultraviolet (chamber disinfection UVC) persembahan BPC HIPMI Padang diserahkan ke Rumah Sakit Unand, Senin (6/4/2020). Bilik tersebut langsung diterima.
  • Kamis, 14 November 2019 - 18:52:09 WIB

    Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unand Gelar Iven "Kota Tua Bacarito"

    Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unand Gelar Iven PADANG, HARIANHALUAN.COM -  Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Andalas menyelenggarakan iven "Kota Tua Bacarito" di kawasan Kota Tua Padang, Jalan Batang Arau, tepatnya di Padangsche Spaarbank, Kamis (14/10). .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]