Pasca Banjir, Warga Bangun Jembatan Darurat


Kamis, 14 April 2016 - 11:23:44 WIB
Pasca Banjir, Warga Bangun Jembatan Darurat SETELAH jembatan permanen dijebol banjir, warga Kampung Kambang Harapan Nagari Kambang Utara, Kecamatan Lengayang membuat jembatan darurat dengan pohon pinang dan kelapa. (HARIDMAN KAMBANG)

PAINAN, HALUAN — War­ga Kam­pung Kambang Ha­ra­pan Nagari Kambang Uta­ra Kecamatan Lenga­yang yang sempat teri­solasi akibat jembatan putus aki­bat banjir mem­buat jemba­tan darurat. Rabu (13/4), warga setempat gotong ro­yong mem­buat jembatan darurat dari pohon pinang dan kelapa. Sementara roda ekonomi mulai bergerak.

Iyal (45) Kepala Kam­pung Kam­bang Harapan mengatakan, jembatan yang ha­nyut oleh banjir akibat hu­jan deras yang mengguyur se­menjak Senin (11/4) hing­ga Selasa itu meru­pakan sa­rana vital bagi warga se­tem­­pat. Oleh sebab itu, harus dibangun jembatan alter­natif. “Alham­dulillah berkat kerjasama warga jembatan darurat berhasil dibuat. Kawasan ini meru­pakan sentra perkebunan sawit dan jalur ini satu-satunya akses keluar pe­ngangkutan hasil panen,” katanya.

Selanjutnya, Jhonni M Nas­ser (34) warga Kambang Ha­rapan me­nga­takan, jem­ba­tan putus Selasa pagi. Se­luruh badan jembatan hi­lang diter­jang banjir. Pu­lu­han KK yang bermu­kim di sa­na tidak dapat ke luar kam­pung aki­bat tidak ada al­ternatif lain “Kami me­mang tidak me­nyak­­sikan pro­ses hilangnya jembatan, na­mun saat keja­dian ter­de­ngar bunyi gemu­ruh. War­­ga ti­dak dapat ke­luar kampung pas­ca putus­nya jembatan,” ka­tanya.

Dikatakannya, dengan adanya jem­batan alternatif setidaknya ekono­mi warga kembali bergerak.

Terpisah Ketua BPBD Pessel Pri­nurdin mengi­ngatkan, warga yang tinggal di DAS untuk berhati-hati. “ Sekarang musim peng­hujan, maka warga diimbau untuk berhati hati,” katanya.

Cuaca menurutnya sa­ngat berpo­tensi menim­bulkan banjir. “Terutama warga yang bermukim di­daerah rawan banjir. Selain itu juga perlu waspadai ka­wa­san yang rawan long­sor. Biasanya curah hujan tinggi tidak hanya dapat me­nim­bulkan banjir akan tetapi juga berpotensi menim­bul­kan longsor,” katanya.

Disebutkannya kawasan ra­wan longsor berada di Ba­yang Utara. Diantaranya Na­gari Limau Gadang, Pan­cuang Taba, Muara Air dan Ko­to Ranah serta Puluik Pu­luik. Lalu jalanan yang per­lu diwaspadai rawan long­sor adalah Bukit Pulai, Te­ratak, dan Siguntur. (h/har)

 

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]