Bupati Sijunjung Tepis Isu Lelang Proyek Diatur


Kamis, 14 April 2016 - 11:55:17 WIB
Bupati Sijunjung Tepis Isu Lelang Proyek Diatur

SIJUNJUNG, HALUAN —  Bu­pati Sijunjung, Yuswir Arifin menetipis isu adanya dugaan penentuan pemenang lelang pe­nga­daan barang jasa di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) sudah diatur.

“Sekarang tidak zamannya lagi.Semuanya, harus melewati proses dan mematuhi aturan,” tegas Bupati Yuswir Arifin ketika membuka sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan tentang Pengadaan Barang Jasa Pe­me­rintah dan Jasa Kontruksi di Gedung Pertemuan Pancasila Muaro Sijunjung, Rabu kemarin.

Menurutnya, proses lelang pengadaan barang jasa di LPSE setempat sudah sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ber­laku. Dia jua memastikan LPSE sudah bekerja sesuai mekanisme, aturan dan ketentuan.

Kata dia, proses lelang penga­daan barang jasa secara elektro­nik harus sesuai dengan aturan, karena sudah ada keten­tuan­nya. Begitu juga dalam, penentuan pemenang bukan dilihat dari harga penawaran terendah saja melainkan juga dilihat ke­leng­kapan administrasi, teknis dan kualifikasi.

“Semua proses lelang mulai dari pembukaan lelang hingga pengumuman pemenang lelang sudah ada tahapannya,” jelas orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Sijunjung.

Bahkan dirinya telah ber­bicara dengan Kepala Kejaksaan Negeri Sijunjung terkait pe­nga­wasan pengadaan jasa di LPSE.  “Saya sudah minta Pak Kajari untuk memantau langsung lelang pengadaan barang jasa secara elektronik tersebut,” kata Yuswir Arifin dihadapan peserta penye­dia jasa dan pengguna jasa yang bergerak dibidang kontruksi.

Dihadapan peserta sosialisasi, Bupati Yuswir Arifin juga men­yam­paikan perbedaan lelang za­man dahulu dengan lelang zaman sekarang yang melalui elektronik.

Zaman dahulu, sebut bupati, lelang harus menghadirkan pe­serta. Dan yang dilelang bukan nilai fisik proyek, melainkan uang cindua. “Zaman dahulu uang cindua yang dilelang bukan fisik proyek, siapa yang besar uang cindua, dialah yang dapat pro­yek,” ujar Bupati Yuswir Arifin menceritakan pengalaman­nya sebagai kontraktor puluhan tahun lalu.

Orang nomor satu di Peme­rintahan Kabupaten Sijunjung berharap isu adanya dugaan pe­nen­tuan pemenang lelang penga­daan barang jasa tidak muncul lagi.”Kedepan tidak ada lagi muncul isu seperti itu,” harapnya.

Bupati juga minta para reka­nan jasa kontruksi bekerja secara profesional serta mengutamakan mutu proyek, sehingga fisik pro­yek yang dikerjakan dapat dirasa­kan manfaatnya oleh masyarakat.

Sebelumnya Kepala Bidang Penataan Ruangan Dinas Pe­kerja­an Umum Kabupaten Si­jun­jung, Zuriati, MT menyebutkan, sosialisasi yang digelar selama dua hari, diikuti penyedia jasa dan pengguna jasa yang bergerak di bdang kontruksi.

Sosialisasi tersebut meng­hadirkan narasumber dari Ke­jak­saan Negeri Sijunjung, Bank Nagari, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok, DPKD Sijunjung dan lembaga kebijakan penga­daan barang jasa pemerintah (LKPP). (h/azn)

 

 

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]