Operasi Bersinar Rencong 2016

11 Hektare Ladang Ganja Ditemukan di Aceh


Jumat, 15 April 2016 - 02:59:12 WIB

ACEH, HALUAN — Tim gabungan dari Polres dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Aceh Selatan, kembali me­ne­mu­kan ladang ganja siap panen seluas dua hektare di Gu­nung Namo Karang, Ke­ca­matan Kluet Utara, Kamis (14/4).

Dengan penemuan ini, maka selama ber­lang­sung­nya operasi Berantas Sin­dikat Narkoba (Bersinar) Rencong 2016, Polres dan BNNK Aceh Selatan telah berhasil menemukan ladang ganja siap panen sekitar 11 hektare.

Sebelas hekatre tersebut terdiri atas sekitar satu hek­tare di Gunung Desa Sawah Ting­keum, Kecamatan Ba­kongan Timur, sekitar de­lapan hek­tare di Gunung Desa Jambo Papeun, Ke­ca­matan Meukek dan terakhir dua hektare di Gunung D­e­sa Ruak, Ke­ca­matan Kluet Utara.

Operasi di Gunung Na­mo Karang, Desa Ruak ter­sebut dipimpin langsung Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK, dan didampingi Kepala BNNK Aceh Selatan, Nuzulian, Ka­bag Ops Polres, AKP Masril, Kasat Intelkam AKP Ja­maluddin SH, Kasat Lantas AKP Iwan Gayo SPdi. Ke­mudian, Kapolsek Kluet Utara Iptu Jetra Hamidi, Danramil Kluet Utara, Kap­ten Inf Tajuddin serta pu­luhan anggota Reskrim Pol­res dan BNNK serta personil Polsek Kluet Utara.

Kapolres Achmadi ke­pada wartawan mengatakan, keberadaan ladang ganja di Gu­nung Namo Karang ter­sebut diperoleh dari laporan masyarakat setempat. Me­nin­daklanjuti informasi ter­sebut, tim gabungan ber­senjata leng­kap dengan ke­kuatan 30 per­sonil, lang­sung melancarkan operasi Bersinar.

Untuk menyergap pe­milik ladang ganja tersebut, petugas bergerak dari Ta­pak­tuan sekitar pukul 05.00 WIB pagi dan baru sampai di lokasi sekitar pukul 07.00 WIB. Namun, saat petugas sampai di lokasi, meskipun berhasil menemukan ladang ganja tapi tidak berhasil membekuk pemiliknya ka­rena sete­lah diperiksa gubug yang ber­lokasi di te­ngah ladang da­lam kondisi kosong.

Langkah penyisiran yang dilakukan di se­kitar ladang ganja itu juga tidak berhasil men­dapati pemilik ta­na­man haram tersebut.

“Untuk menuju ke lo­kasi, petugas harus berjalan kaki dari per­kampungan pen­du­duk Desa Ruak se­kitar dua Km atau selama satu jam perjalanan, dengan melewati lahan per­sawahan, kemudian per­ke­bunan kela­pa sawit serta kebun kemiri milik warga setempat,” ujarnya.

Kemudian dilanjutkan perjalanan menyusuri lereng gunung yang terjal dan ber­liku baru sampai di TKP. Lokasi ladang ganja tersebut berada di puncak gunung yang dipenuhi bebatuan besar, di sela-sela batu besar itulah ditanami tanaman ganja, ujar Kapolres. (h/rol)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]