Integritas UN Cedera

Ombudsman Temukan Kunci di Sembilan Sekolah


Jumat, 15 April 2016 - 03:46:46 WIB
Ombudsman Temukan Kunci di Sembilan Sekolah

PADANG, HALUAN — Selama pelaksanaan Ujian Nasional (UN), Ombudsman Perwakilan Sumbar memantau jalannya ujian di sepuluh Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Padang.

Dari pantauan tersebut, Ombudsman menemukan salinan berbentuk kunci jawa­ban di sembilan sekolah. Atas temuan tersebut, Ombuds­man menilai pelaksanaan UN berintegritas yang digem­bar-gemborkan intansi ter­kait telah cedera.

Kepala Ombudsman Sum­bar, Yunafri, dalam kon­ferensi persnya di Kantor Om­buds­man, Kamis (14/4) mengata­kan, kelalaian penga­was UN dalam menjaga UN yang ber­integritas patut dieva­luasi secara serius oleh peme­rintah provinsi. Jika tidak, temuan seperti ini akan terus menjadi tontonan yang mema­lukan di tengah-tengah masyarakat.

“Integritas bukan soal hasil UN. Jika soal hasil, setiap kali ditanyakan pada pelaksananya, maka jawaban mereka UN berjalan aman dan lancar. Padahal temuan di lapangan berkata lain, penyebaran kunci jawaban sangat mudah ditemui. Ini adalah hal yang sangat mema­lukan,” kata Yunafri.

Dijelaskannya, setiap ta­hun Ombudsman Sumbar selalu melakukan peman­tauan di sekolah-sekolah tempat pelak­sanaan UN, dan setiap tahun pula ditemukan terjadinya kecurangan. Hanya saja setelah temuan tersebut disampaikan kepada Dinas Pendidikan dan Panitia Pe­lak­sana, tidak ada tindak lanjut dan evaluasi serius yang dilakukan, sehingga kecu­rangan terus terjadi dari tahun ke tahun.

“Kami menduga, ada ak­tor intelektual yang bekerja di balik kasus ini, mereka ingin merusak, mengganggu dan mengambil keuntungan dari pelaksanaan UN. Dari sini kami melihat Kepala Sekolah dan pengawas telah lalai da­lam mengawasi, terlihat dari tidak terdeteksinya gelagat mencurigan yang dilakoni para peserta ujian,” lanjutnya.

Sembilan sekolah di Kota Padang tempat ditemukannya lembaran berbentuk kunci jawaban antara lain di SMAN 10 Padang, SMAN 1 Padang, MAN 3 Padang, SMAN 12 Padang, SMAN 6 Padang, SMAN 4 Padang, SMKN 2 Padang, SMKN 6 Padang dan MAN 1 Padang. Hanya di SMAN 3 Padang ujian ber­jalan tertib, meskipun dipan­tau juga seorang siswa yang menoleh ke arah teman saat ujian ber­langsung. Selain itu, Om­budsman juga mene­mu­kan sekelompok siswa me­nya­lin dan membagikan ker­tas yang diduga kunci jawa­ban di ka­wasan Simpang Haru.

Asisten Ombudsman Sum­­bar, Adel Wahidi, me­nam­bahkan, berbagai cara dan motif dilakukan siswa saat melakukan kecurangan dalam UN, di antaranya ada yang melihat kunci melalui smartphone, memasukkan salinan kunci dalam kokarde kartu ujian, ditemukan ber­tumbuk di tong sampah dan lain sebagainya.

“Untuk tindak lanjutnya, kami telah menyampaikan temuan ini ke pihak-pihak terkait, termasuk berkoor­dinasi dengan pihak kepo­lisian. Salinan kunci juga telah kami kirim ke pusat untuk dicek kebenarannya. Tapi terlepas dari benar atau tidaknya ja­waban dalam kun­ci-kunci yang kami temukan tersebut, te­muan tersebut menandakan ujian nasional berintegritas telah cidera,” ucap Adel.

Lapor Saja ke Polisi

Ketua Panitia UN Sum­bar Nasmeri mengatakan, jika me­mang ditemukan indi­kasi ke­bo­coran soal di seko­lah, dan ada usur keterliba­tannya de­ngan sekolah se­baik­nya yang dilakukan Om­budsman bukan merilis ke media, melainkan melapor ke pihak yang berwe­nang agar ditindaklanjuti.

“Kalau memang memen­u­hi syarat, ya laporkan saja pada polsek daerah sekolah tersebut agar ada efek jera bagi sekolah. Tapi kalau hanya dirilis ke media, mereka tidak akan jera,” ujarnya, Kamis (14/4).

Ia juga mengaku, hingga saat ini pihak Ombudsman belum pernah melakukan ko­or­dinasi dengan panitia UN. Meski demikian, ia berharap akan ada laporan dari Om­buds­man ke Disdik atau pani­tia UN sendiri jika memang ditemukan kunci jawaban soal UN.

Terkait pernyataan Om­budsman soal pengawasan yang lemah, ia mengatakan pihaknya sudah melakukan prosedur pengawasan sesuai dengan aturan yang ada sesuai standar, bahkan dilakukan peningkatan pengawasan pada semua pihak yang terkait da­lam pelaksanaan UN.

“Misalnya saja, untuk pe­nga­wasan soal ujian di sekolah, kami melakukan dengan sis­tem pen­jagaan oleh beberapa pihak, salah satunya dengan mengan­dakan gembok penyimpanan soal ujian,” ujarnya. (h/isq/rin)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 11 Februari 2020 - 19:18:05 WIB

    Ombudsman Nyatakan RSUP M. Djamil Padang Lakukan Maladministrasi, Ini Alasannya

    Ombudsman Nyatakan RSUP M. Djamil Padang Lakukan Maladministrasi, Ini Alasannya PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatra Barat serahkan Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) pengaduan masyarakat atas nama Dewi Suriani mengenai dugaan penundaan berlarut dalam pengurusan admini.
  • Kamis, 01 September 2016 - 20:36:16 WIB
    Pelayanan e-KTP Amburadul

    Disdukcapil Padang Disemprit Ombudsman

    Disdukcapil Padang Disemprit Ombudsman Dia mengaku telah melakukan perekaman data setahun lalu, namun hingga saat ini belum mendapat e-KTP. Akibatnya, pihaknya mengalami kendala mengakses layanan publik yang saat ini sudah mengharuskan identitas berupa e-KTP.
  • Jumat, 05 Agustus 2016 - 13:54:57 WIB

    Ombudsman Soroti Pengutan di SMPN

    PADANG, HALUAN — Om­buds­man RI Perwakilan Su­­matera Barat menduga te­lah terjadi pungutan liar (pung­­li) yang dilakukan be­be­rapa Satuan Pendidikan Da­sar tingkat SMP di Kota Pa­dang. Kali ini pungli di­la­.
  • Rabu, 08 Juni 2016 - 15:23:06 WIB

    Ombudsman Minta Kepastian Layanan Distribusi BBM

    Ombudsman Minta Kepastian Layanan Distribusi BBM PADANG, HALUAN -- Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Barat meminta Pertamina segera menyelesaian persoalan gangguan layanan distribusi BBM dari Depot Pertamina Bungus Teluk Kabung. .
  • Jumat, 20 Mei 2016 - 16:39:53 WIB

    Ombudsman: Layanan Publik Membaik

    PADANG, HALUAN — Ombudsman Per­wakilan Sumbar menilai, Pemko Padang dinilai sudah memberikan perhatian khusus terhadap pelayanan publik. Hal itu terlihat dari adanya perubahan layanan, seperti kelengkapan sarana dan pening.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: reda[email protected]