Untuk Ketiga Kalinya

BKKBN Sumbar Canangkan Kampung KB


Sabtu, 16 April 2016 - 04:16:45 WIB
BKKBN Sumbar Canangkan Kampung KB Suasana saat pencanganan kampung KB untuk ketiga kalinya oleh BKKBN Sumbar di Naras 1 Pariaman.

PADANG, HALUAN—Untuk ketiga kalinya, pencanangan kampung KB dilaksanakan oleh Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit. Kali ini, pencanangan kampung KB dilaksanakan di Naras 1 Kota Pariaman.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, dae­rah pesisir pantai menjadi sasaran utama, karena me­nurut data BKKBN dan BPS angka pertumbuhan pen­du­duk di kawasan pesisir pantai seluruh Indonesia cukup ting­gi. Untuk itu, karena daerah pesisir adalah penyumbang terbanyak angka pertum­bu­han penduduk, maka dengan adanya kampung KB ini akan dapat memberikkan pemaha­man dan program-program yang berkaitan dengan KB.

“Sehingga mereka nanti akan paham dengan apa tuju­an dari KB, nah hal inilah yang perlu kita masyarakatkan,” ujarnya.

Dari jumlah penduduk Sumbar 5,8 jiwa terdapat 14 persen atau sekitar 500.000 jiwa yang ada di kawasan pantai. Untuk itu dengan memasyarakatkan program-program BKKBN melalui kampung KB, akan mampu menekan angka pertumbuhan penduduk yang tentunya nanti akan berdampak pada pem­bangunan dari segala bidang.

Kepala Pusat Penelitian dan Kependudukan Drs Hum­prey Apon mengatakan, sesuai dengan instruksi presi­den bahwa untuk membangun harus dimulai dari daerah pinggiran. Karena pinggiran banyak persoalan, mulai dari persoalan kemiskinan, pen­didikan, kesehatan, dan keluarga yang punya banyak anak dengan ekonomi le­mah. 

“Bukan hanya di kawasan pesisir saja, tapi di daerah-daerah yang terpelosok dan sangat tertinggal juga dila­kukan peningkatan pemba­ngunan. Jadi, jangan ada yang mengatakan bahwa kegiatan ini hanya ceremoni tapi coba sama-sama kita lihat nanti hasilnya,” ujarnya, Kamis (14/4).

Ia mengatakan, dalam kurun waktu satu tahun pelak­sanaan, nanti akan tampak apa yang telah diperbuat oleh BKKBN.

Karena ini adalah prototyping atau model yang semula dengan jumlah anak yang banyak, dengan tingkat ekonomi masih rendah, ini nanti akan diintervensi oleh berbagai sektor dan tidak mungkin hanya BKKBN.

“Dari berbagai lintas sek­tor, mulai dari pendidikan, PU, kesehatan dan banyak lagi yang lainnya. Dengan diintervensi oleh program masing-masing maka segala kebutuhan masyarakat akan terpenuhi, itu yang menjadi poin,” sambungnya.

Terkait dorongan dari pu­sat sendiri ia mengatakan, dengan memberikan suport dari APBN, dan sejumlah kegiatan pelatihan, pemberi­an sejumlah saranan pem­bantu dan pendukung. Selain itu, yang menjadi target dari BKKBN tahun 2016 adalah satu kabupaten atau kota akan mendapatkan dana APBN dari BKKBN pusat secara merata seluruhnya.

Sementara itu, Kepala BKKBN Sumbar H Nofrijal MA mengatakan, untuk kri­teria daerah yang dipilih un­tuk dicanagkan kampung KB ini ada beberapa kriteria diantaranya, dilihat secara geografis dan demografis. Artinya masyarakatnya masih belum banyak yang berKB, tingkat pendidikan yang masih dibawah rata-rata, daerah yang jauh dari pelayanan dan beberapa hal lainnya.

“Kawasan Gasan ini sebe­lumnya adalah kawasan trans­migrasi, makanya kami ingin membenahi daerah ini untuk dijadikan model bagi daerah lainnya dan sebagai contoh juga untuk partisipasi KB masyarakatnya,”

Pada pencanangan ini di­ha­diri oleh Kepala Pusat Pe­nelitian dan Kependudukan BKKBN pusat , Wakil Wali­kota Pariaman, Forkopimda Pariaman, dan seluruh peng­giat KB. (h/rin)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]