Riau Kekurangan Guru Non PLB


Sabtu, 16 April 2016 - 04:18:49 WIB
Riau Kekurangan Guru Non PLB

PEKANBARU, HALUAN — Provinsi Riau saat ini masih kekurangan sekitar 80 per­sen guru non Pendidikan Luar Biasa di Sekolah Luar Biasa. Persoalan ini menjadi perhatian khusus Dinas Pen­di­dikan dan Kebudayaan Riau.

“Kalau guru umum yang kita siapkan untuk mengisi kekurangan guru PLB me­mang agak sulit.

Karena, kompetensi an­tara guru umum dengan gu­ru PLB sangat beda dalam substansi proses pem­bel­a­ja­rannya,” kata Kabid PKLK Disdikbud Riau Sri Petri Haryanti, Kamis (14/4).

Saat ini, kata Sri Petri, jumlah sekolah luar biasa di Riau berjumlah 39 negeri dan swasta.

Pendidikan luar biasa merupakan pendidikan bagi peserta sidik memiliki ting­kat kesulitan dalam me­ngi­kuti proses pembelajaran ka­rena kelainan, fisik, emo­sional mental sosial dan po­tensi kecerdasan dan bakat istimewa. “Jadi guru non PLB ini sangat luar biasa dalam mendidik anak. Kita beri apresiasi yang luar biasa pula bagi guru PLB ini,” kata Petri.

Untuk meningkatkan pengetahuan guru PLB ter­kait pendidkan luar biasa, ma­ka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau meng­gelar bimtek.

Tujuan bimtek untuk meningkatkan kemampuan gu­ru PLB dalam pem­be­lajaran PLB serta mening­kat­kan kualitas pem­be­la­jaran pada sekolah luar biasa.

Jumlah peserta  bimtek guru non PLB berjumlah 120 orang dari kabupaten/kota di Riau dan ber­lang­sung mulai 13-17  April.

“Diharapkan kegiatan ini mampu menambah kom­petensi guru non PLB,” kata Ridwan.

Salah satu peserta bim­tek, Rahayu Nuraini me­ngatakan di Sekolah Dasar (SD) Negeri 95 Pekanbaru jumlah siswa inklusi ada 23 orang.

Siswa ini berbaur dengan sekolah reguler. Siswa in­klusi di SD 95 kebanyakan lamban belajar, tuna daksa ri­ngan dan tuna netra ri­ngan. (hr)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]