Disiplin Dinas PU Minim

Wabup Ferizal Terus Soroti Kinerja ASN


Sabtu, 16 April 2016 - 04:49:08 WIB

LIMAPULUH KOTA  — Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan terus menyoroti persoalan budaya kerja pegawai serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan birokrasi pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota. Dalam kegiatan apel bersama misalnya, ratusan ASN, honorer dan PTT, Jumat (15/4) pagi, Ferizal lagi-lagi mengingatkan agar seluruh aparatur dapat menjaga sikap disiplin.

Ferizal juga menuntut seluruh kepala SKPD untuk aktif membangun komu­nikasi dengan bawahan serta Bu­pati, Wabup dan Sekretaris Daerah. Setiap kegiatan apel pa­gi, Satpol PP juga di­ins­truksikan mengecek langsung setiap barisan anggota apel, sesuai absen yang diisi, untuk kemudian baru dilaporkan kepada pemimpin apel. Be­gitu pula terhadap absen harian, baik PNS, honorer maupun PTT.

“Sebab, akan menjadi konyol bagi seorang pe­mim­pin jika langsung me­nga­minkan saja setiap apa saja yang dilaporkan oleh anak buahnya, tanpa melakukan kroschek terlebih dahulu,” sebutnya.

Para PNS juga diminta tidak lagi bermalas-malasan bekerja karena dibantu oleh tenaga honorer dan PTT. “Saat ini, dinilai sering ter­jadi, para PNS yang sudah punya SK dan wewenang jabatan, lantas berpangku tangan ka­rena ada honorer dan PTT yang membantu bekerja,” ulasnya.

Seharusnya, sebutnya lagi, buday seperti itu harus dibuang jauh, harus terus menjadi evaluasi rutin. Wa­bup lagi-lagi mengingatkan, soal dinamika kepe­mim­pinan dan sistem komu­ni­kasi dalam bekerja. Jika komu­nikasi antara pim­pinan dan ba­wahan tidak terbangun, maka akan ber­pengaruh ter­hadap keber­hasilan kerja. Dia me­nga­nalogikan, sebuah sistem kepemimpinan kepada se­mut. “Semut saja, dalam ber­baris mereka tertib, ka­rena saling mengontrol dan melapor,” sindirnya.

Kamis (14/4) kemarin, Wabup menyoroti kinerja pegawai serta pejabat aktif di Dinas Pekerjaan Umum (PU), karena tidak pernah terlihat mengikuti rapat kerja. Di hadapan ratusan ASN, ia bahkan menyentil, bakal “menghilangkan” sa­lah satu satuan perangkat kerja yakni Dinas PU jika diperlukan, andai satuan perangkat kerja tersebut tidak berfungsi secara mak­simal.

“Saya rasa, beberapa hari ini kita kehilangan satu SKPD, yaitu Dinas PU. Ka­lau tak bisa berfungsi, ke de­pan akan lebih baik kita hi­lang­kan saja,” tegas wabup lagi.

Ferizal sangat me­ny­a­yangkan sikap insdisipliner yang perlihatkan para pe­gawai maupun pejabat di Dinas PU, karena dapat membuat pre­seden buruk terhadap budaya ker­ja selu­ruh birokrasi. “Da­lam per­temuan-pertemuan atau ra­pat kerja dengan kepala daerah maupun sekretatis daerah, pejabat Dinas PU kerap tidak tampak puncak hidungnya,” pungkasnya. (h/zkf)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]