Penangkaran Penyu Pariaman Butuh Dokter


Sabtu, 16 April 2016 - 04:55:56 WIB
Penangkaran Penyu Pariaman Butuh Dokter Sejumlah siswi melepas anak penyu ke habitat aslinya setelah meninmba ilmu di UPT Konservasi Penangkaran Penyu Dinas Kelautan Perikanan Kota Pariaman, kemarin. (TRISNALDI)

PA­­RIAMAN, HALUAN — Se­jum­lah persoalan masih menyelimuti konservasi penangkaran penyu kota Pariaman yang terletak di Desa Apar. Diantara persoalan tersebut menyangkut kekurangan tenaga  hingga masalah  kebutuhan dokter hewan untuk penanganan penyu-penyu yang sakit di pe­nangkaran.

Kepala UPT Konservasi Pe­nang­karan Penyu Dinas Kelautan Perikanan Kota Pariaman, Citra Adhitur Bachri kepada Haluan Jumat (15/4),mengungkapkan da­lam pengelolaan kawasan pe­nang­karan penyu, kekurangan tenaga memang sangat dirasakan disini.

Baca Juga : Sumbar Siapkan 50 Persen Jalur Zonasi pada PPDB 2021

Dikemukakan Citra, sampai sekarang, kita tak punya dokter hewan di penangkaran ini, selain itu tenaga yang ada hanya 9 orang yang dibutuhkan berdasarkan vo­lume kerja sebanyak 15 orang.

Dia mencontohkan, sering ter­jadi petugas terdesak, disatu sisi harus melayani tamu yang datang berkunjung, disisi lain, perawatan penyu atau sarpras harus dilakukan segera.

Baca Juga : Wako Pariaman Ajak Masyarakat Rawat Ekologi Pulau Angso Duo

 “Kejadian ini tidak sekali-sekali dan juga tidak kebetulan, tetapi hampir terjadi setiap waktu di konservasi ini.

Penangkaran Penyu Kota Pa­ria­man sejak beberapa waktu belakangan mulai dikenal luas, banyak pengunjung yang datang tidak hanya untuk berwisata, tetapi juga untuk belajar tentang ke­hidupan penyu. Kunjungan yang datang itu juga dari kelompok-kelompok pelajar dan mahasiswa serta rombongan pejabat yang studi banding ke sini.

Persoalan kekurangan petugas tersebut sudah kita ajukan ke pemko padang,via dinas kelautan perikanan, namun  hasilnya sampai sekarang masih saja optimalisasi petugas yang ada disini.

Kepala Dinas Kelautan Peri­kanan Kota Pariaman, Dasril men­jawab Haluan terkait pesoalan kekurangan petugas di Konservasi Penangkaran Penyu membenarkan adanya, namun kita akan ajukan usulan untuk mengatasi ke­ku­rang­an petugas di penangkaran itu ke Pe­merintah Kota secepatnya.(h/tri).

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]